LUMINASIA.ID - Pengetahuan mengendarai sepeda motor wajib dipahami setiap pengendara, utamanya pelajar.
Agar tidak mengalami bahayan saat di jalan.
Karenanya Astra Motor Sulawesi Selatan bersama Polres Gowa melalui Unit Kamsel menggelar edukasi safety riding bagi siswa-siswi SMAN 20 Gowa, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 peserta dan menjadi bagian dari upaya membangun budaya berkendara aman di kalangan pelajar sejak usia dini.
Edukasi dipandu langsung oleh instruktur safety riding, Wanny, yang memberikan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan berkendara serta penggunaan perlengkapan berkendara yang lengkap.
Menurut Wanny, keselamatan berkendara bukan hanya soal kemampuan mengendarai sepeda motor, tetapi juga kesadaran melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Ia menjelaskan perlengkapan seperti helm, jaket, celana panjang, dan sepatu memiliki fungsi penting untuk meminimalisir risiko cedera ketika terjadi kecelakaan di jalan raya.
“Banyak kecelakaan terjadi bukan karena kendaraan, tetapi karena faktor manusia. Kurangnya fokus, mengantuk, hingga mengabaikan perlengkapan keselamatan menjadi hal yang sering dianggap sepele, padahal risikonya sangat besar. Karena itu, kami ingin membangun kesadaran para pelajar agar lebih peduli terhadap keselamatan saat berkendara,” ujar Wanny.
Selain penggunaan perlengkapan keselamatan, peserta juga diberikan pemahaman terkait faktor-faktor penyebab kecelakaan, seperti bermain handphone saat berkendara dan kondisi tubuh yang tidak prima ketika berkendara.
Para siswa tampak antusias mengikuti seluruh sesi edukasi. Mereka juga aktif bertanya mengenai berbagai situasi yang sering ditemui di jalan raya, khususnya terkait kebiasaan berkendara di usia pelajar.
Sementara itu, Marketing Manager Astra Motor Sulawesi Selatan, Antofany Yusticia Ahmadi, mengatakan edukasi safety riding akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung budaya berkendara aman di masyarakat.
“Pelajar merupakan generasi yang nantinya akan menjadi pengguna jalan aktif. Karena itu, kami ingin membekali mereka sejak dini dengan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan berkendara, agar budaya #Cari_Aman dapat terus tumbuh di tengah masyarakat,” katanya.

