Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Sulsel

Bangun Integritas Aparatur, Pemkab Gowa Perkuat Upaya Pencegahan Korupsi

Selasa, 30 Juni 2026 22:28
Editor: Hera
  • Bagikan
Sosialisasi Anti Korupsi bertema Membangun Kesadaran Integritas untuk Mewujudkan Organisasi yang Berdaya Cegah Korupsi yang diselenggarakan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa di Hotel Horison Ultima Makassar, Selasa (30/6).

Bangun Integritas Aparatur, Pemkab Gowa Perkuat Upaya Pencegahan Korupsi

LUMINASIA.ID, GOWA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memperkuat komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih melalui Sosialisasi Anti Korupsi bertema "Membangun Kesadaran Integritas untuk Mewujudkan Organisasi yang Berdaya Cegah Korupsi" yang diselenggarakan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa di Hotel Horison Ultima Makassar, Selasa (30/6).

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis mengatakan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur, tingginya pertumbuhan ekonomi, maupun banyaknya program pembangunan yang terlaksana.

Menurutnya, kemajuan daerah sangat ditentukan oleh kualitas tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel dan bebas dari praktik korupsi.

"Korupsi merupakan salah satu ancaman terbesar bagi pembangunan. Karena itu, yang paling utama adalah membangun fondasi moral dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Korupsi adalah penyakit birokrasi yang paling merusak. Tidak hanya merugikan keuangan daerah, tetapi juga merampas hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan publik yang prima," ujar Sekda Gowa saat membuka kegiatan tersebut.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Gowa menempatkan pencegahan sebagai strategi utama dalam pemberantasan korupsi. Langkah tersebut dinilai lebih efektif dibandingkan penindakan setelah pelanggaran terjadi.

"Strategi utama Pemerintah Kabupaten Gowa adalah mendahulukan pencegahan korupsi. Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Kita harus menutup rapat setiap celah rawan korupsi, terutama pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," katanya.

Andy Azis menjelaskan, sektor pelayanan perizinan, pengelolaan dana desa, hingga penyaluran bantuan sosial menjadi beberapa bidang yang perlu mendapat perhatian serius dalam upaya pencegahan korupsi. Menurutnya, perbaikan sistem pada sektor-sektor tersebut harus berjalan beriringan dengan penguatan integritas seluruh aparatur.

"Perbaikan sistem di sektor-sektor rawan ini wajib berjalan beriringan dengan penguatan benteng integritas di dalam diri kita masing-masing. Dengan integritas yang kuat, kita dapat membangun organisasi yang mampu mencegah korupsi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah," tambahnya.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Gowa berharap seluruh aparatur semakin memahami pentingnya budaya integritas serta mampu menerapkannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga tercipta pemerintahan yang profesional, bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Inspektur Daerah Kabupaten Gowa, Syahrul Syahrir dalam laporannya mengatakan bahwa sosialisasi anti korupsi ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya nyata Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memperkuat budaya integritas serta meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan terhadap pentingnya pencegahan korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan pengetahuan, tetapi juga mampu memperkuat komitmen dan budaya integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga upaya pencegahan korupsi dapat diwujudkan secara nyata dan berkelanjutan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga menyampaikan beberapa tujuan pelaksanaan kegiatan ini, seperti untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai nilai-nilai integritas dan prinsip-prinsip anti korupsi, menumbuhkan kesadaran dan komitmen seluruh pegawai dalam menerapkan budaya kerja yang jujur, transparan, akuntabel dan bertanggung jawab.

Kemudian untuk memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui pemahaman terhadap bentuk, modus dan risiko tindak pidana korupsi, mendorong terciptanya lingkungan kerja yang berintegritas dan bebas dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Kegiatan ini juga untuk mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan serta penguatan budaya anti korupsi dalam rangka meningkatkan nilai Survei Penilaian Integritas serta membangun peran aktif seluruh peserta sebagai agen perubahan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” jelasnya.

Sosialisasi ini dihadiri dari unsur perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, unsur DPRD, pengadilan, kejaksaan, kepolisian, unsur jurnalis, lembaga swadaya masyarakat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta tim SPI dan Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa.

“Seluruh peserta akan dibekali materi penguatan sistem pencegahan korupsi (UPG), kebijakan dan strategi nasional pencegahan korupsi, membangun integritas sebagai budaya organisasi dan penguatan sistem pencegahan korupsi (SPAN-LAPOR!),” tambahnya.

Tags: Sosialisasi Anti Korupsi pemkab gowa sekda gowa

Baca Juga

Wakil Bupati Gowa dan Ketua TP PKK Terima Lencana Pramuka di Jambore Nasional
Wakil Bupati Gowa dan Ketua TP PKK Terima Lencana Pramuka di Jambore Nasional
Bersama Ketua TP PKK Gowa, Wakil Bupati Darmawangsyah Muin Hadiri Sertijab Danrem Toddopuli
Bersama Ketua TP PKK Gowa, Wakil Bupati Darmawangsyah Muin Hadiri Sertijab Danrem Toddopuli
Wakil Bupati Gowa Terima Kunjungan Tim Peneliti UNM, Bahas Pencegahan Korupsi Dana Desa
Wakil Bupati Gowa Terima Kunjungan Tim Peneliti UNM, Bahas Pencegahan Korupsi Dana Desa
Bupati Talenrang Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa
Bupati Talenrang Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa
Cegah Kerugian Daerah, Wakil Bupati Gowa Ingatkan Pimpinan OPD dan ASN Mengenai Pentingnya Fungsi Pengawasan
Cegah Kerugian Daerah, Wakil Bupati Gowa Ingatkan Pimpinan OPD dan ASN Mengenai Pentingnya Fungsi Pengawasan
Lepas 92 Peserta Jamnas XII, Bupati Gowa Minta Jaga Nama Baik Daerah di Tingkat Nasional
Lepas 92 Peserta Jamnas XII, Bupati Gowa Minta Jaga Nama Baik Daerah di Tingkat Nasional

Populer

  • 1
    BMKG: Siaga Tsunami di Selayar, Jeneponto, dan Bantaeng! Bone hingga Palopo Waspada
  • 2
    Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Flores, Getarannya Terasa hingga Makassar
  • 3
    CEO Kalla Toyota Robby Wijaya Raih Sulsel Industry Marketing Champion 2026 Kategori Otomotif
  • 4
    XLSMART Hadirkan Promo Kemerdekaan, Paket Data Mulai Rp29 Ribu hingga Diskon Internet Rumah 40 Persen
  • 5
    Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia

Ekonomi

  • KIMA Menang di MA, Aset 11.903 Meter Persegi Kembali Diamankan demi Kepastian Investasi
    KIMA Menang di MA, Aset 11.903 Meter Persegi Kembali Diamankan demi Kepastian Investasi
  • Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
    Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
  • Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan
    Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan

Peristiwa

  • Gus Kikin Nyatakan Siap Maju Ketua Umum PBNU, Disambut Ratusan Kader NU di Makassar
    Gus Kikin Nyatakan Siap Maju Ketua Umum PBNU, Disambut Ratusan Kader NU di Makassar
  • Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
    Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
  • Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
    Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID