Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Olahraga

Spanyol Difavoritkan ke Semifinal, Belgia Siap Beri Kejutan di Perempat Final Piala Dunia 2026

Jumat, 10 Juli 2026 20:33
Editor: diku
  • Bagikan
Lamine Yamal
LUMINASIA.ID, BOLA - Spanyol akan menghadapi Belgia pada laga perempat final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Los Angeles, Jumat malam waktu setempat. Pemenang pertandingan ini akan berhadapan dengan Prancis di babak semifinal setelah Les Bleus lebih dulu menyingkirkan Maroko dengan skor 2-0.
Menurut prediksi superkomputer Opta, Spanyol menjadi favorit kuat untuk lolos. Dari 25.000 simulasi pertandingan, La Roja memenangkan laga dalam waktu normal sebanyak 58,3 persen. Belgia hanya memiliki peluang menang 19,1 persen, sementara hasil imbang muncul dalam 22,6 persen simulasi. Jika memperhitungkan kemungkinan perpanjangan waktu dan adu penalti, peluang Spanyol mencapai semifinal meningkat menjadi 69,8 persen.

Meski demikian, menurut BBC, Belgia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah bangkit dari awal turnamen yang kurang meyakinkan. Tim asuhan Rudi Garcia sukses menyingkirkan Senegal lewat perpanjangan waktu sebelum mengalahkan Amerika Serikat dengan skor telak 4-1 di babak 16 besar.
Mantan gelandang Inggris Leon Osman menilai kebangkitan Belgia membuat pertandingan kini jauh lebih seimbang.

"Belgia sempat tampil buruk di awal turnamen, bahkan tertinggal 0-2 dari Senegal sebelum membalikkan keadaan. Sejak saat itu mereka tampil luar biasa. Mereka terus berkembang dari pertandingan ke pertandingan dan kini saya melihat mereka benar-benar bisa memberikan perlawanan kepada Spanyol," ujar Osman.

Spanyol sendiri datang dengan rekor yang sangat impresif. Tim besutan Luis de la Fuente belum terkalahkan di turnamen besar di bawah arahannya dengan catatan 11 kemenangan dan satu hasil imbang. Mereka juga selalu lolos dalam enam pertandingan fase gugur yang dipimpin De la Fuente.
Kekuatan utama Spanyol berada di lini belakang. Mereka menjadi satu-satunya tim yang belum kebobolan di Piala Dunia 2026 dan telah mencatat enam clean sheet beruntun di ajang Piala Dunia, sebuah rekor baru dalam sejarah turnamen. Kiper Unai Simon juga menyamai rekor lima clean sheet beruntun yang sebelumnya dipegang Walter Zenga bersama Italia pada Piala Dunia 1990.

Di lini depan, Mikel Oyarzabal menjadi tumpuan dengan torehan empat gol sepanjang turnamen. Sementara itu, wonderkid Lamine Yamal perlahan kembali ke kondisi terbaiknya setelah sempat dibekap cedera sebelum turnamen dimulai.

Jurnalis sepak bola Spanyol, Guillem Balague, menilai De la Fuente berhasil membangun identitas permainan yang kuat bagi tim nasional Spanyol.

"Dia tidak hanya membangun tim lewat taktik, tetapi juga melalui budaya dan karakter. Spanyol kini memiliki identitas yang sangat jelas sebagai sebuah tim nasional," tulis Balague.

Di kubu Belgia, sorotan tertuju kepada Kevin De Bruyne. Gelandang veteran berusia 35 tahun itu tidak dimainkan saat menghadapi Amerika Serikat sehingga memunculkan spekulasi mengenai perannya dalam laga kontra Spanyol.

Pelatih Rudi Garcia menjelaskan keputusan tersebut murni karena kebutuhan taktik.
"Rencananya, jika kami membutuhkan Kevin, kami akan memainkannya. Namun kami sudah mencetak gol sehingga tidak perlu melakukan perubahan. Ketika Amadou Onana cedera, kami membutuhkan Hans Vanaken karena keunggulannya dalam duel bola mati," kata Garcia.

Selain De Bruyne, Belgia juga mengandalkan Romelu Lukaku yang sedang berada dalam performa tajam. Striker tersebut mencetak gol dalam tiga pertandingan Piala Dunia secara beruntun, seluruhnya sebagai pemain pengganti. Catatan itu menjadikannya pemain Belgia kedua yang mampu mencetak gol dalam tiga laga Piala Dunia berturut-turut setelah Marc Wilmots pada 2002.
Meski Belgia tampil produktif dengan 13 gol sepanjang turnamen, mereka menghadapi tantangan berat menghadapi pertahanan Spanyol yang belum pernah ditembus lawan.

Secara historis, Belgia juga memiliki rekor buruk melawan Spanyol. Dari 22 pertemuan, Belgia hanya meraih lima kemenangan dan tidak pernah menang dalam 11 pertemuan terakhir. Namun, kemenangan terakhir Belgia atas Spanyol terjadi pada perempat final Piala Dunia 1986 di Meksiko melalui adu penalti—sebuah kebetulan menarik karena edisi 2026 juga digelar di Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.
Tags: Lamine Yamal


Baca Juga

Selebriti Dunia Beri Apresiasi pada Lamine Yamal
Selebriti Dunia Beri Apresiasi pada Lamine Yamal
Rodri: Spanyol Harus Tampil Lebih Baik untuk Taklukkan Argentina di Final Piala Dunia 2026
Rodri: Spanyol Harus Tampil Lebih Baik untuk Taklukkan Argentina di Final Piala Dunia 2026
Yamal Ukir Rekor Baru, Simbol Regenerasi Barcelona di Liga Champions
Yamal Ukir Rekor Baru, Simbol Regenerasi Barcelona di Liga Champions

Populer

  • 1
    Direksi XLSMART Turun Langsung Dengarkan Keluhan Pelanggan, Ditindaklanjuti di Hari yang Sama
  • 2
    Tunjangan Reses Kena Potongan Pajak PPh 21, Pimpinan hingga Anggota DPRD Jeneponto Datangi Kantor DJP Sulselbartra
  • 3
    BPKAD Makassar Pastikan Revitalisasi Karebosi Masuk Perencanaan Anggaran 2027
  • 4
    Ari Lasso Ungkap Pengalaman Naik Garuda yang Pecah Ban Saat Mendarat di Makassar
  • 5
    Ini Penyebab Jembatan di Kabupaten Pangandaran Miring Saat Peresmian, TNI AD Ungkap Hasil Investigasi

Ekonomi

  • Pembiayaan Asuransi Didorong Makin Murah, OJK Kolaborasi Kemenkes
    Pembiayaan Asuransi Didorong Makin Murah, OJK Kolaborasi Kemenkes
  • Kalla Toyota Padukan Kearifan Lokal dan Kepedulian Lingkungan di Hari Pelanggan Nasional
    Kalla Toyota Padukan Kearifan Lokal dan Kepedulian Lingkungan di Hari Pelanggan Nasional
  • Direksi PELNI Turun Langsung Sapa Penumpang, Masukan Pelanggan Jadi Evaluasi Layanan
    Direksi PELNI Turun Langsung Sapa Penumpang, Masukan Pelanggan Jadi Evaluasi Layanan

Peristiwa

  • Kepala Sekolah di Pekalongan Dicopot Usai Rekaman CCTV Viral
    Kepala Sekolah di Pekalongan Dicopot Usai Rekaman CCTV Viral
  • Bandara Soetta Sempat Ditutup akibat Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Menunggu Kepastian
    Bandara Soetta Sempat Ditutup akibat Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Menunggu Kepastian
  • Gunung Sinabung di Karo Sumatera Utara Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter
    Gunung Sinabung di Karo Sumatera Utara Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID