LUMINASIA.ID, Jakarta – Rencana Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, untuk maju sebagai calon anggota DPR RI pada Pemilu Legislatif 2029 dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V mulai memanaskan dinamika politik nasional. Langkah tersebut langsung mendapat perhatian dari sejumlah elite PDI Perjuangan, mengingat wilayah tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu basis terkuat partai berlambang banteng.
Dilansir Detik, Dapil Jawa Tengah V meliputi Kabupaten Klaten, Sukoharjo, Boyolali, dan Kota Surakarta. Kawasan ini kerap dijuluki "Dapil Neraka" karena persaingan politik yang sangat ketat serta diisi oleh sejumlah tokoh nasional.
Pada Pemilu 2024, Ketua DPR RI Puan Maharani menjadi peraih suara terbanyak di dapil tersebut dengan raihan sekitar 297 ribu suara. Sementara itu, PDI Perjuangan juga menjadi partai dengan suara terbanyak di wilayah tersebut, unggul atas Partai Golkar dan Partai Gerindra.
Keputusan Kaesang untuk memilih dapil tersebut dinilai sebagai langkah politik yang berani. Selain menghadapi dominasi PDIP, ia juga berpotensi bersaing dengan sejumlah figur politik berpengaruh yang telah memiliki basis massa kuat di wilayah Solo Raya dan sekitarnya.
Sejumlah elite PDIP merespons manuver tersebut dengan nada berbeda-beda. Ada yang menilai langkah Kaesang sebagai bagian dari kompetisi politik yang wajar dalam sistem demokrasi, sementara lainnya menegaskan bahwa PDIP tetap optimistis mampu mempertahankan kekuatannya di daerah yang selama ini menjadi salah satu lumbung suara partai.
Pengamat politik menilai kontestasi di Jawa Tengah V pada Pemilu 2029 berpotensi menjadi salah satu pertarungan paling menarik untuk dipantau. Selain mempertemukan tokoh-tokoh nasional, persaingan di dapil tersebut juga diperkirakan akan menjadi barometer kekuatan partai-partai besar menjelang pemilu.
Dengan waktu pelaksanaan Pemilu 2029 yang masih cukup panjang, peta persaingan masih dapat berubah seiring strategi masing-masing partai dalam membangun dukungan di tingkat akar rumput.


