LUMINASIA.ID, PASANGKAYU — Kemudahan akses digital membuat judi online semakin mudah dijangkau, termasuk oleh kalangan pelajar. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan generasi muda di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, agar memahami risiko judi online dan tidak terjebak dalam praktik yang dapat merugikan kondisi keuangan.
Peringatan tersebut disampaikan OJK dalam kegiatan literasi keuangan yang menyasar pelajar, pelaku UMKM, dan kaum perempuan di Kabupaten Pasangkayu, 9 September 2026.
Kepala Sekolah SMP 1 Pasangkayu, Asrianur, mengatakan edukasi keuangan bagi pelajar diharapkan dapat memberikan pemahaman sejak dini mengenai pemanfaatan layanan keuangan secara tepat, termasuk menghindari judi online yang tengah marak.
“Pelaksanaan kegiatan edukasi keuangan di kalangan pelajar diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap generasi muda dalam memanfaatkan layanan keuangan terutama menghindari judi online yang tengah marak,” kata Asrianur.
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, dalam keterangannya yang disampaikan pada kegiatan tersebut, mengatakan perkembangan teknologi membuat akses terhadap berbagai produk dan layanan keuangan semakin mudah.
Kemudahan tersebut tidak hanya dirasakan orang dewasa, tetapi juga pelajar, pelaku UMKM, dan kaum perempuan.
Karena itu, kemudahan akses perlu diimbangi dengan literasi keuangan agar masyarakat mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak, mengelola pendapatan dan pengeluaran, serta menghindari risiko dan praktik keuangan yang merugikan.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Pasangkayu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Pasangkayu, Suhardi, mengapresiasi kegiatan edukasi tersebut.
Menurutnya, literasi keuangan penting untuk memperluas wawasan masyarakat dalam mengenali dan mengantisipasi berbagai praktik keuangan ilegal yang berpotensi merugikan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) sekaligus rangkaian menuju Bulan Inklusi Keuangan.
Selain edukasi kepada pelajar, kegiatan juga melibatkan pelaku UMKM dan kaum perempuan di Kabupaten Pasangkayu.
OJK juga mendorong peningkatan inklusi keuangan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM serta pembukaan rekening pelajar.
Melalui penguatan literasi keuangan sejak dini, OJK berharap masyarakat semakin mampu mengelola keuangan dan mengenali risiko dari berbagai aktivitas keuangan yang dapat merugikan.



