LUMINASIA.ID, JAKARTA – Sebuah video yang memperlihatkan pemeriksaan di rumah dinas seorang pejabat pemasyarakatan yang diduga merupakan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Waingapu viral di media sosial dan menjadi perhatian publik.
Dalam video tersebut, sejumlah petugas mendatangi rumah dinas yang ditempati pejabat tersebut menyusul dugaan adanya seorang perempuan yang tinggal di fasilitas negara itu bersama Kalapas tanpa ikatan sebagai suami istri.
Saat pemeriksaan berlangsung, petugas mengetuk pintu salah satu kamar hingga akhirnya dibuka oleh seorang perempuan muda. Petugas kemudian menanyakan identitas serta hubungan perempuan tersebut dengan Kalapas.
Perempuan itu mengaku bukan istri Kalapas dan menyebut dirinya baru berada di rumah dinas tersebut selama sekitar dua pekan.
"Bukan, baru di sini. Baru saja, dua minggu. Tapi diblur ya, tolong," ujarnya dalam video yang beredar.
Petugas kemudian menanyakan apakah perempuan tersebut mengetahui bahwa Kalapas telah berstatus menikah. Perempuan itu menjawab bahwa dirinya mengetahui status tersebut.
Ia juga mengungkapkan dirinya belum menikah dan masih berusia 19 tahun.
"Belum. Masih gadis. Umur 19 tahun. Ini tidak ada masalah, kan?" katanya.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mengingatkan bahwa seorang aparatur sipil negara (ASN), khususnya pejabat pemasyarakatan, seharusnya menjadi teladan dalam menjalankan aturan dan etika.
"Kalapas ini menerapkan aturan-aturan. Tapi beliau sendiri tidak bisa memberikan contoh yang baik," kata salah seorang petugas.
Petugas kemudian kembali mempertanyakan hubungan perempuan tersebut dengan Kalapas. Menjawab pertanyaan itu, perempuan tersebut menyatakan bahwa dirinya hanya dianggap sebagai adik angkat.
"Kayak adik angkat gitu. Dia angkat aku sebagai adiknya," ujarnya.
Meski demikian, petugas masih mendalami alasan perempuan itu berada di kamar rumah dinas apabila tidak memiliki hubungan keluarga dengan Kalapas.
"Kamu kan tidur di kamar tanpa hubungan keluarga. Hanya menganggap adik-kakak, kan? Tapi wajar tidak tidur dengan beliau?" tanya petugas.
Petugas lainnya kembali meminta perempuan tersebut memberikan keterangan secara terbuka terkait dugaan dirinya bermalam di kamar tersebut.
"Jujur saja, tidur dengan Kalapas di sini? Ini kamar Kalapas. Kamu jujur saja. Kalau tidak kooperatif, nanti bisa diproses. Kamu tidur sama-sama dengan Kalapas di kamar ini, kan?" ujar petugas lainnya.
Usai meminta keterangan dari perempuan tersebut, petugas melanjutkan pemeriksaan dengan menyisir sejumlah ruangan di rumah dinas. Mereka juga meminta keterangan dari seorang asisten rumah tangga yang berada di lokasi. Dalam video yang beredar, asisten rumah tangga tersebut membenarkan bahwa perempuan itu memang berada di rumah dinas tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Kalapas yang bersangkutan maupun instansi terkait mengenai hasil pemeriksaan, status dugaan yang beredar, maupun tindak lanjut atas peristiwa tersebut.



