Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Edukasi

Mahasiswa KKN Unhas Ajarkan Warga Desa Tompo Bulu Olah Air Cucian Beras Jadi Pupuk Organik Cair

Selasa, 4 Agustus 2026 20:08
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin mengedukasi masyarakat Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep,


LUMINASIA.ID, PANGKEP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin mengedukasi masyarakat Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, tentang pemanfaatan air cucian beras menjadi pupuk organik cair (POC) yang ramah lingkungan dan bernilai guna bagi pertanian.

Kegiatan yang merupakan program kerja individu mahasiswa Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin itu digelar di Kantor PKK Desa Tompo Bulu, Jumat (17/7/2026), dengan menghadirkan Sekretaris Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kepala Dusun I, serta warga setempat. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan mampu memproduksi pupuk organik cair secara mandiri sehingga dapat mengurangi limbah rumah tangga sekaligus mendukung praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.

Penanggung jawab program, Oriza, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat bagi tanaman.

"Program ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah rumah tangga, khususnya air cucian beras, menjadi pupuk organik cair yang ramah lingkungan, mudah dibuat, serta memiliki manfaat dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman," ujar Oriza.

Dalam kegiatan sosialisasi, mahasiswa terlebih dahulu memaparkan pentingnya pengelolaan limbah organik dan penerapan ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta dijelaskan bahwa air cucian beras mengandung unsur hara dan mikroorganisme yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk organik cair apabila difermentasi menggunakan Effective Microorganisms 4 (EM4) dan molase.

"Banyak bahan yang selama ini dianggap limbah sebenarnya masih memiliki nilai guna. Salah satunya adalah air cucian beras. Dengan proses fermentasi yang sederhana, limbah ini dapat diolah menjadi pupuk organik cair yang bermanfaat bagi tanaman sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan," kata Oriza.

Mahasiswa juga menjelaskan bahwa proses fermentasi merupakan salah satu penerapan ilmu kimia yang memanfaatkan aktivitas mikroorganisme dalam EM4 untuk menguraikan senyawa organik sehingga menghasilkan pupuk yang kaya nutrisi bagi tanaman.

Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan pupuk organik cair.

Mahasiswa memperagakan setiap tahapan proses, mulai dari pencampuran air cucian beras dengan EM4 dan molase, teknik pengadukan, hingga cara penyimpanan selama masa fermentasi agar menghasilkan pupuk organik cair yang berkualitas.

Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.

Peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari manfaat pupuk organik cair, cara penggunaannya pada berbagai jenis tanaman, lama proses fermentasi, hingga masa simpan produk.

Dalam sesi diskusi, mahasiswa turut menjelaskan bahwa penggunaan pupuk organik cair dapat meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman, mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, serta menjadi alternatif pemanfaatan limbah rumah tangga yang memiliki nilai ekonomis.

Sekretaris Desa Tompo Bulu mengapresiasi program yang dilaksanakan mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin tersebut.

Menurutnya, kegiatan itu memberikan wawasan baru kepada masyarakat mengenai cara mengelola limbah rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat bagi sektor pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan ini, pemanfaatan air cucian beras sebagai pupuk organik cair diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mendukung pertanian berkelanjutan, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah rumah tangga, serta mendorong lahirnya inovasi sederhana yang memberi manfaat bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Desa Tompo Bulu.

Tags: UNHAS

Baca Juga

Semen Tonasa dan Unhas Perkuat Kerja Sama, Fokus Riset, Beasiswa hingga Dekarbonisasi
Semen Tonasa dan Unhas Perkuat Kerja Sama, Fokus Riset, Beasiswa hingga Dekarbonisasi
IKA Unhas Gowa Gelar Dialog Kebangsaan, Hadirkan Deng Ical dan Adi Suryadi Culla
IKA Unhas Gowa Gelar Dialog Kebangsaan, Hadirkan Deng Ical dan Adi Suryadi Culla
IKA Unhas Buka Puasa Bersama 100 Wartawan
IKA Unhas Buka Puasa Bersama 100 Wartawan
IKA Unhas Salurkan Bantuan untuk 89 Pasien Kurang Mampu di RSUD Syekh Yusuf Gowa
IKA Unhas Salurkan Bantuan untuk 89 Pasien Kurang Mampu di RSUD Syekh Yusuf Gowa
IKA Unhas Salurkan 500 Paket Bantuan, Targetkan Distribusi 100 Ton Beras Selama Ramadhan
IKA Unhas Salurkan 500 Paket Bantuan, Targetkan Distribusi 100 Ton Beras Selama Ramadhan
Hotel Unhas Launching Paket Buka Puasa Kafe Ramadan, Ada Menu Spesial Kambing Guling Harga All You Can Eat Rp125 Ribu
Hotel Unhas Launching Paket Buka Puasa Kafe Ramadan, Ada Menu Spesial Kambing Guling Harga All You Can Eat Rp125 Ribu

Populer

  • 1
    RT di Rappokalling Sukses Pilah Sampah, Warga Dapat Sembako dari Bank Sampah
  • 2
    Jadwal Resmi Semifinal Piala Presiden 2026 Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
  • 3
    Belajar dari Korea, Unismuh Makassar Perkuat Strategi Menuju Universitas Bereputasi Global
  • 4
    Mentan Amran Ajak Generasi Muda Ikut Berantas Mafia Beras Fortifikasi
  • 5
    Tarif Listrik PLN per 1 Agustus 2026 Tidak Naik, Berikut Daftar Tarif Seluruh Golongan

Ekonomi

  • Pelindo Jasa Maritim Perkuat Kolaborasi dengan Pelanggan Lewat Customer Engagement Wilayah 4
    Pelindo Jasa Maritim Perkuat Kolaborasi dengan Pelanggan Lewat Customer Engagement Wilayah 4
  • Airlangga dan Zulhas Paparkan Strategi Hadapi Fragmentasi Global di Rakerkonas Apindo, Dorong Deregulasi hingga Penguatan SDM
    Airlangga dan Zulhas Paparkan Strategi Hadapi Fragmentasi Global di Rakerkonas Apindo, Dorong Deregulasi hingga Penguatan SDM
  • Perempuan Sulsel Paling Sering Tertipu Investasi Ilegal, Modus Jasa Periklanan Berkedok Deposit Terbanyak
    Perempuan Sulsel Paling Sering Tertipu Investasi Ilegal, Modus Jasa Periklanan Berkedok Deposit Terbanyak

Peristiwa

  • Mentan Amran Ajak Generasi Muda Ikut Berantas Mafia Beras Fortifikasi
    Mentan Amran Ajak Generasi Muda Ikut Berantas Mafia Beras Fortifikasi
  • Resmi! Logo HUT ke-81 RI Kini Bisa Diunduh Masyarakat
    Resmi! Logo HUT ke-81 RI Kini Bisa Diunduh Masyarakat
  • Panduan Lengkap Pendaftaran SSCASN 2026: Syarat, Cara Daftar, hingga Kesalahan yang Harus Dihindari
    Panduan Lengkap Pendaftaran SSCASN 2026: Syarat, Cara Daftar, hingga Kesalahan yang Harus Dihindari
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID