LUMINASIA.ID, PANGKEP – PT Semen Tonasa dan Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi memperkuat kemitraan strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan inovasi berkelanjutan.
Penandatanganan MoU berlangsung di Lantai 8 Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin, Senin (3/8/2026), dan dihadiri Rektor Unhas Jamaluddin Jompa, Direktur Utama PT Semen Tonasa Anis, serta jajaran pimpinan dari kedua institusi.
Kerja sama ini diharapkan memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri dalam menghasilkan inovasi yang mampu menjawab tantangan pembangunan sekaligus mendukung daya saing nasional.
Rektor Universitas Hasanuddin Jamaluddin Jompa mengatakan kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi elemen penting dalam menciptakan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, hasil riset tidak hanya berhenti pada kajian akademik, tetapi harus mampu diterapkan di dunia industri sehingga memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Baca: Semen Tonasa Ikut Program Penanaman 7.000 Mangrove di Pangkep, Dukung Pelestarian Pesisir
Karena itu, Unhas siap mendukung PT Semen Tonasa melalui kerja sama di bidang riset, pengembangan teknologi, pendidikan, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Selain penguatan riset, Jamaluddin Jompa juga mengusulkan pengembangan program beasiswa bagi masyarakat di wilayah Ring 1 PT Semen Tonasa sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda berprestasi.
Ia turut menawarkan pengembangan Program Ayam Alope Unhas di lahan milik PT Semen Tonasa di Kabupaten Pangkep sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi peternakan.
Direktur Utama PT Semen Tonasa Anis menegaskan kerja sama tersebut merupakan penguatan atas hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara perusahaan dan Universitas Hasanuddin.
"Kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi perusahaan menuju industri yang semakin inovatif dan berkelanjutan. Kami percaya bahwa sinergi antara dunia akademik dan dunia usaha akan menghasilkan berbagai solusi yang mampu meningkatkan daya saing perusahaan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan," ujar Anis.
Ia menambahkan, PT Semen Tonasa berkomitmen terus memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pendampingan program penghijauan dan pengelolaan lingkungan hidup sebagai implementasi prinsip keberlanjutan perusahaan.
Baca: Semen Tonasa Ikut Program Penanaman 7.000 Mangrove di Pangkep, Dukung Pelestarian Pesisir
Melalui nota kesepahaman tersebut, PT Semen Tonasa dan Universitas Hasanuddin sepakat mengembangkan sejumlah program strategis.
Program tersebut meliputi pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, pengembangan beasiswa bagi masyarakat Ring 1 PT Semen Tonasa, penyelenggaraan kunjungan industri bagi mahasiswa Unhas, hingga pengembangan riset dan inovasi di bidang lingkungan, efisiensi industri, dekarbonisasi, serta pemberdayaan masyarakat.
General Manager Komunikasi, Hukum, dan Aset PT Semen Tonasa Muhammad Mursham mengatakan kemitraan dengan Universitas Hasanuddin merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam membangun kolaborasi yang memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
"Kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi akan diwujudkan melalui berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi perusahaan, dunia akademik, dan masyarakat. Kami optimistis sinergi ini akan melahirkan inovasi yang mendukung peningkatan daya saing industri semen nasional sekaligus memperkuat komitmen PT Semen Tonasa terhadap pembangunan berkelanjutan," kata Mursham.
Melalui kolaborasi ini, PT Semen Tonasa dan Universitas Hasanuddin berharap dapat melahirkan berbagai inovasi berbasis riset yang mampu menjawab kebutuhan industri, mendukung pelestarian lingkungan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah sekitar operasional perusahaan.



