LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Penjualan ritel Suzuki di Sulawesi Selatan mencapai 1.074 unit sepanjang Januari-September 2026, tumbuh 39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. New Carry Pick Up, Fronx, dan XL7 menjadi tiga model dengan kontribusi terbesar terhadap penjualan Suzuki di provinsi tersebut.
Perkembangan pasar otomotif itu dipaparkan dalam Media Discussion Suzuki bersama manajemen PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dan PT Megahputra Sejahtera bertema Kiprah Suzuki Indonesia Mendorong Pertumbuhan dan Memperkuat Kehadiran di Sulawesi Selatan di Verda Contemporary Cuisine, Makassar, Selasa (27/10/2026).
Megahputra Sejahtera sebagai APM mobil suzuki wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat
General Manager PT Megahputra Sejahtera, Yesaya Roberto, mengatakan penerimaan masyarakat terhadap beragam produk Suzuki menjadi salah satu faktor yang mendukung perkembangan penjualan di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
“Produk Suzuki yang diproduksi di Indonesia mendapat penerimaan yang baik di pasar Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Kami bersyukur berbagai model Suzuki dapat menjawab kebutuhan masyarakat, baik untuk aktivitas usaha maupun mobilitas sehari-hari,” ujar Roberto.
Berdasarkan data presentasi, New Carry Pick Up berkontribusi 42 persen terhadap penjualan ritel Suzuki di Sulawesi Selatan. Suzuki Fronx menyusul dengan kontribusi 38 persen, sedangkan XL7 menyumbang 11 persen.
Dominasi New Carry memperlihatkan pentingnya kendaraan niaga bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Kendaraan ini digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari distribusi hasil pertanian dan perkebunan, logistik perdagangan, pengangkutan material bangunan, hingga distribusi bahan pangan.
New Carry memiliki kapasitas angkut maksimal satu ton. Suzuki juga menawarkan program bebas biaya servis dan jasa hingga 50.000 kilometer, dengan estimasi total biaya perawatan Rp1.814.700 sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca: Suzuki Tawarkan Promo Tambahan hingga Rp5 Juta di GIIAS Makassar 2026
Sementara itu, Suzuki Fronx mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 153 persen secara tahunan di Sulawesi Selatan selama Januari-September 2026. Capaian tersebut menjadi salah satu perkembangan yang menonjol di antara model Suzuki di pasar lokal.
Head of Public Relations PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Zulfikar Rafi Al Ghany, mengatakan Sulawesi Selatan memiliki posisi strategis bagi pengembangan pasar Suzuki di kawasan Indonesia Timur.
“Sulawesi Selatan memiliki karakter pasar yang beragam, mulai dari kebutuhan kendaraan untuk aktivitas usaha hingga mobilitas keluarga. Penjualan ritel Suzuki berhasil tumbuh 39% dibandingkan tahun lalu,” kata Zulfikar.
Menurut Zulfikar, Makassar menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 34 persen terhadap penjualan Suzuki di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Berdasarkan data presentasi, kontribusi Makassar tercatat 33,6 persen, disusul Luwu Timur sebesar 6,1 persen dan Gowa 5,8 persen.
Untuk gabungan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, total penjualan ritel Suzuki mencapai 1.446 unit selama Januari–September 2026. Makassar menyumbang 25 persen, Pasangkayu 10 persen, dan Luwu Timur 4 persen. Dalam pemaparan, pertumbuhan penjualan gabungan kedua provinsi disebut mencapai sekitar 40 persen.
Baca: Suzuki Periksa 9.024 Unit Satria Pro dan Satria F150, Pemilik Diminta Cek Nomor Rangka
Dari sisi teknologi, kendaraan penumpang Suzuki berteknologi hybrid menyumbang 59 persen dari total penjualan mobil penumpang Suzuki di Sulawesi Selatan. Pilihan tersebut tersedia pada sejumlah model, termasuk Fronx, XL7, All New Ertiga, dan Grand Vitara.
Zulfikar menilai pilihan kendaraan yang beragam memungkinkan Suzuki melayani konsumen dengan kebutuhan berbeda, baik untuk mendukung usaha maupun mobilitas keluarga. Teknologi hybrid juga menjadi alternatif bagi konsumen yang menginginkan efisiensi bahan bakar tanpa harus beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik berbasis baterai.
Selain itu, sekitar 93 persen penjualan Suzuki di Sulawesi Selatan berasal dari model yang diproduksi di Indonesia. Angka tersebut memperlihatkan besarnya kontribusi kendaraan produksi dalam negeri terhadap penjualan Suzuki di wilayah ini.
Suzuki juga mencatat distribusi nasional XL7 terbaru lebih dari 2.800 unit selama Juli-September 2026 berdasarkan data wholesales yang dirujuk dari Gaikindo.
Perkembangan penjualan tersebut menjadi modal bagi Suzuki untuk memperkuat pasar di kawasan Indonesia Timur, termasuk melalui partisipasi dalam GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar 2026 pada 28 Oktober-1 November 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Takayama selaku General Manager Network & Product 4W Department PT Suzuki Indomobil Sales, Satoshi Kasukawa selaku General Manager of Strategic Planning PT Suzuki Indomobil Sales, Joshi Prasetya selaku Strategic Planning Department Head PT Suzuki Indomobil Sales, M. Wisnu Nazar selaku Assistant to Section Head 4W Marketing Activity PT Suzuki Indomobil Sales, serta Andree Sulimdro selaku Owner Megahputra.




