Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Edukasi

Asa Fajrul Siswa SMKN 3 Makassar Belajar Bersama Enduro: Tak Hanya Bongkar Mesin, Tapi Juga Berani Jualan dan Hadapi Penolakan

Sabtu, 24 Oktober 2026 21:05
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Koordinator Enduro Home Service SMKN 3 Makassar, Imran Madjid, SPd, MPd, MSi (berdiri) mendampingi siswanya melakukan praktik di bengkel sekolah.

 

LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Ketertarikan Fajrul Hakam terhadap dunia otomotif bermula dari rasa penasaran saat masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

Melihat pamannya berhasil meniti karier hingga menjadi kepala mekanik, siswa kelas XI TKR 2 Jurusan Otomotif SMK Negeri 3 Makassar itu mulai membayangkan masa depan di dunia perbengkelan.

Ketertarikan tersebut semakin tumbuh ketika ia belajar bersama kakak sepupunya yang memiliki bengkel sepeda motor.

Dari sana, Fajrul mulai mengenal pekerjaan seorang mekanik, termasuk membongkar bagian kendaraan dan melakukan perawatan sederhana seperti mengganti oli.

“Dari situ saya diajari membongkar motor, termasuk mengganti oli,” ujar Fajrul.

Pengalaman awal itu menjadi bekal sebelum Fajrul melanjutkan pendidikan di SMK Negeri 3 Makassar, Jalan Bonto Te'ne No. 6, Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Makassar.

Ia memilih sekolah kejuruan bukan sekadar untuk mengulang keterampilan yang sudah dipelajari secara mandiri, melainkan memperdalam pengetahuan dan mengembangkan kemampuannya agar lebih siap menghadapi dunia kerja.

Bagi Fajrul, belajar otomotif tidak cukup hanya dengan memahami sepeda motor. Ia juga ingin memperluas pengetahuan mengenai kendaraan roda empat dan meningkatkan kemampuan teknis agar dapat bersaing di industri otomotif.

“Masuk ke SMK Negeri 3 Makassar bukan sekadar untuk mempelajari keterampilan dasar, tetapi memperdalam kemampuan yang sudah dimiliki. Saya ingin memperluas pengetahuan, tidak hanya tentang sepeda motor, tetapi juga kendaraan roda empat. Di sini kami dilatih mentalnya supaya bisa bersaing di dunia kerja,” tuturnya.

Perkembangan kemampuan Fajrul mulai terasa selama mengikuti pembelajaran di sekolah.

Sebelum masuk SMK, ia terbiasa membongkar bagian continuously variable transmission (CVT) sepeda motor untuk melakukan servis ringan. Kini, ia mulai mampu membongkar bagian mesin yang membutuhkan pemahaman teknis lebih mendalam.

Namun, pengalaman yang diperoleh Fajrul selama menempuh pendidikan tidak berhenti pada keterampilan mekanik.

Melalui kemitraan SMK Negeri 3 Makassar dengan PT Pertamina Lubricants, ia juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal sisi lain dunia otomotif, yakni pemasaran produk dan pelayanan kepada konsumen.

Kemitraan yang dimulai sejak 2019 tersebut dikembangkan melalui program Enduro Home Service. Program ini menjadi salah satu sarana pembelajaran praktik bagi siswa, dengan menggabungkan keterampilan otomotif, pelayanan konsumen, serta pengalaman kewirausahaan.

Enduro Home Service (EHS) adalah program Link and Match untuk mensinergikan pendidikan vokasi dengan dunia industri agar lulusan sekolah vokasi dapat menjadi tenaga kerja andal untuk menjadi sumber daya manusia berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan industri. 

Bagi Fajrul, keterlibatannya dalam program tersebut membuka pengalaman baru yang berbeda dari kegiatan praktik di bengkel.

"Saya tidak hanya belajar mengenali produk pelumas, tetapi juga berlatih memperkenalkannya kepada calon pelanggan dan menawarkan produk secara langsung kepada pelaku usaha otomotif," paparnya.

Bersama teman-temannya, Fajrul mendapat kesempatan mengunjungi bengkel-bengkel untuk menawarkan oli Enduro.

Mereka belajar menyampaikan informasi produk, membangun komunikasi dengan pemilik bengkel, serta memahami bagaimana proses penjualan berlangsung.

Pengalaman itu sekaligus mempertemukannya dengan situasi yang tidak selalu mudah. Tidak semua calon pelanggan langsung menerima penawaran yang disampaikan. Ada kalanya mereka menolak, sehingga siswa harus mencari tahu penyebabnya dan memikirkan pendekatan yang lebih tepat.

“Belajar melakukan promosi kepada masyarakat. Pasti ada yang menolak. Kalau ditolak, kita berusaha lagi dan mengevaluasi apa yang menjadi hambatan. Dari situ kita juga belajar tahan mental,” kata Fajrul.

Pengalaman menghadapi penolakan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran yang tidak selalu diperoleh melalui teori di dalam kelas. Siswa dituntut untuk berani berkomunikasi, membangun kepercayaan diri, dan terus mencoba ketika strategi yang digunakan belum membuahkan hasil.

Bagi Fajrul, pengalaman memasarkan produk pelumas juga memperluas pemahamannya mengenai dunia otomotif.

Jika sebelumnya ia lebih banyak berfokus pada pekerjaan teknis kendaraan, kini ia mulai mengenal bagaimana produk yang digunakan dalam perawatan kendaraan diperkenalkan dan dipasarkan kepada konsumen.

Bermula Saat Covid-19

Pengalaman tersebut sejalan dengan tujuan kemitraan PT Pertamina Lubricants dan SMK Negeri 3 Makassar yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga membekali siswa dengan kemampuan yang dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja.

Koordinator Enduro Home Service SMK Negeri 3 Makassar, Imran Madjid, SPd, MPd, MSi, menjelaskan bahwa kemitraan tersebut bermula menjelang pandemi Covid-19. Program Enduro Home Service pada awalnya dirancang untuk mendekatkan layanan Pertamina Lubricants kepada konsumen dengan melibatkan sekolah kejuruan sebagai mitra pelayanan.

Ketika mobilitas masyarakat dibatasi selama pandemi, layanan tersebut menjadi salah satu alternatif bagi konsumen yang membutuhkan penggantian oli tanpa harus datang langsung ke bengkel.

Pada pelaksanaannya, mekanik dapat memberikan layanan servis panggilan dengan mendatangi rumah konsumen untuk mengganti oli. Sekolah kemudian berperan sebagai mitra dalam mendukung layanan tersebut sekaligus memberikan pengalaman praktik kepada siswa.

“Pada awalnya, program ini dimaksudkan agar layanan Pertamina lebih dekat dengan konsumen, dengan sekolah sebagai mitra. Ketika pandemi, masyarakat tidak leluasa keluar rumah, sehingga ada layanan servis panggilan yang memungkinkan mekanik datang ke rumah untuk mengganti oli,” jelas Imran.

Pada tahap awal, Enduro Home Service melibatkan sekitar 15 sekolah di Indonesia. SMK Negeri 3 Makassar menjadi salah satu sekolah yang terpilih mewakili kawasan Indonesia Timur.

Seiring perkembangannya, jumlah sekolah binaan bertambah hingga puluhan sekolah.

Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) PT Pertamina Lubricants, khususnya dalam mendukung pendidikan vokasi.

Dukungan yang diberikan kepada sekolah mencakup peralatan bengkel, pelumas, alat pelindung diri, perlengkapan keselamatan kerja, serta peralatan standar bengkel.

Bantuan tersebut menjadi modal bagi sekolah untuk memperkuat pembelajaran berbasis praktik. Dengan fasilitas yang tersedia, siswa dapat mempelajari prosedur servis dan menerapkannya dalam pelayanan kepada konsumen.

Pembelajaran juga diintegrasikan dengan kegiatan pemasaran. Siswa diarahkan untuk mengunjungi bengkel-bengkel di sekitar Makassar, memperkenalkan produk oli Enduro, dan membangun kerja sama dengan pelaku usaha otomotif.

Menurut Imran, kegiatan tersebut memungkinkan siswa mempraktikkan teori yang dipelajari di kelas, baik dalam pelayanan jasa maupun penjualan produk.

Mereka belajar menawarkan produk, berkomunikasi dengan calon pelanggan, memahami kebutuhan pasar, menghadapi penolakan, hingga mengevaluasi strategi pemasaran agar lebih efektif.

Peningkatan Penjualan

Dalam sekitar satu bulan terakhir, sekolah telah menjalin komunikasi dan kerja sama dengan sekitar tiga hingga empat bengkel. Sejumlah bengkel mulai melakukan pemesanan pelumas melalui tim sekolah.

Perkembangan tersebut turut tercermin pada angka penjualan. Penjualan pelumas Enduro pada bulan sebelumnya mencapai 172 liter, menjadi rekor penjualan bulanan tertinggi yang diraih sekolah selama mengikuti kegiatan penjualan produk tersebut.

Penjualan dihitung berdasarkan volume dalam liter karena produk tersedia dalam beberapa ukuran kemasan. Transaksi yang dilakukan melalui jalur pemesanan resmi juga tercatat dalam sistem pusat, sehingga aktivitas penjualan sekolah dapat dipantau.

Meski demikian, pihak sekolah menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan tersebut bukan semata-mata mencari keuntungan. Fokusnya adalah memberikan pengalaman nyata kepada siswa tentang proses bisnis, mulai dari pemasaran hingga transaksi penjualan.

Selain melalui kegiatan penjualan, siswa memperoleh pengalaman praktik melalui bengkel Teaching Factory yang dikelola sekolah. Fasilitas tersebut memungkinkan pembelajaran berlangsung dengan pendekatan yang menyerupai lingkungan kerja sesungguhnya.

Siswa dapat terlibat dalam pelayanan servis kendaraan, termasuk penggantian oli, dengan tetap memperhatikan prosedur kerja dan keselamatan. Mereka belajar memahami kebutuhan konsumen sekaligus menerapkan kompetensi yang diperoleh di kelas.

Jumlah kendaraan roda dua yang dilayani di bengkel sekolah diperkirakan mencapai sekitar 50 hingga 70 unit dalam satu bulan. Aktivitas tersebut memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengasah keterampilan teknis sekaligus belajar menjaga kualitas pekerjaan, berkomunikasi dengan pelanggan, dan membangun kepercayaan.

Program kemitraan ini juga membuka peluang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas melalui pembuatan produk dari bahan bekas. Namun, sekolah melihat kegiatan yang berkaitan dengan jasa servis dan penjualan produk memiliki peluang penerapan yang lebih langsung dalam pembelajaran kewirausahaan.

Dari sisi pengembangan karier, kemitraan dengan PT Pertamina Lubricants turut diarahkan untuk memperluas peluang kerja bagi lulusan.

Menurut Imran, sejumlah alumni SMK Negeri 3 Makassar telah bekerja di bengkel. Sekolah juga pernah menjadi lokasi kegiatan rekrutmen atau penjaringan calon tenaga kerja yang melibatkan Pertamina.

"Bagi sekolah kejuruan, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan lulusan memperbaiki kendaraan. Lulusan juga diharapkan mampu bekerja di industri, membangun usaha sendiri, atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," paparnya.

Melalui Enduro Home Service, sekolah berupaya memadukan keterampilan teknis otomotif dan kemampuan kewirausahaan dalam satu pengalaman belajar. Siswa yang terlibat dalam pelayanan servis dapat mengasah kompetensi sebagai mekanik, sedangkan mereka yang mengikuti kegiatan penjualan belajar memahami pemasaran dan pengelolaan transaksi.


Rambah Digital

Kreativitas siswa SMK Negeri 3 Makassar dalam menjalankan program Enduro Home Service tidak hanya terlihat dari praktik di bengkel dan penjualan langsung, tetapi juga dari cara mereka memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produk pelumas.

Melalui akun TikTok @otomotif.skanthre, siswa jurusan Otomotif mengemas kegiatan pembelajaran dan pengalaman berwirausaha dalam berbagai konten. Unggahannya mencakup vlog bertajuk A Day in My Life, dokumentasi layanan home service, praktik di bengkel, hingga edukasi produk pelumas Enduro, termasuk Enduro 4T 20W-50.

Konten seperti “mesin tahu bedanya” dan “POV: Kehidupan yang tenang dengan oli berkualitas” memperkenalkan produk melalui pendekatan kreatif yang dekat dengan keseharian pengguna media sosial. Sejumlah video juga menampilkan siswa mengenakan wearpack merah Pertamina saat menjalani praktik otomotif.

Aktivitas kewirausahaan mereka turut tergambar dalam video yang memperlihatkan proses menyiapkan dan mengantarkan pesanan oli.

Salah satu unggahan memuat pesan, “Kerja keras ki, sampai nanti teman teman memanggilmu BOSs, SIAP BOSS.. PESANAN SIAP KAMI ANTARKAN”.

Slogan “dari Makassar untuk Indonesia” serta tagar #smkn3makassar, #pertaminalubricants, #smkbinaanenduro, #enduroskillcontest, dan #dreambeyondthetrack juga memperkuat identitas kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembinaan otomotif bersama Pertamina Lubricants.

Tampak juga dalam postingan lainnya,  Siswa juga turun langsung mengunjungi empat bengkel di Makassar untuk menawarkan pelumas Enduro.

Dari kunjungan tersebut, tim berhasil menjual satu dos oli. Pengalaman ini memberi kesempatan kepada siswa untuk berlatih memperkenalkan produk, berkomunikasi dengan calon pelanggan, dan memahami proses penjualan secara langsung.

Perpaduan promosi digital dan kunjungan ke bengkel menjadi praktik kewirausahaan yang nyata. Siswa belajar bahwa memasarkan produk membutuhkan kreativitas dalam membuat konten, kemampuan membangun komunikasi, serta ketekunan menghadapi calon pembeli.

Melalui Enduro Home Service, pembelajaran otomotif pun berkembang melampaui keterampilan teknis. Siswa tidak hanya berlatih melakukan servis kendaraan, tetapi juga mengenal pemasaran, pelayanan pelanggan, dan pengelolaan pesanan.

Pengalaman tersebut menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja maupun merintis usaha di bidang otomotif. 

Dukungan Pertamina Lubricants

Salah satu upaya memperkuat keterampilan siswa SMK ini dilakukan melalui program Enduro Home Service (EHS) dan diinisiasi Pertamina Lubricants.

Program  ini memperkenalkan siswa pada pengelolaan usaha bengkel, sehingga pembelajaran tidak berhenti pada kemampuan memperbaiki kendaraan.

Corporate Secretary Pertamina Lubricants, Rika Gresia Wahyudi, beberapa waktu lalu  menjelaskan bahwa keterlibatan siswa dalam aktivitas bengkel dapat membuka wawasan mereka mengenai peluang usaha di bidang otomotif.

“Kami ingin memperluas perspektif siswa bahwa keterampilan otomotif yang mereka pelajari tidak hanya menjadi bekal untuk mencari pekerjaan, tetapi juga dapat menjadi modal untuk menciptakan peluang,” ujar Rika.

Dalam program ini, siswa turut mempelajari aspek pendukung operasional bengkel, mulai dari administrasi dan kewirausahaan hingga komunikasi serta koordinasi dalam tim.

Pembekalan mengenai kebugaran dan stamina juga diberikan untuk mendukung kesiapan mereka menjalankan pekerjaan yang membutuhkan aktivitas fisik.

Selain itu, siswa diperkenalkan pada pemanfaatan konten digital sebagai sarana promosi. Mereka belajar mengenalkan layanan bengkel melalui platform digital agar dapat menjangkau calon pelanggan dengan cara yang lebih relevan.

Kesempatan melayani pelanggan secara langsung juga memberi pengalaman berbeda bagi siswa. Mereka dituntut menghadapi kondisi kendaraan yang beragam, memahami keluhan pemiliknya, serta menentukan penanganan sesuai kebutuhan.

Pengalaman tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh di sekolah sekaligus melatih keterampilan pelayanan.

Dengan demikian, program EHS turut memperkenalkan aspek bisnis dan interaksi dengan konsumen yang akan mereka hadapi ketika bekerja di industri otomotif atau merintis usaha sendiri.

Tingkatkan Kerjasama

Ke depan, pihak sekolah berharap kerja sama dengan PT Pertamina Lubricants dapat terus ditingkatkan, baik dari segi fasilitas, pendampingan, maupun kesempatan praktik bagi siswa. Kemitraan tersebut diharapkan terus memberikan ruang bagi pengembangan dua kompetensi sekaligus, yakni kemampuan teknis otomotif dan kemampuan berwirausaha.

Bagi Fajrul, pengalaman yang diperoleh melalui pembelajaran di sekolah dan program Enduro Home Service menjadi bagian dari persiapannya untuk menapaki dunia kerja.

Ia tidak hanya ingin menjadi seseorang yang mampu membongkar dan memperbaiki kendaraan, tetapi juga memiliki mental kuat untuk menghadapi tantangan di industri otomotif.

Dengan bekal keterampilan mekanik, pengalaman memasarkan produk, dan keberanian menghadapi penolakan, Fajrul berharap dapat terus mengembangkan kemampuannya hingga menjadi mekanik yang kompeten dan mampu bersaing.

Asa Fajrul sederhana, tetapi membutuhkan kerja keras: menjadi mekanik yang kompeten dan mampu bersaing di industri otomotif.

“Saya berharap bisa jadi mekanik yang kompeten dan bersaing di dunia otomotif,” ujarnya. 

Selain SMKN 3 Makassar yang berlokasi di Kecamatan Tamalate, mitra binaan Pertamina Lubricants di Sulawesi Selatan juga mencakup Bengkel Nelayan Amanah Berkah di kawasan Bira, Kecamatan Tamalanrea, Makassar.

Pembinaan serupa juga menjangkau SMK Negeri 5 Gowa di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, serta SMK Negeri 2 Pangkep di Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.


INFOGRAFIS

Tags: PT Pertamina Lubricants enduro home services Pertamina

Baca Juga

Dari Peternakan, Pemanfaatan Limbah, hingga Konservasi Laut, Ini 7 Program TJSL Pertamina Patra Niaga
Dari Peternakan, Pemanfaatan Limbah, hingga Konservasi Laut, Ini 7 Program TJSL Pertamina Patra Niaga
Didampingi Pertamina, Inovasi Telur Asin Rendah Kolesterol Gerakkan Ekonomi Peternak Desa Baji Mangngai Maros
Didampingi Pertamina, Inovasi Telur Asin Rendah Kolesterol Gerakkan Ekonomi Peternak Desa Baji Mangngai Maros
Beredar Aturan Ganjil-Genap Pertalite di Makassar, Pertamina Sebut Pesan Berantai Tidak Benar
Beredar Aturan Ganjil-Genap Pertalite di Makassar, Pertamina Sebut Pesan Berantai Tidak Benar
Pertamina Patra Niaga dan Kejati Sulsel Teken PKS, Perkuat Pengamanantamina Patra Niaga dan Kejati Sulsel Perkuat Sinergi Lewat Penandatanganan PKS
Pertamina Patra Niaga dan Kejati Sulsel Teken PKS, Perkuat Pengamanantamina Patra Niaga dan Kejati Sulsel Perkuat Sinergi Lewat Penandatanganan PKS
Pertamina dan Kebun Raya Pucak Temukan Enam Jenis Flora dari Eksplorasi di Bone
Pertamina dan Kebun Raya Pucak Temukan Enam Jenis Flora dari Eksplorasi di Bone
Pertamina Bekali 95 Pelaku UMK di Sulawesi Strategi Konten dan Storytelling
Pertamina Bekali 95 Pelaku UMK di Sulawesi Strategi Konten dan Storytelling

Populer

  • 1
    Kalla Toyota Pamerkan New Rush GR Sport di Toyota Auto Show 2026, Harga Mulai Rp317 Juta
  • 2
    OJK Perkuat Transparansi Pasar Modal, Free Float Minimum Naik Jadi 15 Persen
  • 3
    Pelantikan Pengurus Golkar Sulsel Dimajukan, Digelar Pukul 12.30 WITA
  • 4
    Ummi Makki, Revalina S. Temat hingga Diaz Adriani Jadi Mentor Seminggu Jadi Womanpreneur
  • 5
    Ini Daftar Lengkap Pemenang AHM Best Student 2026, Dapat Beasiswa hingga Rp5 Juta,

Ekonomi

  • KALLA Sambut PMK Nomor 71 Tahun 2026, Tegaskan Komitmen Kepatuhan Pajak
    KALLA Sambut PMK Nomor 71 Tahun 2026, Tegaskan Komitmen Kepatuhan Pajak
  • Penjualan MG di Makassar Naik 40 Persen, Mobil Listrik S5 EV Jadi Andalan
    Penjualan MG di Makassar Naik 40 Persen, Mobil Listrik S5 EV Jadi Andalan
  • Toyota Land Cruiser FJ Dipamerkan di Toyota Auto Show 2026, Harga Resmi Belum Diumumkan
    Toyota Land Cruiser FJ Dipamerkan di Toyota Auto Show 2026, Harga Resmi Belum Diumumkan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID