LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Semangat Sumpah Pemuda mendorong anak muda di daerah mengambil peran dalam perkembangan teknologi, salah satunya Naufal Fayyadh, pendiri Kodeka Labs, agensi otomasi kecerdasan buatan (AI) dan pengembangan perangkat lunak yang berbasis di Makassar.
Lulusan Manajemen Universitas Hasanuddin tahun 2025 itu mengembangkan bisnisnya dengan dukungan Telkomsel melalui program NextDev dan jaringan telekomunikasi yang menunjang aktivitasnya melayani klien di berbagai kota hingga luar negeri.
Naufal melihat generasi Z sebagai kelompok yang cepat mengadopsi teknologi AI. Di Makassar, pemanfaatan teknologi tersebut antara lain terlihat pada usaha kedai kopi yang menggunakan AI untuk membalas pertanyaan pelanggan melalui WhatsApp, menawarkan tambahan pesanan, hingga membantu pemilik usaha memantau omzet dan stok barang melalui percakapan.
Menurut Naufal, anak muda di Indonesia Timur memiliki peluang untuk memanfaatkan AI dalam memperkecil kesenjangan pengetahuan dengan wilayah lain, khususnya Pulau Jawa.
Peluang tersebut juga dikembangkan melalui keikutsertaannya dalam program NextDev, program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Telkomsel yang mendukung perusahaan rintisan digital. Naufal menjadi salah satu dari 10 finalis NextDev ke-11 pada 2026.
Melalui program tersebut, ia memperoleh pendampingan teknis dari mentor ahli, termasuk pembelajaran mengenai cara menjalankan sistem AI menggunakan server sendiri.
Naufal mengatakan, aktivitas bisnisnya mengharuskan dirinya bepergian ke berbagai daerah dan menangani klien hingga luar negeri. Dalam menjalankan pekerjaan tersebut, ia mengandalkan jaringan Telkomsel, termasuk layanan roaming ketika berada di luar negeri.
“Kerja saya banyak keliling ke daerah, bahkan urus klien sampai luar negeri. Jaringan Telkomsel selalu saya andalkan termasuk waktu roaming, jadi kerjaan tetap jalan ji. Buat anak muda, jangan tunggu sempurna dulu, mulai mi saja. Makassar bisa tonji!” ujarnya.
Baginya, semangat Sumpah Pemuda di era teknologi bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan ajakan bagi anak muda dari berbagai latar belakang dan daerah untuk bergerak bersama menemukan solusi atas persoalan masyarakat.




