Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Lifestyle

Catatan Shamsi Ali: Belajar Sehat Melalui Ketenangan Hati

Jumat, 6 November 2026 18:45
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Imam Shamsi Ali, ustaz asal Indonesia yang menjadi Imam Besar Islamic Center di New York, AS

Oleh: Shamsi Ali Al-Nuyorki

Sering kali kita mengira sehat itu hanya soal memelihara jasad, menjaga pola makan, dan rajin berolahraga. Dalam Islam, hal-hal tersebut memang penting, tetapi baru sebagian kecil dari gambaran besar tentang kesehatan.

Sehat yang sejati juga mencakup memelihara qalb, yakni hati, pikiran, dan emosi kita. Sebab, Allah menciptakan tubuh untuk mendengarkan hati.

Rasulullah SAW bersabda:

"Ketahuilah, di dalam tubuh ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baiklah seluruh tubuh. Jika ia rusak, maka rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah, ia adalah hati (al-qalb)." (HR. Bukhari dan Muslim)

Apa yang kita simpan di hati akan muncul pada tubuh. Perhatikan beberapa hal berikut:

Terlalu banyak marah (ghadab). Tubuh mengalami tekanan. Rasulullah SAW berulang kali menasihati, "Jangan marah, jangan marah, jangan marah." Amarah mengaburkan akal dan merusak amanah tubuh yang Allah titipkan.

Terlalu banyak ego, sombong (kibr), dan ingin mengontrol segalanya. Hubungan pun retak. Kita lupa bahwa kendali mutlak hanya milik Allah. Tekanan inilah yang membuat dada sesak dan tubuh terasa berat.

Terlalu sensitif dan mudah tersinggung. Pikiran menjadi lelah karena suuzan (berprasangka buruk) dan overthinking (terbebani oleh pikiran). Islam mengajarkan husnuzan, yakni berbaik sangka agar jiwa kita beristirahat.

Terlalu banyak kebencian, iri (hasad), dan dendam (hiqd). Semua itu dapat membawa racun bagi diri sendiri. Sungguh, hasad memakan kebaikan seperti api memakan kayu bakar. (HR. Abu Dawud)

Terlalu cemas menghadapi hidup. Kita lupa tawakal. Allah mengingatkan, "Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram."

Hati yang Tenang

Hati yang tenang dengan zikir membantu hormon menjadi stabil.

Hati yang selalu berzikir akan menemukan ketenangan hakiki.

Pikiran yang bersih akan mampu khusyuk dalam ibadah dan fokus dalam hidup.

Tubuh yang terbiasa dengan sabar dan ikhlas akan menjadi lebih rileks dan lembut.

Agar Hati Menjadi Tenang

Ikhlas: Belajar melepaskan dan melakukan segalanya hanya karena Allah semata, bukan karena pujian manusia. Ini akan mengangkat beban berat dari pundakmu.

Pemaaf: Dengan berharap Allah memaafkan kita. "Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin Allah mengampunimu?" (QS. An-Nur: 22)

Tawakal dan Ridha: Berusaha maksimal, lalu menyerahkan hasilnya kepada Allah. Rida menerima qadar-Nya.

Menyucikan Hati (Tazkiyatun Nafs): Berhenti melakukan ghibah, iri, dan dengki. Ganti dengan syukur dan istigfar. Hati yang bersih adalah hati yang lapang.

Qiyamul Lail, Al-Qur'an, dan Doa: Menumpahkan isi hati dalam sujud adalah terapi penyembuhan paling ampuh. Hati yang menangis kepada Allah pada malam hari tidak akan mudah rapuh pada siang hari.

Perbaiki hubunganmu dengan Allah, jaga hatimu dari apa yang tidak Dia sukai, niscaya tubuhmu akan mengikutinya.

Ingat, tubuh yang sehat tumbuh dari hati yang damai bersama Allah SWT.

Teman-teman, sibukkan raga mencari rezeki-Nya, tenangkan hati dengan tawakal kepada qadar-Nya. Bismillah!

New York City, 3 November 2026

Perjelas hubungan hati dan tubuhRapikan bagian hati yang tenang
Tags: Shamsi Ali

Baca Juga

Catatan Shamsi Ali: Mencari Rezeki Adalah Ibadah Mulia
Catatan Shamsi Ali: Mencari Rezeki Adalah Ibadah Mulia
Catatan Shamsi Ali: Bisnis, Sunnah Rasul yang Terabaikan
Catatan Shamsi Ali: Bisnis, Sunnah Rasul yang Terabaikan
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Diaz Adriani Dorong Pengusaha Muslim Kembangkan Bisnis Berlandaskan Nilai Islam
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Diaz Adriani Dorong Pengusaha Muslim Kembangkan Bisnis Berlandaskan Nilai Islam
Yuk Ikut Seminar Muslimpreneur Bareng Imam Shamsi Ali, Bakal Bahas Harta dan Kesuksesan dalam Islam
Yuk Ikut Seminar Muslimpreneur Bareng Imam Shamsi Ali, Bakal Bahas Harta dan Kesuksesan dalam Islam

Populer

  • 1
    Makassar Tourism Outlook 2026 Bahas Strategi Perkuat Posisi Makassar sebagai Gerbang Wisata Indonesia Timur
  • 2
    Makassar Great Sale Targetkan Omzet Rp55 Miliar, Libatkan Enam Mal
  • 3
    Unismuh Makassar Jalin Kerja Sama dengan Phenikaa University Vietnam, Fokus Riset Tiga Fakultas
  • 4
    UMI Optimalkan Rute Distribusi Hasil Pertanian di Desa Sanrobone Takalar
  • 5
    Minat Sponsor Membludak, Spektamagis Vol. 3 Terapkan Kurasi Satu Industri Satu Brand

Ekonomi

  • OJK Sulsel Sulbar Ajak Masyarakat Cintai Keuangan Syariah Lewat Germas Anti Mager
    OJK Sulsel Sulbar Ajak Masyarakat Cintai Keuangan Syariah Lewat Germas Anti Mager
  • Kalla Beton Perluas Kolaborasi Industri Infrastruktur di KRTJ ke-16 Balikpapan
    Kalla Beton Perluas Kolaborasi Industri Infrastruktur di KRTJ ke-16 Balikpapan
  • Kalla Beton Perluas Kolaborasi Industri Infrastruktur di KRTJ ke-16 Balikpapan
    Kalla Beton Perluas Kolaborasi Industri Infrastruktur di KRTJ ke-16 Balikpapan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID