Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Catatan Shamsi Ali: Mencari Rezeki Adalah Ibadah Mulia

Kamis, 22 Oktober 2026 08:21
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Imam Shamsi Ali, ustaz asal Indonesia yang menjadi Imam Besar Islamic Center di New York, AS

Penulis: Shamsi Ali Al-Nuyorki

Islam sama sekali tidak pernah mengajarkan umatnya untuk bermalas-malasan dan berpangku tangan menunggu rezeki turun dari langit. Justru sebaliknya, Islam adalah agama yang sangat memuliakan kerja keras, menghargai ikhtiar, dan mengagungkan semangat berusaha.

Allah SWT memerintahkan dengan tegas:

"Apabila shalat telah ditunaikan, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah..." (Al-Jumu'ah: 10)

Lihatlah, setelah menyelesaikan ibadah ritual, seorang Muslim justru diperintahkan untuk bergerak, menyebar di muka bumi, menjemput karunia-Nya. Rezeki itu harus dijemput dengan usaha, bukan sekadar ditunggu dengan angan-angan.

Teladan terbaik dalam hal ini adalah Rasulullah SAW sendiri. Beliau menggembala kambing sejak usia belia, berdagang hingga ke negeri Syam, dan tidak pernah merasa malu bekerja dengan hasil kedua tangannya sendiri. Beliau bersabda: "Tidak ada makanan yang lebih baik daripada makanan yang dihasilkan dari usaha tangannya sendiri." (Bukhari)

Tawakal Bukan Alasan untuk Malas

Dalam berikhtiar, jangan sampai kita salah memahami konsep tawakal. Tawakal sama sekali bukan berarti diam, pasrah, dan bermalas-malasan.

Rasulullah SAW bersabda: "Seandainya kalian benar-benar bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki; ia pergi di pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang di sore hari dalam keadaan kenyang." (Tirmidzi)

Renungkanlah, burung itu pergi di pagi hari. Ia terbang, bergerak, dan bersusah payah mencari. Ia tidak berdiam diri di sarangnya menunggu makanan datang menghampiri. Begitulah seharusnya seorang Muslim: harus ada pergerakan, ada ikhtiar nyata.

Khalifah Umar bin Khattab RA pernah murka melihat sekelompok orang yang hanya duduk berdiam di masjid dengan alasan bertawakal. Beliau menegur keras: "Janganlah kalian menjadi beban bagi orang lain. Sesungguhnya langit tidak akan pernah menurunkan hujan emas dan perak."

Keberkahan Rezeki Halal

Mencari rezeki yang halal adalah kewajiban yang mengiringi kewajiban-kewajiban ibadah yang utama. Rezeki yang halal, meskipun sedikit, akan membawa ketenangan jiwa, keberkahan bagi keluarga, dan menjadi sebab mudahnya doa dikabulkan.

Karena itu, seorang Muslim wajib memiliki semangat yang menyala, kreatif, dan ulet, namun tetap berada dalam koridor kejujuran, amanah, dan jauh dari tipu daya. Pedagang yang jujur seperti itulah yang kelak akan dibangkitkan bersama para Nabi di surga.

Pada hakikatnya, semangat mencari rezeki dalam Islam adalah perpaduan indah antara ikhtiar yang maksimal dan tawakal yang total. Gunakan tanganmu untuk bekerja keras, gunakan lisanmu untuk terus berdoa, dan gunakan hatimu untuk sepenuhnya bertawakal kepada-Nya.

Ingatlah, rezeki memang sudah dijamin oleh Allah, tetapi jaminan itu wajib dijemput. Maka bekerjalah seolah-olah engkau akan hidup selamanya, namun beribadahlah seolah-olah engkau akan mati esok hari. Bismillah!

Tags: Shamsi Ali

Baca Juga

Catatan Shamsi Ali: Bisnis, Sunnah Rasul yang Terabaikan
Catatan Shamsi Ali: Bisnis, Sunnah Rasul yang Terabaikan
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Diaz Adriani Dorong Pengusaha Muslim Kembangkan Bisnis Berlandaskan Nilai Islam
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Diaz Adriani Dorong Pengusaha Muslim Kembangkan Bisnis Berlandaskan Nilai Islam
Yuk Ikut Seminar Muslimpreneur Bareng Imam Shamsi Ali, Bakal Bahas Harta dan Kesuksesan dalam Islam
Yuk Ikut Seminar Muslimpreneur Bareng Imam Shamsi Ali, Bakal Bahas Harta dan Kesuksesan dalam Islam

Populer

  • 1
    Catatan Shamsi Ali: Bisnis, Sunnah Rasul yang Terabaikan
  • 2
    Pemuda Gowa Lulusan Terbaik Tingkat Universitas di Wisuda ke-47 Unismuh Makassar, Ini Daftar Lengkapn
  • 3
    Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Diaz Adriani Dorong Pengusaha Muslim Kembangkan Bisnis Berlandaskan Nilai Islam
  • 4
    Pelindo Marine Bangun MCK Sehat, 200 Keluarga Hadapi Keterbatasan Sanitasi
  • 5
    OJK Ungkap Literasi Keuangan Sulsel Baru 61,03 Persen, Soppeng Jadi Sasaran Edukasi

Ekonomi

  • OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun dalam Kasus Saham DSSA, BREN, dan CUAN
    OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun dalam Kasus Saham DSSA, BREN, dan CUAN
  • OJK Perkuat Transparansi Pasar Modal, Free Float Minimum Naik Jadi 15 Persen
    OJK Perkuat Transparansi Pasar Modal, Free Float Minimum Naik Jadi 15 Persen
  •  Ummi Makki, Revalina S. Temat hingga Diaz Adriani Jadi Mentor Seminggu Jadi Womanpreneur
    Ummi Makki, Revalina S. Temat hingga Diaz Adriani Jadi Mentor Seminggu Jadi Womanpreneur
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID