LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Paskibra SMAN 1 (Smansa) Makassar merayakan momen bersejarah 30 tahun keberadaannya dengan menggelar reuni akbar bertajuk 3 Dekade Paskibra Smansa.
Acara berlangsung meriah pada Minggu (17/8/2025) di Hotel Novotel Makassar.
Acara dengan tema Regenerasi, Dedikasi, dan Aksi Nyata, ini, dihadiri sekitar 300 alumni dari angkatan pertama tahun 1995 hingga angkatan terbaru 2025.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Paskibraka 2025 Zulkhaerifal.
“Saya bersyukur bisa menjadi bagian dari acara ini dan Paskibra SMAN 1 Makassar. Ini adalah bukti nyata dari komitmen dan semnagat juang, serta perjalanan panjang Paskibra SMAN 1 Makassar,” ujarnya.
Puncak acara ditandai dengan pemotorngan tupeng oleh Zulkhaerifall yang diserahkan kepada perwakilan angkatan pertama atau 1995, Eca.
Acara juga diisi dengan tari-tarian serta sharings ession, dan bagi-bagi hadoah
Ketua Panitia, Wawan Inrawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membawa nuansa nostalgia bagi para alumni.
"Hari ini ada pameran barang-barang Paskibra, seperti baju, sepatu, dan perlengkapan yang dipakai sejak 30 tahun lalu. Ada juga game, pemotongan tumpeng, hingga pemutaran video flashback perjalanan Paskibra Smansa," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa tujuan utama reuni ini adalah mempererat silaturahmi dan meneguhkan loyalitas alumni.
"Kami ingin bagaimana ke depan Paskibra bisa memberi sumbangsih, tidak hanya untuk adik-adik yang baru dilantik, tapi juga untuk sekolah agar tetap berguna di lingkungannya," kata Wawan yang merupakan alumni angkatan ke-6 tahun 2003.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengumumkan kebijakan baru yang cukup penting.
"Mulai tahun depan tidak ada lagi pembiayaan atau pungutan uang untuk calon Paskibra. Seleksi akan dilakukan murni selama 30 hari. Kebijakan ini berlaku untuk angkatan ke-31 tahun 2026," jelasnya.
Reuni ini menjadi acara skala besar pertama yang digelar alumni Paskibra Smansa.
"Biasanya ada silaturahmi kecil-kecilan, tapi khusus tahun ini karena bertepatan dengan 30 tahun, makanya dibuat lebih besar," tambah Wawan.
Sementara itu, Syamsul Bahri yang hadir mewakili Ikatan Alumni SMAN 1 (IKA Smansa) memberikan apresiasi atas inisiatif para alumni. Ia menilai kegiatan ini memberi ruang kontribusi yang positif.
"Panitia memberikan kesempatan kepada alumni untuk berkontribusi kepada adik-adik di sekolah. Program ini tidak memberatkan, justru membangkitkan semangat dan memperkuat perlengkapan juang mereka karena dipandu oleh senior-seniornya," tuturnya.
Menurutnya, sinergi alumni dengan siswa aktif akan menjadi energi baru bagi keberlangsungan Paskibra di masa mendatang. "Kami di IKA Smansa siap bekerjasama untuk mendukung pembinaan agar Paskibra semakin berkembang. Alumni yang ada di organisasi juga memahami dan bisa memberi kontribusi nyata," ujarnya.
Dengan hadirnya ratusan alumni lintas generasi, reuni ini bukan hanya ajang nostalgia, tetapi juga momentum memperkuat identitas Paskibra Smansa sebagai wadah pembinaan karakter, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan di kalangan pelajar.

