Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Opini

PUISI: Cerminan Bangsaku

Sabtu, 1 Juni 2024 23:33
Editor: Admin
  • Bagikan
Bendera Indonesia di Tengah Keindahan Alam

Ku terpaku, ku terdiam

Ku gusar, ku gelisah

Inikah negara tempat bernaung,

Pelindung bagi semua rakyatnya?

 

Kekayaan alam yang amat banyaknya

Tak juga menjadi sebab

untuk negara ini menjadi bagaikan orangtua

untuk anak-anaknya, untuk masyarakatnya

 

Karunia Tuhan yang begitu besar untuk negara ini

tak dipergunakan negara

untuk menyejahterakan rakyatnya

 

Kemana kami semua akan lari?

Tidak ada tempat lain selain di sini,

bumi tanah air kami

Cinta kami sangat besar

untuk tanah air kami

Bahkan untuk keluar pun kami sungkan,

rasanya hati ini tak mampu mencari tempat tinggal

selain tanah air ini

 

Aduhai, mengapa mereka tak punya rasa

kepada yang hidupnya memprihatinkan

Mengapa sulit sekali ada kata cukup

dalam pikiran mereka, dalam hati mereka

saat mereka mampu makan 3 hari sekali

tanpa takut kelaparan,

saat mereka mampu bernaung di bawah bangunan

yang beralaskan lantai

dan terlindungi dari panas dan hujan?

Mengapa sulit sekali mereka merasa cukup?

Mengapa harus memilih berfoya-foya di atas penderitaan rakyatnya?

Entahlah.

 

Tanyakan, apakah mereka sebenarnya

merasa rakyatnya sebagai bagian dari tubuhnya,

yang apabila sakit, ia juga merasa sakit.

Ataukah hati mereka begitu keras dan sudah mati?

 

Lalu apa harapan untuk bumi tanah air?

Ku bertanya

Lalu ku bercermin pada diriku sendiri,

pada masyarakat di sekelilingku,

bagaimanakah kehidupan mereka selama ini?

Adakah yang bisa menjadi potensi,

untuk juga kelak memiliki empati

terhadap rakyat yang lain.

Namun ke meragu

Ku melihat di sana ada seorang rakyat

yang lari dari aturan Tuhan

Ku melihat seorang ayah

yang membrunuh anaknya

Ku lihat di sana ada seorang istri

yang mengkhianati suaminya

Ku lihat di sana ada seorang anak

yang merendahkan orangtuanya

Dan ku berpikir apakah jangan-jangan

pemerintah adalah cerminan dari kita semua

dari bangsanya sendiri

 

Mari kita terus mengintrospeksi diri kita

Jadikan diri kita lebih baik

dan teruslah mau menasehati dan mendidik

diri kita, anak-anak kita, lingkungan kita

Semoga kelak dari tengah-tengah kita,

lahirlah pemimpin-pemimpin terbaik untuk bangsa,

itu saja doaku

 

Hatiku yang sempat lelah

seperti melihat secercah harapan

dan harapan itu ternyata dimulai dari diri sendiri

Ya, diri sendiri

Bersemangatlah terus memperbaiki diri

dan semoga semangat juga menular

pada anak cucu kelak,

pada orang-orang di sekitar,

semangat menjadi baik

Semoga ini menjadi awalan untuk kita bisa

memberi manfaat untuk tanah air ini.


Karya Dian Sabrina

Tags: Seni Indonesia Puisi


Baca Juga

Veda Ega Finis ke-13 di Moto3 Austria 2026, Sempat Tempati Posisi Keempat
Veda Ega Finis ke-13 di Moto3 Austria 2026, Sempat Tempati Posisi Keempat
Pelindo Luncurkan OPS 500 kVA di Tanjung Priok, Dorong Transformasi Green Port
Pelindo Luncurkan OPS 500 kVA di Tanjung Priok, Dorong Transformasi Green Port
PT Vale Jaga Ketahanan Energi dari PLTA hingga Pengelolaan Air Tambang
PT Vale Jaga Ketahanan Energi dari PLTA hingga Pengelolaan Air Tambang
Menopang Pendidikan Vokasi di Tanah Sorowako
Menopang Pendidikan Vokasi di Tanah Sorowako
Telkomsel IndonesiaNEXT Antarkan Talenta Sulsel Tembus Panggung Nasional, Alya Raih Best Hustler 2026
Telkomsel IndonesiaNEXT Antarkan Talenta Sulsel Tembus Panggung Nasional, Alya Raih Best Hustler 2026
Film Garapan Sineas Makassar 'Jangan Lupa Bahagia' Tayang di Bioskop, Kisah Perjuangan Anak Sulung Jadi Tulang Punggung Keluarga
Film Garapan Sineas Makassar 'Jangan Lupa Bahagia' Tayang di Bioskop, Kisah Perjuangan Anak Sulung Jadi Tulang Punggung Keluarga

Populer

  • 1
    Lima Tim Dance Terpilih Jadi Best Five di Honda DBL South Sulawesi 2026
  • 2
    Peserta KALLA 10K dari Riau hingga Papua, Ada Aturan Cut Off hingga DNF
  • 3
    Rektor Unismuh Dorong Ketahanan Air Berbasis Masyarakat di Tengah Perubahan Iklim
  • 4
    APBN Salurkan KUR Rp12,96 Triliun ke 181.912 Debitur di Sulsel
  • 5
    PDAM Makassar Sukses Tangani Keluhan Air Sempat Berwarna Hitam, Masalah Endapan dan Jaringan Pipa

Ekonomi

  • Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
    Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
  • Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan
    Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan
  • LPS Libatkan 100 Guru untuk Bangun Kebiasaan Menabung Pelajar Sulsel
    LPS Libatkan 100 Guru untuk Bangun Kebiasaan Menabung Pelajar Sulsel

Peristiwa

  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
    Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
  • Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
    Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID