Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam

Senin, 11 Mei 2026 19:45
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
ilustrasi pasar saham

LUMINASIA.ID - Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) kembali mengalami tekanan pada perdagangan sesi I, Senin (11/5/2026). Meski harga saham emiten Grup Sinar Mas itu turun tajam, aksi beli investor masih terlihat cukup kuat di tengah pelemahan pasar.

Hingga jeda siang, saham DSSA tercatat melemah 8,02 persen ke posisi Rp1.205 per saham. Aktivitas perdagangan terpantau tinggi dengan volume transaksi mencapai 136,8 juta saham yang diperdagangkan sebanyak 13.919 kali. Nilai transaksi saham DSSA pada sesi tersebut mencapai Rp167,62 miliar.

Menariknya, di tengah tekanan jual yang terjadi, data perdagangan menunjukkan masih adanya akumulasi pembelian cukup besar. Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, DSSA membukukan net buy sebesar Rp65,8 miliar, tertinggi dibanding saham lain pada sesi perdagangan siang itu.


Baca: Saat PHK Mendadak Bikin Bingung, Reksa Dana Jadi Penopang Keuangan yang Aman


Kondisi tersebut menunjukkan minat investor terhadap saham DSSA belum sepenuhnya hilang meski pergerakan harga masih berada dalam tekanan bearish.

Pelemahan saham DSSA sendiri telah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir. Sejak 21 April hingga 8 Mei 2026, saham ini mayoritas bergerak di zona merah dan hanya sekali mencatat penguatan, yakni pada perdagangan 7 Mei 2026.

Dalam sepekan terakhir, saham DSSA tercatat turun 20,98 persen. Sementara dalam satu bulan terakhir, koreksi saham ini telah mencapai 61,25 persen.

Tekanan terhadap saham DSSA turut dipengaruhi sentimen peninjauan indeks global MSCI yang dijadwalkan diumumkan pada 12 Mei 2026. Sebelumnya, pada pengumuman MSCI tertanggal 20 April 2026, saham DSSA juga sempat mengalami tekanan setelah dikaitkan dengan tingginya konsentrasi kepemilikan saham.

Meski demikian, DSSA masih tercatat sebagai bagian dari MSCI Global Standard Index.

Dari sisi teknikal, BRI Danareksa Sekuritas masih merekomendasikan aksi jual atau sell untuk saham DSSA. Broker tersebut menilai pergerakan saham DSSA masih berada dalam tren penurunan dan berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area support berikutnya di level Rp1.170.


Baca: Meski IHSG Melemah, OJK Pastikan Stabilitas Sektor Keuangan Tetap Terjaga


Tingginya volatilitas saham DSSA membuat pelaku pasar disarankan lebih cermat dalam mengambil keputusan investasi, terutama menjelang pengumuman hasil review indeks MSCI yang dinilai dapat memengaruhi arah pergerakan saham dalam jangka pendek.

Tags: Dian Swastatika Sentosa Saham saham DSSA

Baca Juga

Pengendali Tambah Kepemilikan, Saham BSDE Diborong Rp 1,5 Triliun saat Valuasi Murah
Pengendali Tambah Kepemilikan, Saham BSDE Diborong Rp 1,5 Triliun saat Valuasi Murah
Saham Nvidia Tembus Rekor Baru, Kapitalisasi Pasar Lampaui USD 5 Triliun Didorong Lonjakan AI
Saham Nvidia Tembus Rekor Baru, Kapitalisasi Pasar Lampaui USD 5 Triliun Didorong Lonjakan AI
Saham Petrosea (PTRO) Melonjak 7,08 Persen ke Rp5.675, Sentuh Level Tertinggi Intraday
Saham Petrosea (PTRO) Melonjak 7,08 Persen ke Rp5.675, Sentuh Level Tertinggi Intraday
Nikkei 225 Turun 1,23 Persen ke 59.792, Tekanan Jual Dominasi Perdagangan
Nikkei 225 Turun 1,23 Persen ke 59.792, Tekanan Jual Dominasi Perdagangan
KOSPI Menguat Tipis ke 6.648,99, Sektor Teknologi Tahan Tekanan Pasar
KOSPI Menguat Tipis ke 6.648,99, Sektor Teknologi Tahan Tekanan Pasar
Saham BBNI Ditutup Datar di Rp3.720, Pergerakan Terbatas di Tengah Minim Sentimen
Saham BBNI Ditutup Datar di Rp3.720, Pergerakan Terbatas di Tengah Minim Sentimen

Populer

  • 1
    Huawei WATCH FIT 5 Pro Resmi Hadir, Usung Layar 3.000 Nits dan Fitur Selam hingga 40 Meter
  • 2
    Pertamina Gelar Program Manajemen Stres dan Kesehatan Mental di Lingkungan Kerja
  • 3
    Podcast Perdana Gasspoll Dasad Latif Digelar di SMA Islam Athirah 1 Makassar, Bahas Cinta Pertama dan Pendidikan Akhlak
  • 4
    40 Siswa SMKN 1 Gowa Ikut Safety Riding Asmo Sulsel
  • 5
    Umat Buddha Sulawesi Selatan Tuang 1.500 Liter Eco-Enzyme di Kanal Makassar, Gaungkan Kepedulian Lingkungan Saat Waisak

Ekonomi

  • Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
    Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
  • OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset
    OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset
  • Pelajar Asal Gowa Lolos ke Final Liga Pencarian Bakat Bergengsi di Belanda
    Pelajar Asal Gowa Lolos ke Final Liga Pencarian Bakat Bergengsi di Belanda

Peristiwa

  • BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
    BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
  • Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
    Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
  • Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
    Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID