LUMINASIA.ID - Warga negara Amerika Serikat dan Prancis dilaporkan positif hantavirus setelah dipulangkan dari kapal pesiar MV Hondius yang mengalami wabah mematikan di kawasan Atlantik Selatan.
Otoritas kesehatan Amerika Serikat menyebut satu warga AS yang dipulangkan menunjukkan hasil positif hantavirus, sementara satu penumpang lain mengalami gejala ringan. Keduanya dipulangkan menggunakan unit biokontainmen sebagai langkah pencegahan.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Prancis Stéphanie Rist mengonfirmasi seorang perempuan asal Prancis kini menjalani isolasi di Paris dengan kondisi kesehatan yang terus menurun. Otoritas setempat juga telah melacak 22 orang yang sempat melakukan kontak erat dengan pasien tersebut.
Lebih dari 90 penumpang kapal pesiar MV Hondius saat ini sedang dalam proses pemulangan dari Kepulauan Canary, Spanyol. Hingga Senin (11/5/2026), sebanyak 54 penumpang dan kru masih berada di atas kapal.
Menteri Kesehatan Spanyol Mónica García menjelaskan, enam penumpang masih berada di kapal, terdiri dari empat warga Australia, satu warga Inggris, dan satu warga Selandia Baru. Sebagian penumpang lainnya dijadwalkan diterbangkan ke Belanda.
Tiga penumpang sebelumnya dilaporkan meninggal dunia setelah mengikuti pelayaran tersebut, yakni pasangan asal Belanda dan seorang perempuan asal Jerman. Dua korban dipastikan terinfeksi hantavirus.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menduga sebagian penumpang terpapar strain Andes saat berada di Amerika Selatan. Virus ini umumnya ditularkan hewan pengerat, namun strain Andes diketahui dapat menular antarmanusia meski kasusnya tergolong jarang.
Gejala hantavirus meliputi demam, kelelahan ekstrem, nyeri otot, sakit perut, muntah, diare, hingga sesak napas.
WHO merekomendasikan isolasi selama 42 hari bagi seluruh penumpang yang meninggalkan kapal. Namun otoritas kesehatan AS menilai risiko penularan luas masih sangat rendah dan tidak perlu diperlakukan seperti pandemi Covid-19.
Sebanyak 17 warga AS yang dipulangkan kini menjalani pemeriksaan medis di Nebraska. Tujuh penumpang AS lainnya yang sudah lebih dulu kembali juga dipantau di negara bagian masing-masing.
Di Inggris, 20 warga yang dipulangkan dari Tenerife telah menjalani isolasi di Arrowe Park Hospital selama 72 jam. Hingga kini belum ada laporan gejala dari kelompok tersebut.
Sementara itu, Spanyol juga menerapkan karantina wajib terhadap 14 warganya yang baru tiba di Madrid dari operasi evakuasi MV Hondius.
Kapal pesiar MV Hondius diketahui berangkat dari Ushuaia, Argentina, pada 1 April 2026 dan kini bersandar di Pelabuhan Granadilla, Tenerife, Spanyol.

