Laporan: Dian Aditya NIng Lestari
luminasia.id, makassar - Puluhan ibu rumah tangga yang bermukim di ring satu pabrik PT Semen Bosowa Maros (SBM) kumpul di Meshall pabrik Bosowa, desa Baruga kecamatan Bantimurung, Senin (15/7).
Kedatangan mereka guna mengikuti Pelatihan Mengelola Sampah Rumah Tangga.
Pelatihan ini bertujuan melatih para IRT agar dapat memanfaatkan sampah rumah tangga menjadi peluang.
Manfaat pengolahan sampah dengan baik dapat pula menghemat sumber daya alam yang ada. Sehingga bahan alam dapat terawat dengan baik.
Hadir mewakili manajemen PT SBM Safety Security Enviro and Comdev Dept Head Nur Alang dan Community Development Sptd Budiman Habe.
Turut hadir Camat Bantimurung Muh Aris SSos MSi dan kepala desa Tukamasea, Makmur.
Peserta diberikan materi pengelolaan sampah oleh Direktur LSM Anak Sungai, Iwan Dento, Direktur Bank Sampah Kab Maros Hasrullah Ssos MSi dan Suply Dept PT SBM, Sahir Baayan.
Dalam pemaparannya, Iwan Dento mengatakan prinsip Reduce atau mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan sangatlah penting.
Hal ini dapat dilakukan dengan menghindari penggunaan barang-barang yang tidak diperlukan, seperti kantong plastik sekali pakai, botol minum dan kemasan makanan sekali pakai.
Pengurangan sampah meliputi kegiatan pembatasan, penggunaan kembali, dan pendauran ulang. Sedangkan kegiatan penanganan sampah meliputi pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir.
Para IRT ini antusias bertanya, saat memasuki pemanfaatan sampah organik yang dapat dimanfaatkan menjadi kompos. Namun mayoritas para IRT kurang memahami pemanfaatannya.
Direktur Bank Sampah, Hasrullah memaparkan peran adalah lembaga yang bertanggung jawab dalam mengelola sampah dengan metode daur ulang.
Bank Sampah mengumpulkan, memilah, dan melakukan proses pengolahan sampah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis. (*)

