Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Lifestyle

DCT-Hub Gelar Green Workforce Accelerator di Makassar, Dorong Transformasi Talenta Hijau Indonesia

Jumat, 23 Mei 2025 22:01
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Disaster and Climate Tech Hub (DCT-Hub) Indonesia Chapter secara resmi meluncurkan program unggulan Green Workforce Accelerator (GWA) di Makassar, sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kerja hijau dan mendukung pencapaian Net Zero Emission 2060.


Luminasia.id, Makassar - Disaster and Climate Tech Hub (DCT-Hub) menggelar program Green Workforce Accelerator (GWA) pada 22 Mei 2025 di Hotel Ibis Styles Makassar. Inisiatif ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam membangun ekosistem kerja hijau dan mempercepat transisi menuju ekonomi berkelanjutan sejalan dengan target Net Zero Emission Indonesia pada 2060.

Acara ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari perwakilan swasta, manajemen Hotel Ibis Styles Makassar, lembaga kebudayaan, British Council, NGO asal Australia, pelaku usaha, hingga LSM yang berbasis di Makassar.

Kolaborasi ini menegaskan pentingnya sinergi antar sektor untuk menciptakan ketahanan iklim dan membangun SDM hijau di tingkat lokal maupun nasional.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai agenda penting seperti pemaparan teknis dan proyek-proyek DCT-Hub, workshop pemetaan peran mitra, pengenalan program pelatihan unggulan Certified Carbon Specialist Belt (C-BELT) dan Career Bootcamp (B-CAMP), serta sesi speed networking dan showcase proyek-proyek desain hijau dan produk ramah lingkungan.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) sebagai bentuk penguatan komitmen bersama dalam pengembangan talenta hijau Indonesia.

Green Workforce Accelerator sendiri merupakan program unggulan DCT-Hub yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan keterampilan tenaga kerja hijau, menjembatani dunia pendidikan dan industri berkelanjutan, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dan negara.

Dalam kesempatan tersebut, DCT-Hub juga memperkenalkan dua subprogram strategis yakni C-BELT sebagai skema sertifikasi untuk spesialis karbon, dan B-CAMP yang menjadi wadah inkubasi karier serta pelatihan kesiapsiagaan bagi peserta dari berbagai latar belakang profesi.

Executive Director DCT-Hub Indonesia Chapter, Cakra Achmad, menekankan bahwa transformasi tenaga kerja menuju arah hijau sudah menjadi kebutuhan yang tak bisa ditunda.

Ia menyebutkan bahwa permintaan global terhadap green jobs meningkat tajam. Mengacu pada data International Labour Organization (ILO) dan McKinsey, diprediksi lebih dari 100 juta pekerjaan hijau akan tercipta secara global pada tahun 2050, dengan sekitar 30 juta di Asia Tenggara hingga 2060.

“Indonesia memiliki potensi luar biasa, terutama di sektor energi terbarukan dan kendaraan listrik, yang diproyeksikan menciptakan lebih dari empat juta lapangan kerja hingga 2040. Inilah saatnya kita siapkan generasi muda yang unggul dan adaptif dengan pelatihan serta jejaring lintas sektor seperti yang dibangun DCT-Hub,” kata Cakra dalam sambutannya.

Dengan dukungan dari mitra global dan lokal, DCT-Hub membuka peluang kolaborasi lebih luas bagi akademisi, aktivis, aparatur sipil negara, pelaku industri, hingga mahasiswa untuk bersama-sama membangun masa depan kerja yang tangguh dan berkelanjutan.

Tags: Disaster and Climate Tech Hub

Populer

  • 1
    LENGKAP! Jalannya Pertandingan Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Gol Dramatis Mikel Merino Antar La Furia Roja ke Perempatfinal
  • 2
    Ini Daftar Perempat Final Piala Dunia 2026, Inggris Susul Norwegia
  • 3
    Baru Berdiri, Prodi Pendidikan Profesi Bidan Unismuh Langsung Raih Akreditasi Unggul
  • 4
    Yayat Gym Bertahan di Tengah Gempuran Pusat Kebugaran Premium, Tarif Latihan Hanya Rp90 Ribu per Bulan
  • 5
    Bagan 8 Besar Piala Dunia 2026 Lengkap, Ini Jadwal Perempat Final Piala Dunia dan Delapan Tim yang Lolos

Ekonomi

  • Bank Sentral China Tambah Cadangan Emas Selama 20 Bulan Beruntun
    Bank Sentral China Tambah Cadangan Emas Selama 20 Bulan Beruntun
  • Temu Pendidik Nusantara XIII Makassar dan Gowa Perkuat Kolaborasi Guru Bangun Ekosistem Pendidikan
    Temu Pendidik Nusantara XIII Makassar dan Gowa Perkuat Kolaborasi Guru Bangun Ekosistem Pendidikan
  • Asmo Sulsel Edukasi Safety Riding untuk Mahasiswa Universitas Bosowa, Libatkan Instruktur Wanita Pertama
    Asmo Sulsel Edukasi Safety Riding untuk Mahasiswa Universitas Bosowa, Libatkan Instruktur Wanita Pertama

Peristiwa

  • Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Puluhan Prajurit TNI Usai Penggeledahan Kasus Korupsi Asabri dan Krakatau Steel
    Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Puluhan Prajurit TNI Usai Penggeledahan Kasus Korupsi Asabri dan Krakatau Steel
  • Hakim Nyatakan Penggeledahan, Penangkapan, dan Penahanan Roy Suryo Tidak Sah
    Hakim Nyatakan Penggeledahan, Penangkapan, dan Penahanan Roy Suryo Tidak Sah
  • 32 Tahun Berlalu, Kakak Andres Escobar Masih Menangisi Sang Adik yang Tewas Tragis Usai Piala Dunia 1994
    32 Tahun Berlalu, Kakak Andres Escobar Masih Menangisi Sang Adik yang Tewas Tragis Usai Piala Dunia 1994
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID