Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Awan Panas Semeru Meluncur 4,5 Km, Zona Sungai Jadi Ancaman Tersembunyi

Rabu, 8 April 2026 15:13
Editor: diku
  • Bagikan
Awan Panas Gunung Semeru (Antara)

LUMINASIA.ID, NASIONAL - Aktivitas erupsi Gunung Semeru kembali meningkat, namun perhatian kini bergeser bukan hanya pada kolom abu, melainkan ancaman yang bergerak di permukaan: awan panas dan aliran lahar di jalur sungai.

Dilansir Tempo, letusan yang terjadi pada Selasa, 7 April 2026 petang menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 2.000 meter di atas puncak. Namun yang lebih mengkhawatirkan adalah luncuran Awan Panas Guguran (APG) sejauh 4,5 kilometer menuju arah tenggara, tepatnya ke kawasan Besuk Kobokan.

Meski tidak dilaporkan adanya dampak langsung terhadap permukiman, potensi bahaya justru tersembunyi di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak Semeru. Jalur-jalur seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, hingga Besuk Sat menjadi koridor alami bagi material vulkanik yang bisa meluncur sewaktu-waktu, terutama saat hujan turun.

Status aktivitas gunung saat ini masih berada di Level III atau Siaga. Dalam kondisi ini, otoritas merekomendasikan larangan aktivitas di sektor tenggara hingga radius 13 kilometer dari puncak. Selain itu, area sempadan sungai sejauh 500 meter juga dinilai berisiko tinggi akibat potensi perluasan awan panas dan aliran lahar yang bisa mencapai hingga 17 kilometer.

Yang sering luput dari perhatian publik adalah bahwa bahaya Semeru tidak hanya datang saat erupsi besar terlihat jelas. Material vulkanik yang sudah terendap dapat kembali bergerak menjadi banjir lahar, terutama saat intensitas hujan meningkat. Artinya, ancaman bisa muncul bahkan saat gunung tampak “tenang”.

Dengan pola aktivitas yang fluktuatif, kewaspadaan berbasis wilayah—khususnya di jalur sungai—menjadi kunci mitigasi. Masyarakat di sekitar aliran sungai kini diminta tidak hanya memantau letusan, tetapi juga kondisi cuaca yang dapat memicu pergerakan material berbahaya dari puncak gunung.

Tags: Awan Panas Gunung Semeru

Populer

  • 1
    PT ITSEC Asia Tbk Latih Pimpinan Organisasi hingga Pemangku Kepentingan di Makassar Tangani Krisis Siber
  • 2
    Prediksi Skotlandia vs Brasil di Piala Dunia 2026, Laga Penentuan Tiket ke Babak 32 Besar.
  • 3
    Rockstar Games Pertahankan Gambar Helikopter di Cover Art GTA 6, Tradisi 25 Tahun
  • 4
    Andi Gilang Borong 4 Podium di Mandalika Racing Series 2026 Seri 2
  • 5
    Pemkot Makassar Siapkan 67 Sekolah Swasta Gratis, untuk Siswa yang Tak Lolos Sekolah Negeri

Ekonomi

  • Kredit UMKM Sulsel Capai Rp61,66 Triliun, Didominasi Pelaku Usaha Mikro
    Kredit UMKM Sulsel Capai Rp61,66 Triliun, Didominasi Pelaku Usaha Mikro
  • Investor Pasar Modal Sulsel Tembus 693 Ribu SID, Reksa Dana Tumbuh Paling Pesat
    Investor Pasar Modal Sulsel Tembus 693 Ribu SID, Reksa Dana Tumbuh Paling Pesat
  • Perbankan Syariah Sulsel Tumbuh Pesat, Total Aset Naik Jadi Rp23 Triliun
    Perbankan Syariah Sulsel Tumbuh Pesat, Total Aset Naik Jadi Rp23 Triliun

Peristiwa

  • Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
    Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
  • Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
    Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
  • Asmo Sulsel Edukasi Warga Kassi-Kassi tentang Safety Riding dan Keselamatan Berboncengan
    Asmo Sulsel Edukasi Warga Kassi-Kassi tentang Safety Riding dan Keselamatan Berboncengan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID