Diikuti 60 Peserta, Polres Gowa Juarai Fashion Culture Carnaval Beautiful Malino 2025
LUMINASIA.ID, GOWA -- Dengan nuansa merah yang mewah, Polres Gowa berhasil membawa pulang predikat juara 1 untuk Fashion Culture Carnaval yang merupakan bagian event Beautiful Malino 2025.
Juara 2 Kecamatan Tinggimoncong, Juara 3 diraih Dinas Pendidikan, Harapan 1 diraih Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Harapan 2 diraih Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Harapan 3 diraih Kecamatan Bungaya dan Favorit diraih Dinas Kesehatan
Pengumuman dan penyerahan hadiah dilaksanakan di malam penutupan pada minggu, (13/7). Dirangkaian dengan penampilan lain dan ditutup oleh band Maliq Maliq & D’Essential.
Fashion Culture Carnaval ini diikuti oleh 60 peserta yang menampilkan tidak hanya busana tapi juga atraksi seni yang dilaksanakan pada dari Jalan Sultan Hasanuddin, Malino, dan berakhir di Jalan Endang.
Bupati Gowa, Husniah Talenrang, menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan partisipasi berbagai pihak yang terlibat, mulai dari perangkat daerah lingkup Pemkab Gowa, para seniman, hingga komunitas pecinta budaya.
"Ini adalah momen penting dalam ajang Beautiful Malino. Festival budaya ini menjadi magnet untuk semakin mencintai kebudayaan Gowa. Ini adalah bentuk penghormatan terhadap adat istiadat dan warisan leluhur kita," ujarnya saat melepas peserta karnaval, Sabtu (12/7)
"Malino adalah tempat wisata yang indah, eksotis, dan kaya akan sejarah. Mari kita jadikan Beautiful Malino sebagai destinasi yang menarik, sekaligus ruang silaturahmi dan ekspresi budaya,” jelasnya.
Sementara itu,Sekretaris Diskominfo Gowa, Widiah Restuti Hasan yang turut serta mengikuti karnaval ini mengaku pihaknya menampilkan kostum dengan tema digitalisasi sesuai dengan tupoksi SKPD yang dipadukan dengan budaya enpat etnis dan sisipan daur ulang.
“Kami ingin memberikan layanan digitalisasi yang terbaik untuk Kabupaten Gowa sekaligus menciptakan komunikasi gang terbuka sehingga masyarakat bisa mengakses informasi terkait, karena hal itu kostum maskot kami simbol-simbol SKpD kami dipadukan dengan baju adat,” jelasnya. (hera)

