LUMINASIA.ID, BOLA - Laga sengit tersaji saat Club Brugge menjamu Atletico Madrid pada leg pertama playoff babak 16 besar Liga Champions di Jan Breydel Stadium. Pertandingan yang berlangsung panas ini berakhir imbang 3-3, membuat peluang kedua tim terbuka lebar jelang leg kedua.
Dilansir data Yahoo Sport, Club Brugge tampil agresif di hadapan pendukung sendiri dan mampu mencetak tiga gol penting. Gol pertama tuan rumah dicetak oleh Raphael Onyedika pada menit ke-51, memanfaatkan momentum setelah babak pertama yang berlangsung ketat tanpa gol. Brugge kemudian menambah keunggulan melalui Ferran Jutgla Tzolis pada menit ke-89, yang sempat membuat publik tuan rumah bersorak setelah gol tersebut membawa mereka unggul.
Namun Atletico Madrid menunjukkan mental juara dengan respons cepat dan efektif. Tim asuhan Diego Simeone membuka keunggulan lebih dulu lewat penalti Julian Alvarez pada menit ke-8. Gol ini memberi Los Rojiblancos kepercayaan diri untuk menekan sejak awal. Mereka kembali mencetak gol melalui Alejandro Lookman pada menit ke-45+4, tepat sebelum turun minum, membuat Atletico memimpin 2-0 di babak pertama.
Drama semakin memuncak di babak kedua. Sebuah gol bunuh diri dari bek Atletico, Javi Ordonez, pada menit ke-79 membuat Club Brugge kembali percaya diri dan memperkecil ketertinggalan. Tuan rumah kemudian memaksakan skor imbang 3-3 lewat gol penutup di fase akhir pertandingan, memastikan duel leg pertama berakhir tanpa pemenang.
Hasil imbang ini membuat leg kedua yang akan digelar pada 25 Februari mendatang dipastikan berlangsung krusial. Atletico Madrid akan menjamu Club Brugge dengan agregat sama kuat 3-3, sehingga kedua tim masih memiliki peluang seimbang untuk melaju ke babak berikutnya Liga Champions.
Pertarungan di leg kedua diprediksi akan berjalan ketat, dengan Atletico mengandalkan dukungan publik sendiri, sementara Club Brugge berbekal kepercayaan diri setelah mampu menahan raksasa Spanyol dalam duel enam gol yang penuh drama.

