Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Limbah Organik Makanan Bergizi Gratis Diolah Jadi Pakan Bebek Petelur

Senin, 21 Juli 2025 18:37
Editor: Maharani
  • Bagikan
penandatanganan kerja sama antara AFT Hasanuddin dan Badan Gizi Nasional yang digelar pada Jumat (18/7/2025) di ruang rapat AFT Hasanuddin.

LUMINASIA.ID, MAKASSAR - PT Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin mencatatkan tonggak sejarah sebagai perusahaan pertama di Sulawesi yang mengoptimalkan pengelolaan limbah dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina untuk mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat.

Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara AFT Hasanuddin dan Badan Gizi Nasional yang digelar pada Jumat (18/7/2025) di ruang rapat AFT Hasanuddin.

Acara tersebut dihadiri oleh Aviation Fuel Terminal Manager Hasanuddin Andreas Yanuar Arinawan, Direktur Wilayah III Badan Gizi Nasional Enny Indarty, S.STP, M.Si, Ketua Kelompok Ternak Laleng Kassie Maryama, serta jajaran manajemen dan karyawan Pertamina.


Baca: 30 Anak Pesisir Rutin Ikut Kelas Membaca hingga Edukasi Lingkungan dari Pertamina


Program ini berfokus pada pengelolaan limbah organik yang berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang sebelumnya berpotensi mencemari lingkungan.

Limbah makanan tersebut kini dikumpulkan dan diolah oleh Kelompok Ternak Laleng Kassie menjadi pakan alternatif untuk bebek petelur, sebagai bagian dari program CSR AFT Hasanuddin.

“Kerja sama ini adalah wujud nyata dukungan Pertamina terhadap program strategis nasional. Kami mengintegrasikan TJSL berbasis lingkungan dengan model pemberdayaan masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan,” ujar Andreas Yanuar Arinawan.

Sebelum penandatanganan, dilakukan diskusi teknis mengenai skema kerja sama, tata kelola pengangkutan dan distribusi limbah, serta strategi serapan hasil peternakan oleh Badan Gizi Nasional. Diskusi tersebut juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam membangun ekonomi sirkular.

Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah III Badan Gizi Nasional, Enny Indarty, S.STP, M.Si, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini.

“Kolaborasi ini bukan hanya soal pengelolaan limbah, tetapi juga membuka peluang besar untuk meningkatkan ketahanan gizi, menciptakan nilai ekonomi baru, dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Ini adalah komitmen bersama untuk masa depan yang lebih sehat dan sejahtera,” kata Enny.

Ketua Kelompok Ternak Laleng Kassie, Maryama, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan Pertamina.

“Program ini sangat berarti bagi kami. Limbah makanan yang biasanya terbuang kini menjadi berkah. Kami bisa mengurangi biaya pakan dan meningkatkan produktivitas peternakan,” ujarnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Tengku Muhammad Rum, menambahkan bahwa program ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).


Baca: Emak-emak Kelurahan Mata Belajar Masak Sehat untuk Balita Bareng Pertamina Patra Niaga


“Inisiatif ini diharapkan bisa direplikasi di berbagai wilayah Indonesia untuk mendukung target pembangunan berkelanjutan nasional,” tutup Rum.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program TJSL dan kegiatan sosial Pertamina, masyarakat dapat mengakses akun resmi @ptpertaminapatraniaga, @mypertamina, @pertaminasulawesi, atau menghubungi Pertamina Call Center 135 yang siap melayani 24 jam.

Tags: Makanan Bergizi Gratis Pertamina Patra Niaga


Baca Juga

Limbah Plastik Segel Tangki Pertamina Diubah Jadi Tempat Sampah dan Furniture
Limbah Plastik Segel Tangki Pertamina Diubah Jadi Tempat Sampah dan Furniture
Kemarau, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sejumlah Wilayah Sulselbar
Kemarau, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sejumlah Wilayah Sulselbar
Pertamina Patra Niaga Pastikan Penanganan Insiden di SPBU Ammessangeng Wajo
Pertamina Patra Niaga Pastikan Penanganan Insiden di SPBU Ammessangeng Wajo
AFT Hasanuddin Raih Low Risk dalam Audit IFQP 2026, Dinilai Bertaraf Internasional
AFT Hasanuddin Raih Low Risk dalam Audit IFQP 2026, Dinilai Bertaraf Internasional
Pertamina Pastikan Penyaluran BBM dengan Jeriken di SPBU Bungi Pinrang Sesuai Aturan
Pertamina Pastikan Penyaluran BBM dengan Jeriken di SPBU Bungi Pinrang Sesuai Aturan
Pertamina Tambah Pasokan BBM di Sulsel hingga 20 Persen, Antisipasi Kebutuhan Irigasi dan Musim Panen
Pertamina Tambah Pasokan BBM di Sulsel hingga 20 Persen, Antisipasi Kebutuhan Irigasi dan Musim Panen

Populer

  • 1
    Antrean SPBU Makassar Mengular, Ini Cara Pertamina Atasi Masalah
  • 2
    PJM Perkuat Kesiapan Operasional dan Keselamatan di Pelabuhan Banten dan Panjang
  • 3
    Honda CT125 Andalkan Mesin 125 cc dan Kapasitas Bagasi hingga 20 Kg, Ini Spesifikasi dan Harganya
  • 4
    Mengenal Honda DBL 2026, Kompetisi Basket Pelajar yang Digelar di Makassar
  • 5
    Honda Bikers Day 2026 Rangkul Bikers Lintas Generasi, Makassar Jadi Salah Satu Kota Regional

Ekonomi

  • Kredit Tetap Tumbuh 16,85 Persen, OJK Catat Optimisme Perbankan Terjaga
    Kredit Tetap Tumbuh 16,85 Persen, OJK Catat Optimisme Perbankan Terjaga
  • Franky Oesman Widjaja Mundur dari Presiden Komisaris DSSA, Kekayaannya Capai Rp470 Triliun
    Franky Oesman Widjaja Mundur dari Presiden Komisaris DSSA, Kekayaannya Capai Rp470 Triliun
  • KIMA Bentangkan Sayap ke Sumatera, Kelola Jaringan Fiber Optik di Kawasan Industri Medan
    KIMA Bentangkan Sayap ke Sumatera, Kelola Jaringan Fiber Optik di Kawasan Industri Medan

Peristiwa

  • Pemkot Tangerang Minta Warga Waspadai Abu Vulkanik, Masker Dipakai Secukupnya
    Pemkot Tangerang Minta Warga Waspadai Abu Vulkanik, Masker Dipakai Secukupnya
  • Wall Street Tutup Hari Ini, Investor AS Kembali Berdagang Selasa
    Wall Street Tutup Hari Ini, Investor AS Kembali Berdagang Selasa
  • Gas SO2 Anak Krakatau Meluas, BMKG Ingatkan Warna Peta Satelit Bukan Indikator Bahaya di Permukaan
    Gas SO2 Anak Krakatau Meluas, BMKG Ingatkan Warna Peta Satelit Bukan Indikator Bahaya di Permukaan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID