Pap Smear dan IVA Gratis, Perempuan Gowa Harus Merdeka Kanker Leher Rahim
LUMINASIA.ID, GOWA -- Mengusung Tema Merdeka Kanker Leher Rahim, Tim
Penggerak PKK Kabupaten Gowa menggelar pemeriksaan Pap Smear dan IVA serentak. Kegiatan ini berlangsung di RSUD Syekh Yusuf
Kabupaten Gowa, Sabtu (23/8) yang diikuti oleh seluruh pengurus PKK 18
kecamatan dan masyarakat umum.
Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawasyah
mengatakan, kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum pemeriksaan kesehatan,
tetapi juga ajang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan,
tentang pentingnya deteksi dini kanker serviks.
"Kanker serviks diketahui sebagai salah satu jenis
kanker yang paling banyak menyerang perempuan. Namun, kabar baiknya, penyakit
ini dapat dicegah dan diobati jika ditemukan sejak stadium awal," kata
Indah.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, melalui pemeriksaan PAP
SMEAR, perubahan sel-sel abnormal pada leher rahim dapat dideteksi lebih awal
sehingga langkah pencegahan bisa segera dilakukan. Pemeriksaan gratis ini pun
diharapkan mampu membuka akses lebih luas bagi perempuan untuk menjaga
kesehatan organ reproduksi mereka.
“Ayo datang pemeriksaan sejak awal, ajak keluarga dan teman
untuk Bersama-sama menjaga Kesehatan kita. Pemeriksaan PAP SMEAR gratis ini
merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan perempuan.," imbau
istri Wakil Bupati Gowa ini.
Dalam kegiatan ini, Dokter Umum Puskesmas Samata, Kecamatan
Somba Opu, dr Isna Tirtawati selaku pemateri, menekankan pentingnya menjaga
kesehatan wanita sebagai upaya melahirkan generasi sehat di masa mendatang.
Dirinya mengingatkan bahwa kanker masih menjadi ancaman serius bagi kaum
perempuan.
"Ada dua jenis kanker yang paling sering menyerang
wanita adalah kanker payudara dan kanker leher rahim (serviks). Kanker payudara
menempati peringkat pertama penyebab kematian akibat kanker pada wanita, baik
di dunia maupun di Indonesia. Sedangkan kanker leher rahim berada di peringkat
kedua, dan kasusnya terus meningkat setiap tahun," jelasnya.
Untuk itu, sebagai langkah pencegahan, pemerintah terus
menggencarkan pemeriksaan dini. Pada kanker payudara, deteksi dilakukan melalui
pemeriksaan Periksa Payudara Sendiri (SADARI), dimana dapat dilakukan ibu-ibu
di rumah setiap bulan, khususnya pada hari ke-7 hingga ke-10 setelah hari
pertama haid.
"Jika ditemukan benjolan, segera periksa ke petugas
kesehatan di puskesmas atau tenaga medis terlatih. Meski tidak ada keluhan,
wanita tetap dianjurkan melakukan pemeriksaan payudara setidaknya sekali
setahun," jelasnya.
Sementara itu, deteksi dini kanker leher rahim kata dr Isna
dilakukan di puskesmas maupun rumah sakit, bahkan meskipun tidak ada gejala.
"Pemeriksaan dianjurkan bagi wanita yang telah aktif
secara seksual minimal tiga tahun setelah menikah, atau sesuai program
pemerintah mulai usia 30 tahun. Pemeriksaan ini bisa dilakukan secara gratis di
puskesmas melalui metode Cek Kesehatan Gratis (CKG) ataupun pemeriksaan rutin
setiap tahun," Pungkasnya.
Kegiatan ini juga
menghadirkan Ketua Kartika Chandra Kirana Kodim 1409 Gowa bersama jajaran dan
Ketua Bhayangkari Cabang Gowa bersama jajaran. (hera)

