Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Proyek Mobil Listrik Honda Gagal, Afeela dan Seri 0 Tak Jadi Diproduksi Massal

Sabtu, 28 Maret 2026 11:13
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
sedan listrik Afeela dari Honda

 

LUMINASIA.ID, JAKARTA - Produsen otomotif Jepang, Honda Motor Co., resmi membatalkan pengembangan dan produksi massal dua proyek kendaraan listrik sekaligus, yakni model hasil kolaborasi dengan Sony Group Corporation serta lini kendaraan listrik internal Seri 0.

Keputusan tersebut berdampak pada penghentian pengembangan sedan listrik Afeela 1 dan SUV listrik yang sebelumnya diperkenalkan ke publik, serta membatalkan rencana produksi massal dalam waktu dekat.

Dalam keterangan resminya, Honda menyebut perubahan strategi bisnis menjadi alasan utama penghentian proyek tersebut.

“Sebagai akibat dari penilaian ulang strategi elektrifikasi otomotif Honda dan mempertimbangkan perubahan di pasar kendaraan listrik, asumsi dasar operasi bisnis telah berubah secara fundamental,” demikian pernyataan resmi perusahaan.

Proyek Afeela Dihentikan, Arah Bisnis Dievaluasi

Model Afeela yang dikembangkan melalui perusahaan patungan Sony Honda Mobility Inc. sebelumnya digadang-gadang menjadi simbol kolaborasi teknologi dan otomotif antara Sony dan Honda.

Namun, dengan perubahan strategi tersebut, kedua perusahaan sepakat untuk menghentikan pengembangan dan peluncuran produk.

“Sony, Honda, dan Sony Honda Mobility telah memutuskan untuk meninjau kembali arah bisnis usaha patungan ini,” tulis pernyataan tersebut.

Keputusan ini sekaligus menandai berhentinya salah satu proyek ambisius di sektor kendaraan listrik yang sempat diperkenalkan di ajang teknologi global di Las Vegas.

Seri 0 Ikut Dibatalkan, Produksi Gagal Terwujud

Tak hanya Afeela, Honda juga memastikan pembatalan proyek kendaraan listrik internal Seri 0, termasuk model 0 Saloon dan 0 SUV yang sebelumnya direncanakan diproduksi di Amerika Serikat.

Padahal, kedua model tersebut sudah memasuki tahap persiapan produksi massal dan dijadwalkan meluncur dalam waktu dekat.

Pembatalan ini menunjukkan adanya pergeseran besar dalam strategi elektrifikasi Honda di tengah dinamika industri otomotif global.

Tekanan Bisnis Jadi Faktor Penentu

Honda mengakui bahwa kondisi bisnis otomotif saat ini menjadi tantangan serius yang memengaruhi keputusan strategis perusahaan.

“Bisnis otomotif Honda telah jatuh ke dalam situasi pendapatan yang sangat menantang karena berbagai faktor,” tulis perusahaan.

Selain itu, Honda juga menyoroti ketidakmampuan beradaptasi secara fleksibel terhadap perubahan pasar, serta penurunan profitabilitas kendaraan berbahan bakar bensin dan hybrid akibat kebijakan tarif baru.

Kondisi tersebut diperkirakan berdampak pada kinerja keuangan perusahaan hingga akhir tahun fiskal Maret 2026.

Industri EV Berubah, Strategi Dikaji Ulang

Langkah Honda ini mencerminkan tekanan yang tengah dihadapi industri kendaraan listrik global, di mana perubahan permintaan pasar dan biaya investasi yang tinggi memaksa produsen untuk meninjau ulang strategi mereka.

Dengan dihentikannya dua proyek besar ini, Honda diperkirakan akan lebih selektif dalam mengembangkan kendaraan listrik ke depan, termasuk menyesuaikan teknologi, investasi, serta model bisnis yang lebih berkelanjutan.

Meski demikian, perusahaan belum merinci langkah lanjutan terkait pengembangan kendaraan listrik berikutnya, termasuk nasib kerja sama dengan Sony dalam jangka panjang.


Tags: mobil listrik Honda

Baca Juga

Herjun Nyaris Podium, Adenanta Tunjukkan Progres di ARRC Buriram Thailand
Herjun Nyaris Podium, Adenanta Tunjukkan Progres di ARRC Buriram Thailand
Rheza Danica Bawa CBR250RR Raih Podium di ARRC Buriram
Rheza Danica Bawa CBR250RR Raih Podium di ARRC Buriram
Adrian dan Vega Konsisten Dobrak Dominasi di Moto3 2026
Adrian dan Vega Konsisten Dobrak Dominasi di Moto3 2026
Modifikasi Motor Jangan Asal, Ingat Juga Keamanan dan Tips Ini
Modifikasi Motor Jangan Asal, Ingat Juga Keamanan dan Tips Ini
Modifikasi Motor Jangan Asal, Ingat Juga Keamanan
Modifikasi Motor Jangan Asal, Ingat Juga Keamanan
Honda Bangkit di Sirkuit Le Mans
Honda Bangkit di Sirkuit Le Mans

Populer

  • 1
    Huawei WATCH FIT 5 Pro Resmi Hadir, Usung Layar 3.000 Nits dan Fitur Selam hingga 40 Meter
  • 2
    OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset
  • 3
    Pertamina Gelar Program Manajemen Stres dan Kesehatan Mental di Lingkungan Kerja
  • 4
    Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
  • 5
    Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu

Ekonomi

  • XLSMART Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Integrasi dan Ekspansi 5G Jadi Motor Pertumbuhan
    XLSMART Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Integrasi dan Ekspansi 5G Jadi Motor Pertumbuhan
  • Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
    Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
  • OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset
    OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset

Peristiwa

  • BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
    BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
  • Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
    Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
  • Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
    Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID