Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Sebut Lelah Suami Banyak Bohong, Ini Isi Lengkap Surat Wasiat EN, Ibu Muda Tewas Gantung Diri Usai Racun Dua Anaknya

Sabtu, 6 September 2025 17:47
Editor: Luminasia.id
  • Bagikan
Surat wasiat EN ibu muda yang ditemukan gantung diri usai racun dua anaknya

LUMINASIA.ID - Peristiwa tragis menimpa seorang ibu rumah tangga berinisial EN di Kabupaten Bandung. Ia ditemukan meninggal dunia akubat gantung diri setelah sebelumnya diduga meracuni dua anaknya yang masih kecil.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Hendra Rochmawan, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, petugas juga menemukan sepucuk surat wasiat yang ditinggalkan korban.

“Diduga bunuh diri, ditemukan juga surat wasiat,” ujar Hendra, Jumat (5/9/2025).

Dalam surat itu, EN mencurahkan isi hatinya tentang kelelahan hidup yang dialaminya. Ia menuliskan betapa berat menanggung utang yang tidak ada habisnya serta kekecewaannya terhadap sikap sang suami.

“Aku sudah lelah lahir batin, tidak kuat lagi menjalani hidup seperti ini. Aku capek bergelut dengan hutang yang tidak pernah selesai. Aku lelah punya suami yang banyak berbohong dan tidak pernah sadar. Mungkin kalau aku dan anak-anak sudah tiada, barulah ada yang sadar. Maaf, aku tidak bisa membalas jasa orang tua dan saudara,” tulis EN dalam suratnya.

Pesan paling menyayat ditujukan kepada kedua anaknya yang berusia 9 tahun dan 11 bulan. EN menyatakan dirinya lebih rela menanggung dosa daripada melihat anak-anaknya hidup sengsara.

“ Maafkan mama. Mama lebih memilih pergi daripada melihat Kakak dan Adik terus menderita. Lebih baik mama masuk neraka daripada kalian hidup dalam kesusahan. Maafkan mama yang tidak bisa memenuhi kebutuhan kalian, tidak bisa membahagiakan kalian. Kakak dan Adik, insya Allah masuk surga,” lanjut isi surat itu.

EN ditemukan meninggal di rumahnya, sementara kedua anaknya tergeletak tidak jauh dari lokasi. Polisi masih mendalami peristiwa ini, termasuk kondisi terakhir korban sebelum kejadian.

Isi Surat Wasiat

Mamah, Bapa, Ema, Bapa, Teteh, Aa sadayana…

Hampura abi. Hampura abi ngalakukeun ieu.

Abi tos capé lahir batin, tos teu kuat ngajalani hirup kieu.

Abi capé terus ngagugulung hutang nu teu aya béakna.

Beuki ka dieu, beuki loba hutang, bari abi sorangan henteu terang hutang ka saha jeung sabaraha jumlahna.


Abi capé boga salaki anu bohongna gedé, tapi euweuh pisan kasadaran.

Abi capé terus dingerihatekeun, padahal ku batur geus dikucilkeun.

Pada nyarita yén abi henteu shalat, henteu bener, padahal abi tos usaha.

Tapi salaki kalah hayangna loba, bohongna gede, hutangna oge gede. CAPÉ…


Sugan mun abi jeung budak geus teu aya mah, aya nu sadar.

Mun teu sadar ogé henteu nanaon, anu penting budak abi teu terus-terusan nyangsara.

Era ku kolot jeung dulur, sabab abi terus-terusan ngahesekeun.

Mun abi geus teu aya mah, moal aya deui beban keur kolot jeung lanceuk.

Hampura, abi henteu bisa mulang tarima ka kolot jeung ka dulur-dulur.


Aa, Dede…

Hampura pisan. Jalan nu kudu ditempuh ku mamah téh ieu.

Bakatna mamah leuwih milih kieu tibatan ninggalkeun Aa jeung Dede sangsara.

Mending mamah ka naraka tibatan Aa jeung Dede kudu ngalaman kasusah hirup.


Aa jeung Dede can gaduh dosa.

Keun we mamah nu nanggung sadaya dosa,

mamah teu ridho lamun hirup Aa jeung Dede dibawa susah ku mamah.


Hampura, mamah henteu tiasa nyumponan sagala kabutuhan Aa jeung Dede.

Hampura mamah henteu tiasa ngabahagiakeun Aa jeung Dede.


Hampura, Aa, mamah henteu tiasa jadi ibu anu saé.

Aa jeung Dede, Insya Allah bakal lebet ka surga.


Artinya


Terjemahan Surat Wasiat EN:


Mama, Papa, Nenek, Kakek, Kakak, dan semuanya…


Maafkan aku. Maafkan aku melakukan ini.

Aku sudah capek lahir batin, sudah tidak kuat menjalani hidup seperti ini.

Aku lelah terus bergelut dengan hutang yang tidak ada habisnya.

Semakin lama, semakin banyak hutang, sementara aku sendiri bahkan tidak tahu hutang itu kepada siapa dan berapa jumlahnya.


Aku lelah punya suami yang begitu banyak berbohong, tapi tidak pernah sadar.

Aku capek terus diperlakukan tidak adil. Aku merasa dikucilkan orang lain, dibicarakan, ditertawakan, seakan aku saja yang bersalah.

Suamiku hanya banyak mau, penuh kebohongan, dan menambah hutang. Aku benar-benar capek…


Mungkin kalau aku dan anak-anak sudah tiada, barulah ada yang sadar.

Kalau pun tidak, tidak apa-apa, yang penting anak-anak tidak lagi tersiksa.

Aku malu kepada orang tua dan saudara, karena aku selalu membuat susah.

Kalau aku sudah tidak ada, setidaknya tidak lagi membebani orang tua dan keluarga.

Maaf, aku tidak bisa membalas jasa orang tua dan saudara.


Untuk Kakak dan Adik…

Maafkan mama. Jalan yang mama pilih memang harus seperti ini.

Mama lebih memilih pergi daripada melihat Kakak dan Adik terus menderita.

Lebih baik mama masuk neraka daripada melihat Kakak dan Adik hidup sengsara.


Kakak dan Adik belum punya dosa.

Biar mama saja yang menanggung semua dosa ini.

Mama tidak rela kalau hidup kalian ikut terbawa susah karena mama.


Maafkan mama yang tidak bisa memenuhi semua kebutuhan kalian.

Maafkan mama yang tidak bisa membahagiakan kalian.

Maafkan mama yang tidak bisa mewujudkan cita-cita Kakak untuk menjadi penari.


Kakak dan Adik, insya Allah masuk surga.


Disclaimer:

Berita ini ditulis untuk kepentingan informasi publik. Kami tidak bermaksud mengglorifikasi atau mendorong tindakan bunuh diri dalam bentuk apa pun.


Jika Anda atau orang di sekitar Anda memiliki gejala depresi, stres berat, atau pikiran untuk mengakhiri hidup, sebaiknya segera mencari bantuan.


  • Hubungi tenaga kesehatan terdekat
  • Konsultasikan dengan psikolog atau psikiater
  • Atau hubungi layanan darurat 119 ext. 8 untuk mendapatkan pertolongan kesehatan jiwa.



Ingatlah, bunuh diri bukanlah jalan keluar. Selalu ada cara dan pihak yang siap membantu Anda.


Tags: Surat wasiat ibu bunuh diri Jawa Barat

Baca Juga

Lisa Mariana Sindir Keras Aura Kasih, Isu Perceraian Ridwan Kamil Jadi Sorotan
Lisa Mariana Sindir Keras Aura Kasih, Isu Perceraian Ridwan Kamil Jadi Sorotan
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Dana Pemda Jabar Mengendap Rp4,17 Triliun, Ini Klarifikasi Dedi Mulyadi
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Dana Pemda Jabar Mengendap Rp4,17 Triliun, Ini Klarifikasi Dedi Mulyadi

Populer

  • 1
    3 April 2026 Libur Apa? Ini Makna Jumat Agung dan Dampak Long Weekend di Indonesia
  • 2
    Pastikan Stok Aman, Bupati Sinjai Minta Warga Tidak Panik dan Beli BBM Sesuai Kebutuhan
  • 3
    Gasperini Ubah Dinamika Roma: Pellegrini Jadi Figur Kunci di Tengah Kebijakan Baru
  • 4
    Viral! Clara Shinta Ungkap Alexander Assad Selingkuh, Padahal Baru Nikah Agustus 2025
  • 5
    Harga BBM di Sulsel Hari Ini, Diprediksi Naik Awal April

Ekonomi

  • Lonjakan Trafik Data XLSMART Tembus 21 Persen Saat Lebaran 2026, Aktivitas Digital Meningkat Tajam
    Lonjakan Trafik Data XLSMART Tembus 21 Persen Saat Lebaran 2026, Aktivitas Digital Meningkat Tajam
  • Pelindo Regional 4 Catat 758 Ribu Penumpang Lebaran 2026, Naik 10,41 Persen
    Pelindo Regional 4 Catat 758 Ribu Penumpang Lebaran 2026, Naik 10,41 Persen
  • 1 April 2026 Harga BBM Tetap, Tidak Naik!
    1 April 2026 Harga BBM Tetap, Tidak Naik!

Peristiwa

  • Niat Puasa Senin Kamis Lengkap Arab, Latin, dan Arti: Amalan Sunnah yang Sarat Makna Spiritual
    Niat Puasa Senin Kamis Lengkap Arab, Latin, dan Arti: Amalan Sunnah yang Sarat Makna Spiritual
  • 3 April 2026 Libur Apa? Ini Makna Jumat Agung dan Dampak Long Weekend di Indonesia
    3 April 2026 Libur Apa? Ini Makna Jumat Agung dan Dampak Long Weekend di Indonesia
  • Jadwal Sholat Makassar Hari Ini, 2 April 2026: Dzuhur Pukul 12.07 WITA, Simak Waktu Lengkapnya
    Jadwal Sholat Makassar Hari Ini, 2 April 2026: Dzuhur Pukul 12.07 WITA, Simak Waktu Lengkapnya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID