Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Gerakan Sumbang Buku Diku, Dari Semangat Kemerdekaan, Melawan Lupa, Menumbuhkan Tradisi Membaca

Selasa, 30 September 2025 23:39
Editor: Luminasia.id
  • Bagikan
Perpustakaan Hubungan Internasional UIN Alauddin Makassar menjadi penerima Sumbang Buku Diku demi bacaan berkualitas.

Luminasia, Makassar – Gerakan #SumbangBukuDiku yang diinisiasi oleh Dian Aditya Ning Lestari (Diku) lahir dari perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus lalu. Namun, gerakan ini tidak berhenti pada momen peringatan semata. Hingga kini, inisiatif berbagi buku tersebut terus berjalan, memberi manfaat nyata bagi mahasiswa dan generasi muda di Makassar.

Diku, aktivis muda asal Makassar sekaligus mantan mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Indonesia dengan fokus pada isu pertahanan di Laut Cina Selatan, menginisiasi gerakan ini untuk merayakan kemerdekaan dengan cara yang berbeda. Alih-alih pesta seremonial, ia memilih berbagi buku, baik dalam bentuk fisik maupun digital, untuk memperkuat tradisi membaca di kalangan Gen-Z.

Bagi Diku, gerakan ini juga merupakan cara merawat ingatan kolektif bangsa. Di tengah situasi di mana ada narasi sejarah yang coba dipoles atau diubah, #SumbangBukuDiku hadir sebagai bentuk perlawanan sunyi: melawan lupa melalui buku. Dengan buku, generasi muda dapat membaca kembali sejarah, memahami nilai-nilai kemerdekaan, dan tidak kehilangan arah dalam arus perubahan zaman.

Salah satu penerima sumbangan adalah Perpustakaan Prodi Hubungan Internasional UIN Alauddin Makassar. Koleksi buku yang disumbangkan menambah referensi bacaan akademik mahasiswa, sementara salinan digital (PDF) juga dibagikan agar akses pengetahuan bisa lebih inklusif.

Achmad Baidhanu Mulqi Putra, mahasiswa Hubungan Internasional UIN Alauddin Makassar, menyampaikan rasa syukurnya atas kontribusi Diku. “Saya tidak hanya bersyukur karena dapat buku dari Kak Diku, dan juga karena Kak Diku menyumbang buku ke perpustakaan fakultas. Saya bersyukur karena bertemu dengan Kak Diku, seorang perempuan yang punya semangat belajar, berani berbeda, dan percaya diri. Tentu apresiasi sebesar-besarnya kepada Kak Diku sebagai sosok yang merayakan kemerdekaan dengan berbagi buku ke generasi muda dan perpustakaan. Ini cara yang bijak dan bermanfaat, mengajarkan saya dan orang lain bahwa selalu ada jalan lain untuk merayakan sesuatu dengan bermakna.”

Dampak gerakan ini juga dirasakan oleh mahasiswa Universitas Hasanuddin. Ode, mahasiswa FISIP Unhas, menuturkan, “Saya dan teman-teman sangat excited dengan gerakan #SumbangBukuDiku karena buku-buku yang Kak Diku sumbangkan banyak dan bagus-bagus, mulai dari novel sampai buku pengetahuan sosial. Sebagai mahasiswa FISIP, buku yang Kak Diku berikan sangat membantu saya dalam menggali lebih dalam tentang ilmu-ilmu sosial. Semoga buku-buku ini bisa menjadi amal jariyah, dan semoga gerakan ini bisa terus berlanjut. Saya juga berharap impian Kak Diku untuk membuat café baca bisa segera terwujud, agar jadi tempat nongkrong yang bermanfaat bagi Gen-Z.”

Apresiasi juga datang dari kalangan akademisi. Riska Luneto, S.IP., M.A., Sekretaris Prodi Hubungan Internasional UIN Alauddin Makassar, menyampaikan, “Saya sangat mengapresiasi inisiatif Kak Diku. Beliau tidak hanya memberi sumbangan buku untuk perpustakaan kami, tetapi juga mengajak mahasiswa kembali dekat dengan tradisi membaca. Semoga buku-buku yang telah dibagikan menjadi berkah, bermanfaat bagi mahasiswa, dan memperkaya wawasan mereka. Saya juga menyampaikan salam hormat saya kepada Kak Diku.”

Kini, #SumbangBukuDiku bukan lagi sekadar bagian dari perayaan 17 Agustus, melainkan sebuah gerakan berkelanjutan. Dengan menyentuh mahasiswa di berbagai kampus, dari UIN Alauddin hingga Unhas, gerakan ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diteruskan lewat langkah sederhana namun berdampak besar: berbagi pengetahuan, merawat sejarah, dan melawan lupa.

Tags: Diku HI UIN Alauddin Makassar Universitas Hasanuddin Sumbang Buku Diku

Baca Juga

Donasi Jurnal Perempuan dari #SumbangBukuDiku Perkaya Koleksi Pribadi dan Perpustakaan BaKTI
Donasi Jurnal Perempuan dari #SumbangBukuDiku Perkaya Koleksi Pribadi dan Perpustakaan BaKTI
Prof JJ Terpilih Rektor Unhas 2026-2030, Raih Suara 95,8 Persen
Prof JJ Terpilih Rektor Unhas 2026-2030, Raih Suara 95,8 Persen
Riset Mikrobiota Lambung Antar Dosen Unhas dr Rini Rachmawarni Bachtiar Raih Penghargaan KGFID di KDDW 2025
Riset Mikrobiota Lambung Antar Dosen Unhas dr Rini Rachmawarni Bachtiar Raih Penghargaan KGFID di KDDW 2025
Dr Azri Rasul Terpilih Pimpin IKA FKM Unhas Periode 2025 - 2029
Dr Azri Rasul Terpilih Pimpin IKA FKM Unhas Periode 2025 - 2029
Telkomsel Ajak Mahasiswa UNHAS Siap Hadapi Era Digital Lewat Roadshow THRIVE Talenta Digital Indonesia
Telkomsel Ajak Mahasiswa UNHAS Siap Hadapi Era Digital Lewat Roadshow THRIVE Talenta Digital Indonesia
A Widya Syadzwina Raih Doktor dengan Disertasi tentang Sepak Bola, Dapat Pujian dari Munafri Arifuddin
A Widya Syadzwina Raih Doktor dengan Disertasi tentang Sepak Bola, Dapat Pujian dari Munafri Arifuddin

Populer

  • 1
    Stephen Curry Ungkap Peran Keluarga di Balik Ketangguhan Kariernya di NBA
  • 2
    Zulkifli Terpilih Nahkodai PGRI Cabang Bajeng Lima Tahun ke Depan
  • 3
    Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp43.000, Pecahan 1 Gram Kini Rp2.904.000
  • 4
    Harga Emas Hari Ini, Antam Jadi Rp2,95 Juta
  • 5
    Harga Emas Hari Ini, Antam Mulai Rp1,527 Juta

Ekonomi

  • Harga Emas Antam di Makassar Hari Ini Stabil, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
    Harga Emas Antam di Makassar Hari Ini Stabil, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
  • Saham BMRI Masuk dalam Saham dengan Pembelian ASing Terbesar
    Saham BMRI Masuk dalam Saham dengan Pembelian ASing Terbesar
  • Harga Emas Hari Ini, Antam Mulai Rp1,527 Juta
    Harga Emas Hari Ini, Antam Mulai Rp1,527 Juta

Peristiwa

  • Perbedaan Awal Ramadhan 2026 Jadi Ruang Edukasi Ilmiah dan Toleransi Umat
    Perbedaan Awal Ramadhan 2026 Jadi Ruang Edukasi Ilmiah dan Toleransi Umat
  • Sambut Ramadhan, PHI Bersih-Bersih Masjid Anshar Somba Opu
    Sambut Ramadhan, PHI Bersih-Bersih Masjid Anshar Somba Opu
  • Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
    Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID