Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • RAGAM
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI DAN SENI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Edukasi

Riset Mikrobiota Lambung Antar Dosen Unhas dr Rini Rachmawarni Bachtiar Raih Penghargaan KGFID di KDDW 2025

Sabtu, 29 November 2025 20:27
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
dr Rini Rachmawarni Bachtiar, Sp.PD, K-GEH, MARS,

LUMINASIA.ID— dr Rini Rachmawarni Bachtiar, Sp.PD, K-GEH, MARS, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, meraih penghargaan Korean Gastroenterology Fund for Integrated Development (KGFID) pada ajang Korea Digestive Disease Week 2025 (KDDW 2025).

Penghargaan tersebut diberikan untuk kategori Best Abstracts dan Best Presentations melalui penelitian berjudul “Characterization of gastric microbiota based on endoscopic and histopathologic findings in gastritis: Focus on non-Helicobacter pylori pathogenic genera.”

KDDW 2025 merupakan kongres kolaboratif yang digelar Korean Society of Gastroenterology bersama sejumlah asosiasi akademik di bidang gastroenterologi dan hepatologi di Korea.

Forum ilmiah ini menghadirkan pembahasan komprehensif mengenai isu terkini penyakit saluran cerna dan diikuti pakar dari berbagai negara.

Dalam penelitiannya, dr. Rini mengidentifikasi bakteri non-Helicobacter pylori yang hidup di lambung dan berpotensi berperan dalam radang kronis, kerusakan mukosa, hingga peningkatan risiko kanker lambung.

Temuannya menunjukkan bahwa pasien dengan gastritis atrofi memiliki keragaman mikrobiota lebih tinggi, termasuk keberadaan bakteri patogen seperti Pseudomonas dan Klebsiella.

“Saya memilih fokus penelitian ini karena sering menjumpai pasien dengan kerusakan mukosa lambung cukup berat, tetapi hasil pemeriksaannya negatif H. pylori. Ini menimbulkan pertanyaan penting: bakteri apa yang sebenarnya berperan dalam proses peradangan tersebut?” ujar dr. Rini.

Ia menekankan bahwa topik ini masih baru dan relevan, apalagi penelitian menggunakan data pasien Indonesia yang selama ini jarang dikaji dalam studi mikrobiota lambung. Menurutnya, hasil riset tersebut membuka perspektif baru terkait mekanisme penyakit lambung, termasuk temuan bahwa gastritis berat tidak selalu berkaitan dengan infeksi H. pylori.

“Kontribusi penelitian ini cukup besar. Data mikrobiota dari pasien Indonesia kini mulai tersedia dan dapat menjadi dasar penting bagi riset lanjutan. Dalam jangka panjang, temuan ini diharapkan membantu dokter mendeteksi risiko lebih dini dan membuka arah baru dalam strategi pencegahan kanker lambung,” kata dr. Rini.

Penelitian ini juga memberikan penjelasan terhadap fenomena klinis yang ditemui dalam praktik, yakni pasien yang tetap mengalami gastritis berat meskipun pemeriksaan H. pylori negatif. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa faktor mikrobiota di luar H. pylori perlu diperhatikan dalam diagnosis dan tata laksana gastritis.

dr Rini berharap riset ini membuka peluang kolaborasi dengan institusi pendidikan dan rumah sakit di Indonesia maupun luar negeri.

Ia menargetkan penelitian lanjutan yang lebih mendalam mengenai mikrobiota lambung, termasuk studi jangka panjang mengenai perubahan dari gastritis menuju kondisi pra-kanker dan pengembangan pendekatan pencegahan kanker lambung berbasis mikrobiota.

Penelitian ini menjadi salah satu studi awal yang memetakan mikrobiota lambung pasien Indonesia menggunakan pendekatan biologi molekuler. Data tersebut dinilai penting karena karakter mikrobiota dapat berbeda antar-populasi dipengaruhi lingkungan, pola makan, dan gaya hidup.

Tags: Universitas Hasanuddin dr Rini Rachmawarni Bachtiar

Baca Juga

Dr Azri Rasul Terpilih Pimpin IKA FKM Unhas Periode 2025 - 2029
Dr Azri Rasul Terpilih Pimpin IKA FKM Unhas Periode 2025 - 2029
Telkomsel Ajak Mahasiswa UNHAS Siap Hadapi Era Digital Lewat Roadshow THRIVE Talenta Digital Indonesia
Telkomsel Ajak Mahasiswa UNHAS Siap Hadapi Era Digital Lewat Roadshow THRIVE Talenta Digital Indonesia
A Widya Syadzwina Raih Doktor dengan Disertasi tentang Sepak Bola, Dapat Pujian dari Munafri Arifuddin
A Widya Syadzwina Raih Doktor dengan Disertasi tentang Sepak Bola, Dapat Pujian dari Munafri Arifuddin
Gerakan Sumbang Buku Diku, Dari Semangat Kemerdekaan, Melawan Lupa, Menumbuhkan Tradisi Membaca
Gerakan Sumbang Buku Diku, Dari Semangat Kemerdekaan, Melawan Lupa, Menumbuhkan Tradisi Membaca
IKA Unhas Gowa Beri Jaket Alumni ke Agam Rinjani, Jadi Anggota Dewan Kehormatan
IKA Unhas Gowa Beri Jaket Alumni ke Agam Rinjani, Jadi Anggota Dewan Kehormatan
Mahasiswa KKNT Gelombang 114 Unhas Sukses Budidaya Bayam Brazil di Gowa
Mahasiswa KKNT Gelombang 114 Unhas Sukses Budidaya Bayam Brazil di Gowa

Populer

  • 1
    Hadir dalam Pameran di MaRI, Bukit Baruga Tawarkan Unit Siap Huni dan DP 0 Persen
  • 2
    Panduan Lengkap Cek Bansos Kemensos Online: Cara Mudah Cek Status Bantuan Pakai KTP
  • 3
    Game Murder Mystery dan Animasi Detective Conan Jadi Inspirasi Cara Anak Bunuh Ibu di Medan
  • 4
    Pascabencana Lebih dari 95 Persen Layanan XL Smart di Aceh Sudah Pulih, Sumbar Sudah 100 Persen
  • 5
    Apakah 31 Desember 2025 Libur dan 2 Januari 2026 Cuti Bersama? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah

Ekonomi

  • Harga Emas Antam Hari Ini 31 Desember 2025 Stabil, Rp2.501.000 per Gram
    Harga Emas Antam Hari Ini 31 Desember 2025 Stabil, Rp2.501.000 per Gram
  • IHSG Hari Ini 31 Desember 2025, Ditutup Datar di Level 8.646,94, Menguat Lebih dari 22% Secara Tahunan
    IHSG Hari Ini 31 Desember 2025, Ditutup Datar di Level 8.646,94, Menguat Lebih dari 22% Secara Tahunan
  • Lakukan Sebelum 2025 Berakhir! Aktivasi Akun Coretax DJP Wajib, Ini Panduan Lengkap Syarat, Cara Login, dan Kode Otorisasi
    Lakukan Sebelum 2025 Berakhir! Aktivasi Akun Coretax DJP Wajib, Ini Panduan Lengkap Syarat, Cara Login, dan Kode Otorisasi

Peristiwa

  • Game Murder Mystery dan Animasi Detective Conan Jadi Inspirasi Cara Anak Bunuh Ibu di Medan
    Game Murder Mystery dan Animasi Detective Conan Jadi Inspirasi Cara Anak Bunuh Ibu di Medan
  • Puasa Ramadhan 2026 Tinggal 49 Hari Lagi, Ini Perhitungan Menuju 1 Ramadhan 1447 H
    Puasa Ramadhan 2026 Tinggal 49 Hari Lagi, Ini Perhitungan Menuju 1 Ramadhan 1447 H
  • Puasa Ramadhan 2026 Dimulai 18 Februari, Berikut Jadwal Lengkap 1-30 Ramadhan 1447 H
    Puasa Ramadhan 2026 Dimulai 18 Februari, Berikut Jadwal Lengkap 1-30 Ramadhan 1447 H
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID