Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Fakta-fakta Pencurian Besar Siang Hari di Museum Louvre: Permata Mahkota Prancis Raib dalam 7 Menit

Senin, 20 Oktober 2025 13:04
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Museum Louvre di Paris terpaksa ditutup sementara setelah polisi melakukan penyelidikan terkait pencurian besar-besaran yang menargetkan permata mahkota Prancis yang tak ternilai harganya.

 

LUMINAISA.ID - Museum Louvre di Paris terpaksa ditutup sementara setelah polisi melakukan penyelidikan terkait pencurian besar-besaran yang menargetkan permata mahkota Prancis yang tak ternilai harganya.

Sekelompok pencuri bersenjata alat pemotong listrik menerobos masuk ke museum paling banyak dikunjungi di dunia itu di siang hari bolong, sebelum kabur menggunakan skuter dengan membawa delapan perhiasan bernilai tinggi.

Kata kunci the louvre museum robery atau pencurian musem louvre pun menjadi trending.

Bagaimana pencurian itu terjadi?

Peristiwa ini terjadi pada Minggu, antara pukul 09.30 hingga 09.40 waktu setempat, tak lama setelah museum dibuka untuk pengunjung.

Empat pencuri menggunakan alat pengangkat mekanis yang dipasang pada kendaraan untuk mencapai balkon menuju Galerie d’Apollon (Galeri Apollo) — salah satu ruang paling mewah di Louvre yang menghadap ke Sungai Seine.

Foto di lokasi memperlihatkan tangga mekanis yang dipasang hingga ke jendela di lantai satu. Dua orang dari kelompok tersebut memotong kaca jendela menggunakan gergaji listrik bertenaga baterai, lalu masuk ke dalam ruangan.

Setelah itu, mereka mengancam penjaga museum yang kemudian mengevakuasi area tersebut. Para pelaku dengan cepat memecahkan dua etalase kaca dan mengambil perhiasan di dalamnya.

Alarm museum langsung berbunyi. Pihak Louvre mengikuti prosedur darurat ini atas pencurian Museum Louvre dengan menghubungi pasukan keamanan dan mengevakuasi pengunjung, sebagaimana disampaikan dalam pernyataan Kementerian Kebudayaan Prancis.

Kementerian juga menyebut bahwa para pelaku sempat mencoba membakar kendaraan mereka di luar museum, namun upaya itu digagalkan oleh seorang staf.

Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, mengatakan kepada media TF1 bahwa rekaman CCTV menunjukkan para pencuri the louvre museum robery memasuki ruangan dengan tenang sambil mengenakan masker, lalu memecahkan etalase berisi permata.

“Tidak ada kekerasan, mereka bertindak sangat profesional,” ujar Dati, menambahkan bahwa para pelaku tampak berpengalaman dan telah menyiapkan rencana pelarian dengan dua skuter.

Menteri Dalam Negeri, Laurent Nuñez, menjelaskan bahwa seluruh aksi berlangsung sangat cepat, tidak sampai tujuh menit. Polisi kini sedang memburu empat tersangka dan memeriksa rekaman kamera pengawas di jalur pelarian.

Seorang saksi menggambarkan suasana saat evakuasi sebagai “benar-benar panik”, sementara foto-foto yang beredar menunjukkan pintu masuk museum ditutup dengan pagar besi.


Apa saja yang dicuri?

Menurut pihak berwenang, delapan perhiasan bersejarah berhasil dibawa kabur, termasuk tiara, kalung, anting-anting, dan bros, semuanya berasal dari abad ke-19 dan pernah dimiliki oleh bangsawan serta keluarga kerajaan Prancis.

Kementerian Kebudayaan Prancis merinci barang-barang yang dicuri sebagai berikut:

  • Tiara dan bros milik Permaisuri Eugénie, istri Napoleon III

  • Kalung zamrud dan sepasang anting zamrud milik Permaisuri Marie Louise

  • Tiara, kalung, dan satu anting dari koleksi safir yang pernah dimiliki Ratu Marie-Amélie dan Ratu Hortense

  • Sebuah bros bernama “reliquary brooch”

Perhiasan-perhiasan tersebut dihiasi ribuan berlian dan batu mulia lainnya.

Dua benda lain, termasuk mahkota Permaisuri Eugénie, ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian — diduga terjatuh saat pelarian. Polisi kini memeriksanya untuk memastikan kondisi barang.

Nuñez menyebut permata-permata itu sebagai benda yang “tak ternilai dan memiliki nilai warisan budaya yang luar biasa.”


Pencurian serupa pernah terjadi

Kasus pencurian di Louvre bukan yang pertama kali. Pada tahun 1911, seorang pegawai asal Italia berhasil mencuri lukisan Mona Lisa dengan cara menyembunyikannya di balik jasnya. Lukisan itu baru ditemukan dua tahun kemudian.

Pada tahun 1998, lukisan abad ke-19 karya Camille Corot berjudul Le Chemin de Sèvres juga dicuri dan hingga kini belum ditemukan, mendorong peningkatan besar-besaran terhadap sistem keamanan museum.

Belakangan, Prancis memang tengah dilanda gelombang pencurian di berbagai museum.

Bulan lalu, pencuri membobol Museum Adrien Dubouché di Limoges dan membawa kabur koleksi porselen senilai €9,5 juta. Pada November 2024, tujuh benda bersejarah juga dicuri dari Museum Cognacq-Jay di Paris, lima di antaranya baru ditemukan kembali pekan lalu.

Masih di bulan yang sama, perampok bersenjata menyerang Museum Hieron di Burgundy, menembakkan senjata sebelum kabur dengan membawa karya seni abad ke-20 senilai jutaan euro. .

Tags: the louvre museum robery pencurian museum Louvre museum louvre Paris prancis


Baca Juga

Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah karena Alasan Kesehatan
Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah karena Alasan Kesehatan
Mbappe Pimpin Top Skor Piala Dunia 2026, Messi Masih Berpeluang Mengejar di Final
Mbappe Pimpin Top Skor Piala Dunia 2026, Messi Masih Berpeluang Mengejar di Final
Bukayo Saka Cetak Hattrick, Inggris Kalahkan Prancis 6-4, Ini Jalannya Pertandingan
Bukayo Saka Cetak Hattrick, Inggris Kalahkan Prancis 6-4, Ini Jalannya Pertandingan
Novelis Ternama dan Editor dari Prancis Cari Karya Terbaik Indonesia di MIWF 2026
Novelis Ternama dan Editor dari Prancis Cari Karya Terbaik Indonesia di MIWF 2026
Ada Apa William Saliba Mundur dari Timnas Prancis Usai FInal? Ternyata karena Ini
Ada Apa William Saliba Mundur dari Timnas Prancis Usai FInal? Ternyata karena Ini
Hotman 911 Ada di Makassar, Gratis Konsultasi Hukum
Hotman 911 Ada di Makassar, Gratis Konsultasi Hukum

Populer

  • 1
    Lima Tim Dance Terpilih Jadi Best Five di Honda DBL South Sulawesi 2026
  • 2
    Peserta KALLA 10K dari Riau hingga Papua, Ada Aturan Cut Off hingga DNF
  • 3
    Rektor Unismuh Dorong Ketahanan Air Berbasis Masyarakat di Tengah Perubahan Iklim
  • 4
    APBN Salurkan KUR Rp12,96 Triliun ke 181.912 Debitur di Sulsel
  • 5
    PDAM Makassar Sukses Tangani Keluhan Air Sempat Berwarna Hitam, Masalah Endapan dan Jaringan Pipa

Ekonomi

  • Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
    Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
  • Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan
    Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan
  • LPS Libatkan 100 Guru untuk Bangun Kebiasaan Menabung Pelajar Sulsel
    LPS Libatkan 100 Guru untuk Bangun Kebiasaan Menabung Pelajar Sulsel

Peristiwa

  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
    Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
  • Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
    Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID