LUMINASIA.ID, SAINT-DENIS - Pelatih Timnas Perancis, Zinedine Zidane, mengaku kecewa setelah timnya ditahan Italia dengan skor 1-1 dalam lanjutan Grup A1 UEFA Nations League 2026-2027 di Stade de France, Saint-Denis, Jumat (2/10/2026).
Pada pertandingan Prancis Vs Italia, Perancis gagal meraih kemenangan ketiga secara beruntun meski tampil dominan di kandang sendiri dan menciptakan banyak peluang dalam pertandingan yang juga menjadi laga kandang perdana Zidane sebagai pelatih Les Bleus.
Hasil imbang tersebut terasa mengecewakan bagi Zidane karena Perancis sempat unggul lebih dahulu melalui Michael Olise, sebelum Italia menyamakan kedudukan lewat Alessandro Bastoni.
“Saya sangat kecewa,” tutur Zidane setelah pertandingan, seperti dikutip dari RMC Sport.
Menurut Zidane, Perancis sebenarnya memiliki peluang untuk memastikan kemenangan, tetapi gagal memaksimalkan kesempatan yang tercipta sepanjang pertandingan.
“Kami pantas mendapatkan hasil yang lebih baik, tetapi sepak bola memang seperti itu. Kami seharusnya bisa memastikan kemenangan dalam pertandingan ini, tetapi saya bangga kepada para pemain saya,” ujarnya.
Zidane tetap mengapresiasi penampilan para pemainnya meski hasil akhir tidak sesuai harapan, terlebih Perancis harus kehilangan Dayot Upamecano yang mendapat kartu merah pada menit ke-85.
“Dari segi permainan, kami tampil sangat baik, para pemain saya menunjukkan sikap yang patut diteladani. Saya frustrasi untuk para pemain saya karena mereka telah memberikan segalanya,” kata Zidane, yang pernah membawa Perancis menjuarai Piala Dunia 1998 sebagai pemain.
Perancis membuka keunggulan pada menit ke-55 melalui tembakan kaki kiri Olise setelah memanfaatkan situasi tendangan bebas.
Bola tendangan Olise membentur bagian dalam mistar sebelum masuk ke gawang Italia yang dikawal Gianluigi Donnarumma.
Italia kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-68 melalui Bastoni, bek Inter Milan, yang berhasil merebut bola dari gelandang Como, Lucas Da Cunha.
Dalam proses gol tersebut, Da Cunha sejatinya mampu mengontrol umpan Adrien Rabiot dari lini belakang, tetapi bola yang berada di hadapannya berhasil dicuri Bastoni.
Bek Italia itu kemudian melaju dan menaklukkan kiper Mike Maignan untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Setelah pertandingan, Zidane mendapat pertanyaan mengenai Da Cunha yang terlibat dalam proses terjadinya gol penyeimbang Italia.
Namun, pelatih Perancis tersebut tidak menjadikan gelandang Como itu sebagai pihak yang harus disalahkan atas kegagalan timnya meraih tiga poin.
“Lucas Da Cunha kecewa? Tidak, saya tetap melihat semua hal lainnya. Yang terpenting adalah apa yang saya lihat dari semua pemain saya. Saya sangat puas. Mereka bisa bangga dengan apa yang telah mereka lakukan malam ini dari segi permainan,” ucap Zidane.
Hasil imbang tersebut membuat Perancis belum mampu merangkai tiga kemenangan beruntun setelah sebelumnya mengalahkan Turkiye dengan skor 1-0 dan Belgia dengan skor yang sama.
Meski gagal menang atas Italia, Perancis masih memimpin klasemen sementara Grup A1 UEFA Nations League 2026-2027 dengan tujuh poin.
Belgia berada di posisi kedua dengan enam poin, disusul Italia dengan empat poin, sedangkan Turkiye belum mengoleksi poin.
Perancis dijadwalkan kembali menjamu Belgia pada pertandingan berikutnya di Stade de France, Senin (5/10/2026), dengan target kembali ke jalur kemenangan.
Zidane mengaku ingin mempersembahkan kemenangan kepada para pendukung yang hadir di stadion, terutama karena pertandingan melawan Italia menjadi kesempatan pertamanya memimpin Perancis dalam laga kandang di Stade de France.
“Hal itu menyentuh hati saya, kami ingin memberikan kemenangan kepada seluruh publik,” ujar Zidane.
Namun, keinginan tersebut belum terwujud saat menghadapi Italia, sehingga Perancis akan berupaya meraih kemenangan pada pertandingan selanjutnya.
Perancis juga mendapat keuntungan menjelang laga melawan Belgia karena dua pemain andalan lini tengah lawannya, Youri Tielemans dan Kevin De Bruyne, dipastikan absen akibat skorsing.




