LUMINASIA.ID - Kegiatan Reses Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Insan, di Kelurahan Uluale, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Jumat (31/10/2025), menjadi ajang penyampaian aspirasi warga terkait kondisi ekonomi dan infrastruktur di wilayah tersebut.
Dalam dialog terbuka itu, warga menyoroti dua persoalan utama yang membutuhkan perhatian pemerintah provinsi, yakni penguatan ekonomi produktif masyarakat serta penanganan banjir di Kelurahan Uluale.
Masyarakat berharap pemerintah dapat memberikan dukungan konkret berupa pelatihan, bantuan modal, dan fasilitas usaha. Salah satu bentuk usaha yang berkembang di daerah itu adalah usaha bonsai dan budidaya ikan air tawar, yang dinilai berpotensi meningkatkan pendapatan warga jika dikelola secara berkelanjutan.
“Warga menginginkan adanya dukungan berupa bibit ikan, pelatihan wirausaha, serta sarana yang bisa membantu mereka mengembangkan usaha rumahan,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Selain sektor ekonomi, persoalan banjir di Sidrap juga menjadi perhatian utama. Genangan air yang kerap melanda beberapa titik di Uluale dianggap menghambat aktivitas warga, bahkan menyebabkan kerugian material setiap musim hujan.
Warga pun meminta agar pemerintah provinsi memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menyiapkan solusi jangka panjang, termasuk perbaikan drainase dan normalisasi aliran sungai di kawasan tersebut.
Menanggapi aspirasi itu, Andi Insan menyampaikan apresiasi atas keaktifan masyarakat dalam memberikan masukan secara terbuka. Ia menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan akan dibahas dalam rapat bersama pemerintah provinsi dan menjadi bagian dari usulan kebijakan pembangunan daerah.
“Semua masukan dari masyarakat akan kami catat dan perjuangkan dalam pembahasan program di tingkat provinsi. Kami ingin memastikan setiap aspirasi warga bisa diwujudkan dalam bentuk kebijakan yang nyata,” ujar Andi Insan.
Ia juga menekankan bahwa reses DPRD Sulsel bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan momentum penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
“Kegiatan reses ini bukan hanya ajang silaturahmi, tapi sarana memperjuangkan kebutuhan masyarakat di lapangan. Kami ingin memastikan pembangunan ekonomi dan infrastruktur di Uluale benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Dengan semangat partisipasi publik dan kolaborasi, kegiatan reses ini diharapkan mampu menghadirkan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan berkeadilan, terutama bagi masyarakat di wilayah pedesaan seperti Uluale, Sidrap.

