Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Opini

Gowa Movie Society Gelar Nobar RW Monginsidi di Hari Pahlawan

Selasa, 11 November 2025 12:33
Editor: Luminasia.id
  • Bagikan
Gowa Movie Society

Luminasia, Gowa — Dalam suasana peringatan Hari Pahlawan, komunitas Gowa Movie Society bersama RAKIT Gowa menggelar “Nonton Bareng dan Diskusi Film Hari Pahlawan” di RAKIT Gowa, Jalan Dahlia, Batang Kaluku, Kabupaten Gowa, pada Senin malam (10/11/2025). Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi bagi masyarakat untuk meninjau ulang konsep kepahlawanan melalui medium film.

Acara yang dimulai pukul 19.30 WITA ini menayangkan dua film klasik bertema perjuangan, yaitu Tapak-Tapak Kaki Wolter Monginsidi dan Doea Tanda Mata karya Teguh Karya. Kedua film dipilih untuk menghadirkan kembali nilai keberanian, penolakan terhadap ketidakadilan, dan kemanusiaan dalam bingkai sejarah Indonesia.

Arif, inisiator Gowa Movie Society, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk upaya menghidupkan kembali kesadaran sejarah di tengah masyarakat modern.
“Film adalah ruang perenungan yang tak kalah sakral dari monumen perjuangan. Kami ingin menghadirkan pahlawan bukan sekadar sebagai simbol masa lalu, tapi sebagai cara berpikir baru tentang keberanian dan kemanusiaan,” ujarnya.

Peserta turut memberikan pandangan kritis. Arbaina mengatakan bahwa kegiatan ini membuka perspektif baru mengenai perjuangan.
“Nonton bareng seperti ini bikin kita sadar bahwa perjuangan tidak selalu soal senjata. Kadang, yang paling berat adalah melawan diam dan abai,” ucapnya.

Asrianto dari TBM BallaBaca menilai diskusi tersebut sebagai praktik literasi yang dinamis.
“Diskusi film seperti ini menghubungkan budaya baca dan budaya tonton. Anak muda tidak hanya diajak mencari informasi, tapi juga diajarkan bagaimana mengolah makna dari apa yang mereka lihat,” jelasnya.

Salah satu peserta lain, Dian Aditya Ning Lestari, menambahkan pandangan kritis terhadap narasi kepahlawanan yang umum dipahami masyarakat.
“Menonton film RW Monginsidi di Hari Pahlawan merupakan bentuk pemberontakan, terhadap apa yang semestinya kita sebut pahlawan dan apa yang tidak,” ujarnya dalam sesi diskusi.

Selain menonton film, peserta juga melakukan refleksi mengenai bentuk-bentuk kepahlawanan masa kini, seperti keberanian bersuara, kesediaan membantu sesama, dan komitmen menjaga ruang publik yang kritis dan inklusif. Diskusi berlangsung hangat, melibatkan pelajar, pegiat komunitas, dan warga sekitar.

Kegiatan kemudian ditutup dengan renungan bersama mengenai bagaimana nilai kepahlawanan dapat diterapkan dalam tindakan sehari-hari, mulai dari menggerakkan ruang baca, menjaga ingatan kolektif sejarah, hingga memaknai film sebagai sarana pendidikan publik.

Acara ini menjadi pengingat bahwa memperingati Hari Pahlawan tidak hanya melalui upacara seremonial, tetapi juga dengan membangun kesadaran kritis dan keberanian untuk mendefinisikan ulang siapa pahlawan dalam kehidupan kita hari ini.

Tags: Gowa Movie Society

Populer

  • 1
    Ini Pernjelasan Manajemen Terkait Kebakaran Nipah Park, Penyebab Kebakaran Lengkap Kronologis
  • 2
    Lepas 92 Peserta Jamnas XII, Bupati Gowa Minta Jaga Nama Baik Daerah di Tingkat Nasional
  • 3
    Ini Juara Kompetisi Safety Riding Nasional AHM, Asmo Sulsel Dapat 1 Juara
  • 4
    Cegah Kerugian Daerah, Wakil Bupati Gowa Ingatkan Pimpinan OPD dan ASN Mengenai Pentingnya Fungsi Pengawasan
  • 5
    Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda

Ekonomi

  • OJK Luncurkan ETF Emas di HUT Ke-49 Pasar Modal, Perkuat Pilihan Investasi dan Pendalaman Pasar
    OJK Luncurkan ETF Emas di HUT Ke-49 Pasar Modal, Perkuat Pilihan Investasi dan Pendalaman Pasar
  • Astra Motor Sulsel Tawarkan Motor Sport, Harga Mulai Rp20 Jutaan DP Rp2 jutaan
    Astra Motor Sulsel Tawarkan Motor Sport, Harga Mulai Rp20 Jutaan DP Rp2 jutaan
  • Resmi Diumumkan! Segini Tarif Listrik PLN, Berlaku hingga September 2026 di Seluruh Indonesia
    Resmi Diumumkan! Segini Tarif Listrik PLN, Berlaku hingga September 2026 di Seluruh Indonesia

Peristiwa

  • Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantu Perempuan, Diduga Terkait Perilaku Tak Pantas
    Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantu Perempuan, Diduga Terkait Perilaku Tak Pantas
  • Presiden Iran Bertemu Mojtaba Khamenei, Bahas Apa?
    Presiden Iran Bertemu Mojtaba Khamenei, Bahas Apa?
  • Peresmian Gedung Balaputradewa Tandai Komitmen Nalanda Tingkatkan Mutu Pendidikan
    Peresmian Gedung Balaputradewa Tandai Komitmen Nalanda Tingkatkan Mutu Pendidikan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID