Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Jejak Panjang Indosat Ooredoo Hutchison, Berawal dari Satelindo pada 1993

Rabu, 12 November 2025 23:32
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
update informasi Indosat di website resmi


LUMINASIA.ID - PT Satelit Palapa Indonesia, yang lebih dikenal dengan nama Satelindo, resmi berdiri pada 29 Januari 1993.

Pada awalnya, perusahaan ini berperan sebagai pengelola sistem Satelit Palapa yang sebelumnya dioperasikan oleh PT Telkom Indonesia.

Mengutip data publikasi pada Selasa (1/10), Satelindo tak hanya fokus pada bisnis satelit, tetapi juga menjadi pionir dalam dunia telekomunikasi Tanah Air. Pada tahun 1993, perusahaan ini mendapatkan izin pemerintah untuk membangun jaringan GSM pertama di Indonesia.

Peluncuran Sistem GSM dan Lahirnya Kartu Prabayar

Satelindo meluncurkan sistem GSM secara resmi di Jakarta pada 1 November 1994. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam sejarah komunikasi seluler nasional.

Untuk memenuhi kebutuhan pengguna, Satelindo menghadirkan sistem kartu SIM pada tahun 1995, disusul peluncuran produk Satelindo Card pada Oktober 1997.
Kartu prabayar Mentari kemudian diperkenalkan pada 27 September 1998, sementara Matrix sebagai kartu pascabayar diluncurkan pada tahun 2002.

Perubahan Kepemilikan dan Transformasi ke Indosat

Pada Juni 2002, Indosat resmi mengambil alih 100 persen saham Satelindo. Sebelumnya, PT Indosat Multimedia Mobile (Indosat-M3) telah didirikan pada 25 Juli 2001 sebagai operator GSM. Indosat-M3 kemudian melebur ke dalam PT Indosat Tbk pada akhir 2003.

Indosat memperkenalkan berbagai produk, seperti kartu prabayar SMART (kini IM3 Prabayar) dan kartu pascabayar BRIGHT (kini IM3 Pascabayar).

Pada Februari 2013, Qatar Telecom (Qtel)—pemegang 65 persen saham Indosat—berganti nama menjadi Ooredoo. Dua tahun kemudian, tepatnya 19 November 2015, Indosat resmi berubah identitas menjadi Indosat Ooredoo.

Merger dengan Hutchison

Tonggak besar berikutnya terjadi pada 4 Januari 2022, ketika Indosat Ooredoo bergabung dengan PT Hutchison 3 Indonesia, membentuk Indosat Ooredoo Hutchison (IOH).
Rencana merger tersebut pertama kali diumumkan pada 16 September 2021. Setelah merger, IOH menjadi operator seluler terbesar kedua di Indonesia dengan 102,2 juta pelanggan pada akhir 2022.

Komposisi kepemilikan pascamerger terdiri dari Ooredoo Hutchison Asia Pte. Ltd. (65,64 persen), PT Tiga Telekomunikasi Indonesia (10,8 persen), PT Perusahaan Pengelola Aset/PPA (9,63 persen), dan masyarakat (14 persen).

Saham pemerintah yang sebelumnya 14,29 persen telah dialihkan ke PPA pada April 2021 dan mengalami dilusi setelah merger, namun pemerintah tetap memegang saham dwiwarna seri A.

Inovasi Pascamerger

Setelah merger, IOH terus berinovasi. Pada 9 September 2022, perusahaan meluncurkan layanan internet serat optik Indosat HiFi, menawarkan kecepatan hingga 100 Mbps tanpa batasan FUP (Fair Usage Policy).

Langkah ini dilakukan setelah penghentian operasi IndosatM2. Untuk memperluas jangkauan, IOH mengakuisisi 330 ribu pelanggan MNC Play pada November 2023.

Integrasi jaringan Indosat dan Tri juga telah rampung pada April 2023. Selain itu, Indosat mendukung kebijakan Kementerian Kominfo dengan menonaktifkan jaringan 3G guna memperkuat jaringan 4G dan 5G di seluruh Indonesia.

Salah satu pelanggan setia Indosat, Vera, warga Tasikmalaya, mengaku telah menggunakan layanan sejak tahun 2000, ketika masih bernama Satelindo dan Matrix.

“Selama ini saya tidak pernah kecewa. Banyak inovasi-inovasinya, dan harganya tetap terjangkau,” ujar Vera.


Tags: indosat ooredoo hutchison media buzz

Baca Juga

Indosat Bukukan Kinerja Tertinggi, Pendapatan Kuartal I 2026 Tembus Rp15,2 Triliun
Indosat Bukukan Kinerja Tertinggi, Pendapatan Kuartal I 2026 Tembus Rp15,2 Triliun
Indosat Hadirkan Rumah Haji dan Umrah di Asrama Sudiang
Indosat Hadirkan Rumah Haji dan Umrah di Asrama Sudiang
Tri Ibadah Tawarkan Internet Haji Hingga 30GB, Harga Mulai Rp650 Ribu
Tri Ibadah Tawarkan Internet Haji Hingga 30GB, Harga Mulai Rp650 Ribu
Beli Paket IM3 dan Tri Bisa Akses Google Gemini AI Plus hingga 6 Bulan
Beli Paket IM3 dan Tri Bisa Akses Google Gemini AI Plus hingga 6 Bulan
Trafik Data Indosat Naik hingga 54 Persen Saat Mudik Lebaran 2026, Khusus di Sulsel Jeneponto Tertinggi
Trafik Data Indosat Naik hingga 54 Persen Saat Mudik Lebaran 2026, Khusus di Sulsel Jeneponto Tertinggi
Indosat Ooredoo Hutchison Hadirkan Posko Mudik Sulsel, di RM Tahu Sumedang Jeneponto dan Pangkep
Indosat Ooredoo Hutchison Hadirkan Posko Mudik Sulsel, di RM Tahu Sumedang Jeneponto dan Pangkep

Populer

  • 1
    OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset
  • 2
    Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
  • 3
    Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
  • 4
    Umat Buddha Sulawesi Selatan Tuang 1.500 Liter Eco-Enzyme di Kanal Makassar, Gaungkan Kepedulian Lingkungan Saat Waisak
  • 5
    Pelajar Asal Gowa Lolos ke Final Liga Pencarian Bakat Bergengsi di Belanda

Ekonomi

  • XLSMART Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Integrasi dan Ekspansi 5G Jadi Motor Pertumbuhan
    XLSMART Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Integrasi dan Ekspansi 5G Jadi Motor Pertumbuhan
  • Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
    Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
  • OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset
    OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset

Peristiwa

  • BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
    BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
  • Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
    Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
  • Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
    Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID