TAKALAR — Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Selatan periode 2025–2030 menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) perdana usai resmi dilantik, sebagai langkah awal memperkuat konsolidasi organisasi dan merumuskan arah program kerja ke depan.
Rakerda JMSI Sulsel dirangkaikan dengan agenda silaturahim pengurus dan anggota, serta dikemas dalam suasana santai melalui konsep family gathering yang berlangsung di kawasan Pandanga, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sabtu (20/12/2025).
Ketua JMSI Sulsel, Ilham Husen, mengatakan kegiatan tersebut merupakan pertemuan pertama seluruh pengurus dan anggota setelah pelantikan yang digelar di Claro Hotel Makassar pada 15 November 2025 lalu.
“Ini adalah pertemuan pertama kita pasca pelantikan. Momentum ini sangat penting untuk menyatukan visi, menyusun program kerja, serta memperkuat soliditas organisasi JMSI Sulsel ke depan,” ujar Ilham Husen yang akrab disapa Haji Itol.
Ia menjelaskan, Rakerda difokuskan pada sinkronisasi program kerja JMSI Sulsel dengan kebijakan dan arah organisasi JMSI di tingkat pusat, sekaligus membangun kolaborasi yang strategis dan efektif dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Rakerda ini lebih fokus pada penyelarasan program dengan JMSI pusat, termasuk membangun kolaborasi yang strategis dan efektif dengan stakeholder,” kata Ilham.
Sebagai organisasi perusahaan pers siber, lanjut Ilham, program kerja JMSI Sulsel diarahkan pada penguatan perusahaan media agar semakin profesional, sehat secara bisnis, dan tetap independen dalam menjalankan fungsi jurnalistik.
“Tentu semua itu dilakukan dalam semangat kolaborasi, tanpa mengabaikan tanggung jawab serta peran kita sebagai insan pers,” tegas pimpinan media Suaracelebes tersebut.
Menurutnya, kegiatan Rakerda ini tidak hanya membahas agenda organisasi, tetapi juga menjadi ruang silaturahim untuk mempererat hubungan antar pengurus dan anggota JMSI Sulsel.
“Raker hari ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga menjadi momen silaturahim untuk memperkuat kebersamaan dan kekompakan seluruh pengurus dan anggota JMSI Sulsel,” tambah Haji Itol.
Sementara itu, Sekretaris JMSI Sulsel, Haeruddin, menyampaikan bahwa Rakerda juga membahas rencana pembentukan kepengurusan cabang JMSI di tingkat kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
“Pada tahun 2026, sejumlah cabang JMSI ditargetkan terbentuk, termasuk di wilayah Luwu Raya dan Ajatappareng,” ujar Haeruddin.
CEO Tebaran.com tersebut menambahkan bahwa program kerja JMSI Sulsel tidak hanya bersifat organisatoris, tetapi juga mengandung nilai edukasi serta berperan dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.
Rapat kerja ini diharapkan mampu melahirkan program-program strategis yang mendorong profesionalisme media siber, memperkuat tata kelola perusahaan pers, serta menegaskan peran JMSI sebagai mitra pembangunan di Sulawesi Selatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris JMSI Sulsel Haeruddin, Bendahara JMSI Sulsel Andi Besse Nabila Saskia, serta jajaran pengurus dan anggota JMSI Sulsel lainnya.
Sebagai informasi, JMSI merupakan organisasi perusahaan pers yang berstatus konstituen Dewan Pers dan di tingkat pusat dipimpin oleh Teguh Santosa.
Di Sulawesi Selatan, JMSI menghimpun sedikitnya 40 perusahaan pers atau media daring profesional yang berkomitmen pada jurnalisme berkualitas, beretika, dan berkelanjutan.

