Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Olahraga

Ini Niat Puasa Rajab, Berbeda dari Niat Puasa Ramadhan?

Senin, 22 Desember 2025 19:13
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
niat puasa Rajab

LUMINASIA.ID -  Umat Islam memasuki bulan Rajab 1447 Hijriah, salah satu bulan yang dimuliakan dalam ajaran Islam. Pada tahun ini, 1 Rajab 1447 H bertepatan dengan Ahad, 21 Desember 2025, sementara awal malam Rajab dimulai sejak Sabtu malam, 20 Desember 2025, setelah waktu Maghrib.

Rajab dikenal sebagai momentum untuk memperbanyak amal ibadah, salah satunya dengan menjalankan puasa sunnah Rajab. Bulan ini kerap dimanfaatkan umat Islam sebagai fase awal pembinaan spiritual sebelum memasuki bulan Syaban dan puncaknya Ramadan.

Mengutip Baitulmaal Muamalat, Rajab termasuk ke dalam empat bulan haram (asyhurul hurum) bersama Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram. Pada bulan-bulan tersebut, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ketakwaan dengan memperbanyak amal saleh serta menjauhi perbuatan maksiat.

Para ulama memandang bulan Rajab sebagai waktu yang tepat untuk membiasakan diri dengan ibadah sunnah, termasuk puasa, sebagai persiapan rohani menyambut datangnya Ramadan. Oleh sebab itu, puasa sunnah Rajab menjadi salah satu amalan yang banyak dikerjakan.

Niat Puasa Rajab

Seperti halnya niat puasa Ramadhan, niat puasa Rajab dapat diucapkan sejak malam hari.

Namun, niat juga masih sah apabila dibaca pada siang hari sebelum waktu Zuhur, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Niat puasa Rajab pada malam hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i sunnati Rajaba lillāhi ta‘ālā.

Artinya: Saya berniat berpuasa sunnah Rajab esok hari karena Allah Ta’ala.

Niat puasa Rajab pada siang hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma hādzal yaumi ‘an adā’i sunnati Rajaba lillāhi ta‘ālā.

Artinya: Saya berniat berpuasa sunnah Rajab hari ini karena Allah Ta’ala.

Doa Buka Puasa Rajab

Setelah menunaikan puasa sunnah Rajab, umat Islam dianjurkan membaca doa berbuka puasa sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW. Doa ini dibaca saat waktu berbuka tiba:

اللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Latin: Allāhumma laka shumtu wa bika āmantu wa ‘alā rizqika afthartu.

Artinya: Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.

Selain itu, selama bulan Rajab umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dan zikir. Salah satu doa yang sering dibaca ketika memasuki bulan Rajab adalah:

اللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Latin: Allāhumma bārik lanā fī Rajaba wa Sya‘bāna wa ballighnā Ramadhān.

Artinya: Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban, serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadan.

Rajab memiliki keistimewaan sebagai bulan haram yang dimuliakan Allah SWT serta menjadi bulan terjadinya peristiwa besar Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, memahami tata cara niat puasa Rajab dan mengamalkan doa-doa di bulan ini menjadi bagian penting dalam menghidupkan ibadah, sekaligus menyiapkan diri secara spiritual menuju bulan suci Ramadan.

Tags: niat puasa Rajab Puasa Rajab Puasa Ramadan

Baca Juga

Paket Buka Puasa Ramadhan All You Can Eat di Hotel Almadera Makassar Hanya Rp85 Ribu
Paket Buka Puasa Ramadhan All You Can Eat di Hotel Almadera Makassar Hanya Rp85 Ribu
Lezatnya Sate hingga Kambing Guling di Buka Puasa Hotel Gammara, dengan Pilihan 20 Sambal
Lezatnya Sate hingga Kambing Guling di Buka Puasa Hotel Gammara, dengan Pilihan 20 Sambal
Tata Cara Sholat Nisfu Syaban, Jatuh pada 2 Februari 2026 dan Doa yang Dianjurkan
Tata Cara Sholat Nisfu Syaban, Jatuh pada 2 Februari 2026 dan Doa yang Dianjurkan
Ini Keutamaan, Jadwal, dan Niat Puasa Ayyamul Bidh
Ini Keutamaan, Jadwal, dan Niat Puasa Ayyamul Bidh
Potensi Beda Awal Puasa Ramadan 2026, Ini Penjelasan Versi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU
Potensi Beda Awal Puasa Ramadan 2026, Ini Penjelasan Versi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU
Puasa Ramadhan 2026 Tinggal Hitungan Hari, Ini Perbedaan Tanggal Awal Versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah
Puasa Ramadhan 2026 Tinggal Hitungan Hari, Ini Perbedaan Tanggal Awal Versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah

Populer

  • 1
    Zulkifli Terpilih Nahkodai PGRI Cabang Bajeng Lima Tahun ke Depan
  • 2
    Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp43.000, Pecahan 1 Gram Kini Rp2.904.000
  • 3
    Birmingham City vs Leeds United: Duel Klub Milik Investor Amerika di FA Cup 2026, Sentuhan Tom Brady vs 49ers Enterprises
  • 4
    Saham Grup Bakrie Menguat, BUMI Pimpin Lonjakan Transaksi Sepekan
  • 5
    Harga Emas Hari Ini, Antam Mulai Rp1,527 Juta

Ekonomi

  • Harga Emas Antam di Makassar Hari Ini Stabil, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
    Harga Emas Antam di Makassar Hari Ini Stabil, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
  • Saham BMRI Masuk dalam Saham dengan Pembelian ASing Terbesar
    Saham BMRI Masuk dalam Saham dengan Pembelian ASing Terbesar
  • Harga Emas Hari Ini, Antam Mulai Rp1,527 Juta
    Harga Emas Hari Ini, Antam Mulai Rp1,527 Juta

Peristiwa

  • Perbedaan Awal Ramadhan 2026 Jadi Ruang Edukasi Ilmiah dan Toleransi Umat
    Perbedaan Awal Ramadhan 2026 Jadi Ruang Edukasi Ilmiah dan Toleransi Umat
  • Sambut Ramadhan, PHI Bersih-Bersih Masjid Anshar Somba Opu
    Sambut Ramadhan, PHI Bersih-Bersih Masjid Anshar Somba Opu
  • Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
    Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID