LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) mencatatkan 1.993 prestasi mahasiswa sepanjang tahun 2025, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Rekapitulasi capaian tersebut diumumkan dalam ajang Kemahasiswaan Award 2025 yang digelar di Balai Sidang Muktamar ke-47 Unismuh Makassar, Selasa (23/12/2025).
Dari total prestasi tersebut, capaian internasional berjumlah 376 prestasi, yang terdiri atas 188 prestasi akademik internasional dan 188 prestasi nonakademik internasional. Sementara di tingkat nasional, mahasiswa Unismuh membukukan 894 prestasi akademik nasional serta 723 prestasi nonakademik nasional.
Ketua Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) Unismuh Makassar, Dr Nenny, menilai capaian tersebut mencerminkan ekosistem pembinaan kemahasiswaan yang semakin terintegrasi, mulai dari mahasiswa, dosen pembina, program studi, fakultas, hingga kebijakan universitas.
“Prestasi ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan dari kerja kolektif seluruh unsur di Unismuh,” ujarnya.
Selain prestasi kompetisi, Unismuh juga melaporkan kinerja positif pada program strategis nasional di bawah Belmawa. Sepanjang 2025, Unismuh meloloskan enam tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), lima tim Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), serta satu Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa). Menurut Nenny, capaian ini menegaskan bahwa mahasiswa Unismuh tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkembang dalam kewirausahaan, kepemimpinan, dan pengabdian sosial.
Pada level institusional, Unismuh Makassar meraih Terbaik I Kinerja Kemahasiswaan serta Terbaik II Jumlah Judul PKM Terbanyak pada ajang LLDIKTI Awards 2025. Sejumlah pimpinan universitas turut hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk rektor dan para wakil rektor, para dekan dan wakil dekan bidang kemahasiswaan, serta perwakilan LLDIKTI Wilayah IX.
Rektor Unismuh Makassar, Dr Ir H Abdul Rakhim Nanda, menegaskan bahwa Kemahasiswaan Award bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan penanda arah strategis pembentukan budaya prestasi, kedisiplinan, dan kontribusi mahasiswa. Ia mengungkapkan telah menandatangani lebih dari 500 sertifikat penghargaan sebagai bentuk pengakuan resmi universitas kepada mahasiswa berprestasi.
“Perguruan tinggi ini dibuka untuk melayani orang-orang yang ingin berprestasi. Kami memberi penghargaan bagi yang berkontribusi positif, dan bersikap tegas terhadap perilaku yang mencederai nama baik institusi,” tegas Rakhim.
Untuk memperkuat pembinaan, pimpinan universitas memutuskan menyiapkan anggaran sekitar Rp1,2 miliar per tahun bagi pembinaan kreativitas dan prestasi mahasiswa pada tahun akademik 2026/2027. Rakhim mengaitkan capaian mahasiswa dengan reputasi global Unismuh, termasuk kiprah universitas dalam pemeringkatan internasional serta status akreditasi unggul. Ia juga menegaskan komitmen akuntabilitas pengelolaan dana pendidikan melalui audit internal, audit Persyarikatan Muhammadiyah, hingga audit kantor akuntan publik dengan opini wajar tanpa pengecualian.
Dari pihak eksternal, LLDIKTI Wilayah IX menyampaikan apresiasi atas konsistensi ekosistem kemahasiswaan Unismuh Makassar, termasuk peran dosen pembina dan tata kelola kelembagaan. Sambutan disampaikan oleh Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah IX, Syahruddin, yang menilai capaian kemahasiswaan Unismuh selaras dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga kepemimpinan, kewirausahaan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pada puncak acara, Fakultas Agama Islam (FAI) ditetapkan sebagai Juara Umum Kemahasiswaan Award 2025. Dekan FAI, Dr Amirah Mawardi, menyebut capaian tersebut lahir dari budaya juara serta pembinaan yang terarah dan kolaboratif. Wakil Dekan III FAI, Elli, menambahkan bahwa pendampingan mahasiswa dilakukan secara intensif melalui tim dosen serta penguatan jejaring, termasuk dukungan pendanaan kegiatan kemahasiswaan.
Kemahasiswaan Award 2025 ditutup dengan penegasan komitmen Unismuh Makassar untuk terus memperkuat pembinaan berbasis data, pendampingan intensif, dan jejaring nasional hingga internasional, dengan orientasi pada prestasi mahasiswa yang berkarakter dan berdampak sosial.

