LUMINASIA.ID, NASIONAL - Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mencatatkan penguatan pada perdagangan hari ini, Senin (5/1/2026). Berdasarkan data perdagangan di Bursa Efek Indonesia, harga saham ADRO berada di level Rp1.845 per saham, naik 25 poin atau setara 1,37 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Pergerakan saham ADRO sejak pembukaan menunjukkan tren positif. Grafik perdagangan memperlihatkan harga saham sempat bergerak fluktuatif, namun tetap bertahan di zona hijau hingga menjelang tengah hari. Level harga tertinggi intraday berada di kisaran Rp1.850, sementara penutupan sebelumnya tercatat di Rp1.820 per saham.
Dari sisi fundamental, PT Alamtri Resources Indonesia memiliki kapitalisasi pasar sekitar Rp51,26 triliun. Emiten sektor mineral dan energi dengan fokus industri batu bara ini juga dikenal sebagai salah satu saham dengan imbal hasil dividen tinggi. Tercatat, dividend yield perusahaan berada di kisaran 15,03 persen.
Kinerja keuangan perseroan juga terbilang solid. Pendapatan perusahaan sepanjang tahun buku terakhir tercatat sekitar Rp32,94 triliun, dengan pendapatan bersih mencapai Rp21,87 triliun. Jumlah saham beredar ADRO mencapai 10,62 miliar lembar, dengan beta 1 tahun di level 0,81 yang mencerminkan volatilitas relatif lebih rendah dibandingkan pasar.
Untuk kinerja mendatang, laporan keuangan berikutnya dijadwalkan rilis sekitar 26 Februari 2026 untuk periode kuartal IV 2025. Konsensus memperkirakan laba per saham (EPS) pada periode tersebut mencapai Rp113,68, dengan estimasi pendapatan sebesar Rp8,52 triliun.
Dari sisi perusahaan, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk berkantor pusat di Jakarta dan berdiri sejak tahun 2004. Perusahaan melantai di bursa pada 16 Juli 2008. Saat ini, posisi CEO dijabat oleh Garibaldi Thohir.
Dengan pergerakan harga yang menguat serta fundamental yang masih menarik, saham ADRO tetap menjadi salah satu saham sektor batu bara yang diperhatikan pelaku pasar di awal perdagangan tahun 2026

