LUMINASIA.ID — Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD/sederajat dan SMP/sederajat dijadwalkan berlangsung pada April 2026, sehingga peserta didik kelas 6 SD dan kelas 9 SMP perlu mulai memahami skema ujian sejak sekarang agar persiapan belajar lebih terarah.
Pelaksanaan TKA SD–SMP terintegrasi dengan Asesmen Nasional (AN) dan berbeda dengan TKA jenjang SMA/sederajat karena hanya memuat dua mata pelajaran wajib, yakni Matematika dan Bahasa Indonesia, tanpa mata pelajaran pilihan tambahan.
Pemahaman terhadap bentuk dan struktur soal TKA menjadi penting karena pola soal tidak hanya menguji hafalan, tetapi juga kemampuan bernalar, menganalisis, serta memahami konteks.
Struktur Soal dalam TKA SD–SMP 2026
Mengacu pada ketentuan Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, soal TKA SD–SMP 2026 disusun dalam dua struktur utama, yaitu soal tunggal dan soal grup.
Soal tunggal merupakan soal yang berdiri sendiri dan tidak berkaitan dengan soal lain, sedangkan soal grup terdiri atas beberapa pertanyaan yang merujuk pada satu stimulus yang sama, seperti teks bacaan, tabel, grafik, atau ilustrasi data.
Dari struktur tersebut, soal TKA SD–SMP 2026 kemudian dikemas dalam tiga bentuk utama, yang perlu dipahami siswa agar tidak keliru saat mengerjakan.
Tiga Bentuk Soal TKA SD–SMP 2026
Bentuk pertama adalah pilihan ganda sederhana, yaitu soal dengan satu jawaban benar dari beberapa opsi yang tersedia, sehingga siswa hanya perlu memilih satu jawaban paling tepat.
Bentuk kedua adalah pilihan ganda kompleks atau Multiple Choice Multiple Answers (MCMA), yang memungkinkan terdapat lebih dari satu jawaban benar, sehingga peserta harus memilih satu hingga beberapa opsi yang sesuai dengan perintah soal.
Bentuk ketiga adalah pilihan ganda kompleks model kategori, di mana siswa diminta menilai beberapa pernyataan secara terpisah, misalnya dengan memilih kategori seperti benar/salah atau sesuai/tidak sesuai pada setiap pernyataan yang disajikan.
Ketiga bentuk soal ini dirancang untuk mengukur ketelitian, pemahaman konsep, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Materi TKA SD 2026
Untuk jenjang SD/sederajat, TKA mencakup dua mata pelajaran wajib, yakni Matematika dan Bahasa Indonesia.
Pada mata pelajaran Matematika, materi yang diujikan meliputi bilangan rasional, geometri dan pengukuran, serta penyajian dan pemanfaatan data.
Sementara pada Bahasa Indonesia, soal difokuskan pada pemahaman teks informasi dan teks fiksi, karakteristik kosakata, struktur kalimat, serta pemahaman wacana secara utuh.
Materi TKA SMP 2026
Untuk jenjang SMP/sederajat, mata pelajaran yang diujikan tetap Matematika dan Bahasa Indonesia, namun dengan cakupan materi yang lebih luas.
Materi Matematika SMP meliputi bilangan, aljabar, geometri dan pengukuran, serta data dan peluang.
Adapun Bahasa Indonesia SMP tetap menitikberatkan pada teks informasi dan teks fiksi, penguasaan kosakata, pemahaman struktur kalimat, serta kemampuan menganalisis wacana.
Akses Contoh Soal TKA SD–SMP 2026
Sebagai bagian dari persiapan, Pusmendik Kemendikdasmen telah menyediakan contoh dan latihan soal TKA yang dapat diakses secara daring oleh siswa, baik untuk jenjang SD maupun SMP, pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia.
Latihan soal ini dapat dimanfaatkan untuk membiasakan diri dengan pola soal, bentuk jawaban, serta tingkat kesulitan yang akan dihadapi saat TKA berlangsung.
Dengan memahami bentuk soal, struktur tes, dan materi yang diujikan sejak dini, siswa diharapkan dapat mempersiapkan diri lebih optimal dalam menghadapi TKA SD–SMP 2026, yang meski tidak bersifat wajib, tetap memiliki peran penting terutama dalam jalur prestasi pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).CONTOH SOAL TKA SD MATEMATIKA
CONTOH SOAL TKA SD BAHASA INDONESIA
CONTOH SOAL TKA SMP MATEMATIKA
CONTOH SOAL TKA SMP BAHASA INDONESIA

