Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Olahraga

Massimiliano Allegri, Arsitek Ketenangan Juventus di Tengah Badai Kritik

Selasa, 13 Januari 2026 11:38
Editor: diku
  • Bagikan
Massimiliano Allegri (sempreinter)

LUMINASIA.ID, BOLA - Massimiliano Allegri datang ke Juventus di tengah gelombang skeptisisme. Ditunjuk menggantikan Antonio Conte—pelatih yang membawa Bianconeri meraih tiga Scudetto beruntun—Allegri langsung menghadapi tekanan besar bahkan sebelum ia benar-benar duduk nyaman di kursi pelatih. Protes suporter pecah, keraguan media menguat, dan bayang-bayang Conte terasa di setiap sudut Continassa.

Namun, di balik semua itu, Allegri justru memilih jalur yang berbeda: ketenangan.

Alih-alih terpancing oleh kritik, pelatih yang sebelumnya menangani AC Milan itu tetap teguh pada pendekatannya. Ketika motivasi timnya dipertanyakan pada Oktober, Allegri menjawab dengan kalimat sederhana namun sarat makna.
“Sedikit demi sedikit kita akan melihat sampai di mana kita bisa melangkah,” ujarnya kala itu.

Pernyataan tersebut kini terasa profetik. Juventus di bawah Allegri tak hanya berhasil merebut gelar Serie A dan Coppa Italia, tetapi juga melangkah ke final Liga Champions. Sebuah pencapaian yang menegaskan bahwa ketenangan bisa menjadi senjata mematikan.

Salah satu ujian terberat Allegri adalah hubungannya dengan Andrea Pirlo. Keduanya memiliki sejarah rumit sejak di Milan, ketika Allegri memutuskan melepas sang maestro pada 2011. Di Juventus, konflik kembali muncul saat Allegri berniat menempatkan Pirlo di sisi kiri lini tengah. Pirlo merasa keputusan itu seolah meniadakan identitasnya sebagai pengatur permainan.

Namun Allegri menunjukkan kualitas yang jarang dimiliki: keberanian mengakui kesalahan. Ia menyesuaikan pendekatannya dan memastikan Pirlo tetap menjadi pusat permainan. Keputusan itu terbukti krusial dalam perjalanan Juventus musim ini.

Dari luar, Allegri kerap dicap kaku dan konservatif. Namun di ruang ganti, ia dikenal sebagai figur yang rasional dan protektif terhadap pemainnya. Ia tidak mencari pembenaran di media, tidak pula menyalahkan individu. Fokusnya hanya satu: hasil.

Kini, di Berlin, Allegri berdiri di ambang sejarah. Jika Juventus mampu menaklukkan Barcelona, ia akan menutup musim dengan treble—sebuah jawaban telak bagi semua keraguan yang mengiringi kedatangannya.

Dari pelatih yang diragukan, menjadi arsitek kebangkitan. Dari sosok yang diprotes, menjadi pemimpin yang dipercaya. Massimiliano Allegri membuktikan bahwa dalam sepak bola, bukan suara paling keras yang menang, tetapi mereka yang paling sabar dan paling konsisten.

Tags: Massimiliano Allegri Juventus Sepakbola Olahraga

Baca Juga

Juventus Tutup Tur Pramusim dengan Kemenangan 2-0 atas Palermo
Juventus Tutup Tur Pramusim dengan Kemenangan 2-0 atas Palermo
NIPAH PARK Hadirkan Pekan Olahraga 2026 dengan 25 Cabang, Angkat Semangat Sport dan Sustainability
NIPAH PARK Hadirkan Pekan Olahraga 2026 dengan 25 Cabang, Angkat Semangat Sport dan Sustainability
Tempat Menonton Ajax vs Bochum Malam Ini, Berikut Jadwal Kick-off dan Informasi Siaran
Tempat Menonton Ajax vs Bochum Malam Ini, Berikut Jadwal Kick-off dan Informasi Siaran
Transfer Ederson Atalanta ke Manchester United Belum Batal, Klub Bantah Isu Tes Medis
Transfer Ederson Atalanta ke Manchester United Belum Batal, Klub Bantah Isu Tes Medis
Yayat Gym Bertahan di Tengah Gempuran Pusat Kebugaran Premium, Tarif Latihan Hanya Rp90 Ribu per Bulan
Yayat Gym Bertahan di Tengah Gempuran Pusat Kebugaran Premium, Tarif Latihan Hanya Rp90 Ribu per Bulan
Antusiasme Pekan Olahraga NIPAH 2026 Meningkat, Peserta Pra-Event E-Sport hingga Anggar Lampaui Target
Antusiasme Pekan Olahraga NIPAH 2026 Meningkat, Peserta Pra-Event E-Sport hingga Anggar Lampaui Target

Populer

  • 1
    Ini Pernjelasan Manajemen Terkait Kebakaran Nipah Park, Penyebab Kebakaran Lengkap Kronologis
  • 2
    Belajar dari UTM, Pendidikan Sosiologi Unismuh Dorong Kolaborasi Perkuat Daya Saing Global
  • 3
    Bupati Talenrang Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa
  • 4
    Pemkot Makassar Matangkan HUT Ke-81 RI, Karebosi Jadi Pusat Upacara Kemerdekaan
  • 5
    Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda

Ekonomi

  • XLSMART Catat Kinerja Solid Semester I 2026, Laba Bersih Melonjak 294 Persen
    XLSMART Catat Kinerja Solid Semester I 2026, Laba Bersih Melonjak 294 Persen
  • Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
    Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
  • Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
    Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Peristiwa

  • Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
    Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
  • Dedi Congor Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi, Perkara di Polri Berjalan Sejak 2023
    Dedi Congor Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi, Perkara di Polri Berjalan Sejak 2023
  • Rebo Wekasan 2026 Jatuh 12 Agustus, Begini Sejarah dan Tradisinya di Masyarakat Jawa
    Rebo Wekasan 2026 Jatuh 12 Agustus, Begini Sejarah dan Tradisinya di Masyarakat Jawa
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID