LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - Platform media sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, kembali mengalami gangguan akses pada Jumat pagi, memengaruhi puluhan ribu pengguna di seluruh Amerika Serikat. Berdasarkan data Downdetector, laporan puncak mencapai lebih dari 74.000 orang sekitar pukul 10 pagi ET, dengan sebagian besar masalah terkait aplikasi mobile.
Dilansir USAToday via MSN, meskipun perbaikan dilakukan secara cepat dan jumlah laporan menurun menjadi sekitar 1.000 pada pukul 2 siang ET, ini menandai kegagalan kedua dalam satu minggu. Pada Selasa, 13 Januari, lebih dari 24.000 pengguna juga sempat tidak dapat mengakses platform.
Belum ada informasi resmi mengenai penyebab pemadaman terbaru ini. Namun, masalah berulang ini terjadi setelah platform menghadapi kendala terkait layanan infrastruktur internet, termasuk insiden yang menimpa Cloudflare pada November dan Desember 2025. Dampaknya tidak hanya dirasakan X, tetapi juga platform besar lain seperti LinkedIn, Fortnite, dan DoorDash.
Gangguan berulang ini menimbulkan pertanyaan mengenai ketahanan infrastruktur digital di era di mana akses media sosial menjadi bagian penting dari komunikasi dan bisnis sehari-hari. Pengguna di kota-kota besar seperti New York, Los Angeles, Dallas, dan Houston menjadi yang paling terdampak.
USA TODAY telah menghubungi X untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut mengenai pemadaman ini.

