LUMINASIA.ID, BOLA - Keberhasilan Alex Ferreira meraih emas di nomor freeski halfpipe putra Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 bukan sekadar kemenangan individu, tetapi juga menjadi simbol penutup generasi emas freestyle ski Amerika Serikat. Atlet berusia 31 tahun itu akhirnya meraih medali emas Olimpiade pertamanya setelah sebelumnya hanya mengoleksi perak di Pyeongchang 2018 dan perunggu di Beijing 2022.
Ferreira memastikan posisi teratas dengan skor 93,75 pada lompatan terakhirnya di Livigno Snow Park, Italia, unggul tipis dari wakil Estonia Henry Sildaru yang mencatatkan 93,00. Atlet Kanada Brendan Mackay merebut perunggu dengan skor 91,00, sementara dua wakil Amerika lain, Nick Goepper dan Birk Irving, harus puas finis di luar podium setelah persaingan ketat di final.
Bagi Ferreira, medali emas ini menjadi puncak perjalanan panjangnya di dunia freestyle ski. Atlet asal Colorado itu telah mengoleksi 16 podium Piala Dunia dan tujuh medali X Games sepanjang kariernya. Pada musim 2023–2024, ia bahkan mencatat musim sempurna dengan memenangkan setiap kompetisi yang diikutinya, menjadikannya salah satu halfpipe skier paling dominan dalam sejarah modern.
Olimpiade Milano-Cortina diperkirakan menjadi penampilan terakhir Ferreira di ajang empat tahunan tersebut. Dengan emas pertama yang akhirnya diraih, ia menutup karier Olimpiadenya dengan capaian lengkap setelah melalui dua edisi sebelumnya sebagai penantang utama namun belum mencapai puncak tertinggi.
Kemenangan Ferreira juga berdampak besar bagi kontingen Amerika Serikat. Medali emas tersebut menjadi emas ke-10 bagi Negeri Paman Sam di Olimpiade Musim Dingin 2026, menyamai rekor jumlah emas terbanyak yang pernah diraih AS dalam satu edisi Olimpiade Musim Dingin, yakni 10 emas pada Salt Lake City 2002.
Persaingan di final halfpipe berlangsung dramatis. Nick Goepper sempat berpeluang meraih podium, namun terjatuh dalam upaya terakhirnya sehingga memberi peluang bagi Brendan Mackay untuk naik ke posisi tiga besar. Goepper akhirnya finis keempat, diikuti Irving di posisi kelima. Sementara itu, atlet Amerika lainnya, Hunter Hess, hanya menempati posisi ke-10.
Dengan emas Ferreira, Amerika tidak hanya mengamankan catatan sejarah baru di Milano-Cortina, tetapi juga menandai pergantian era di cabang freestyle ski. Generasi baru akan muncul, namun Ferreira meninggalkan panggung Olimpiade sebagai legenda yang akhirnya menuntaskan misi besarnya: meraih emas dan menutup karier dengan sempurna.

