LUMINASIA.ID – Infinix mulai mengungkap arah generasi terbarunya di segmen menengah. Infinix Note 60 terdeteksi muncul di database Geekbench, sebuah sinyal kuat bahwa perangkat ini sudah mendekati fase peluncuran resmi.
Kemunculan di platform benchmark tersebut bukan sekadar formalitas teknis. Biasanya, perangkat yang sudah masuk tahap pengujian performa menandakan kesiapan produksi dan finalisasi spesifikasi.
Baca: Fokus Baru iPhone 18 Pro: Bukan Tampilan, Tapi Otak dan Kamera
Berdasarkan data Geekbench, Spesifikasi smartphone Infinix Note 60 versi standar ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7400 Ultimate. Prosesor ini menjadi penerus dari seri sebelumnya dan membawa peningkatan di sektor efisiensi serta performa grafis.
Chip tersebut mengusung konfigurasi CPU delapan inti dengan kecepatan maksimum hingga 2,6 GHz. Kombinasi ini dirancang untuk memberikan keseimbangan antara performa dan konsumsi daya dalam penggunaan harian.
Untuk pengolahan grafis, perangkat ini mengandalkan GPU Mali-G615 MC2 yang dikenal stabil dalam menjalankan aplikasi multimedia maupun game kelas menengah.
Dalam pengujian Geekbench 6, Infinix Note 60 mencatat skor sekitar 1.055 poin untuk single-core dan 3.097 poin untuk multi-core. Angka ini menggambarkan kemampuan perangkat dalam menangani tugas ringan hingga multitasking secara bersamaan.
Unit yang diuji juga terlihat membawa RAM 8 GB, kapasitas yang kini menjadi standar baru di kelas menengah untuk mendukung pengalaman multitasking lebih lancar.
Baca: OPPO Reno 15 Series: Senjata Baru Kelas Menengah yang Menggoyang Pasar Premium
Sudah Jalankan Android 16
Menariknya, perangkat ini terdeteksi sudah menjalankan Android 16. Hal ini mengindikasikan Infinix siap mengadopsi sistem operasi terbaru sejak awal siklus produknya.
Langkah tersebut memberi nilai tambah karena pengguna bisa langsung menikmati fitur keamanan, optimalisasi sistem, dan peningkatan efisiensi terbaru tanpa menunggu pembaruan besar.
Sebagai pembanding, Infinix Note 50 masih mengandalkan Dimensity 7300 Ultimate. Transisi ke Dimensity 7400 Ultimate menunjukkan adanya pembaruan signifikan di sektor dapur pacu.
Secara teknis, seri 7400 membawa peningkatan performa grafis dan optimalisasi daya yang lebih baik. Kombinasi ini membuka peluang pengalaman penggunaan yang lebih mulus untuk aktivitas produktivitas, streaming, hingga gaming kasual.
Pembaruan chipset biasanya menjadi indikator kuat bahwa lini produk memasuki fase generasi baru dengan fokus peningkatan nyata, bukan sekadar penyegaran minor.
Di sisi lain, laporan terpisah menyebut Infinix Note 60 Pro kemungkinan hadir dengan pendekatan berbeda. Varian ini dikabarkan akan mengusung Snapdragon 7s Gen 4 dari Qualcomm.
Jika benar, ini akan menjadi pertama kalinya lini Note Pro mengandalkan SoC Snapdragon pada generasi terbarunya.
Snapdragon 7s Gen 4 dikenal menawarkan kestabilan performa, efisiensi pemrosesan berbasis AI, serta dukungan fitur kamera yang lebih canggih di kelas menengah.
Beberapa bocoran spesifikasi lain juga menyebut kemungkinan penggunaan layar AMOLED dengan refresh rate hingga 144 Hz. Selain itu, opsi RAM di atas 8 GB, baterai berkapasitas besar, dan dukungan fast charging disebut menjadi bagian dari paket peningkatan.
Baca: SMARTFREN Resmi Operasikan Layanan 5G di Makassar, Dukung Percepatan Transformasi Digital
Meski sejumlah detail teknis mulai terungkap melalui jalur benchmark dan bocoran industri, Infinix belum mengumumkan jadwal peluncuran maupun harga resmi Infinix Note 60.
Namun dalam pola industri smartphone, kemunculan perangkat di Geekbench biasanya menjadi penanda bahwa pengumuman resmi tinggal menunggu waktu.
Dengan persaingan yang semakin ketat di segmen menengah, langkah agresif Infinix melalui pembaruan chipset dan adopsi Android 16 sejak awal bisa menjadi strategi penting untuk mempertahankan momentum di pasar global.

