Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Olahraga

Badai Geomagnetik G4 Berpotensi Ganggu Navigasi Satelit dan Komunikasi Global

Selasa, 20 Januari 2026 17:40
Editor: diku
  • Bagikan
Geomagnetik (UPI)

LUMINASIA, INTERNASIONAL - Badai geomagnetik kuat yang dipicu oleh lontaran massa korona (coronal mass ejection/CME) dari Matahari berpotensi tidak hanya memunculkan aurora di wilayah yang tidak biasa, tetapi juga mengganggu sistem teknologi penting di Bumi. Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat (NOAA) telah menetapkan status waspada badai geomagnetik parah untuk Selasa, menyusul peristiwa aktivitas Matahari yang terjadi pada Minggu.

Menurut NOAA, badai tersebut diklasifikasikan sebagai G4, level kedua tertinggi dalam skala badai geomagnetik. Pada tingkat ini, gangguan terhadap navigasi satelit, sistem komunikasi radio frekuensi rendah, hingga akurasi GPS berpeluang terjadi, khususnya di wilayah lintang menengah hingga tinggi.

Dilansir Yahoo, lontaran massa korona sendiri merupakan semburan besar partikel bermuatan dan medan magnet dari atmosfer luar Matahari. Ketika mencapai Bumi, interaksi dengan magnetosfer dapat memicu ketidakstabilan medan magnet yang berdampak langsung pada infrastruktur teknologi berbasis ruang angkasa.

NOAA menyebutkan kedatangan CME diperkirakan mulai terasa sejak Senin malam waktu setempat, dengan intensitas tertinggi pada Selasa. Meski kekuatan badai diprediksi akan melemah menjelang akhir hari, efek ringan masih mungkin berlangsung hingga Rabu.

Selain potensi gangguan teknis, badai geomagnetik ini juga menjadi pengingat meningkatnya risiko cuaca antariksa terhadap sistem modern yang bergantung pada satelit, termasuk penerbangan, telekomunikasi, dan jaringan energi. Para peramal cuaca antariksa menyatakan memiliki tingkat kepercayaan yang cukup tinggi terhadap waktu kedatangan badai tersebut.

Sementara perhatian publik banyak tertuju pada kemungkinan munculnya aurora hingga wilayah selatan Amerika Serikat, para ahli menegaskan bahwa kesiapsiagaan terhadap dampak teknologinya sama pentingnya, terutama bagi operator satelit dan penyedia layanan komunikasi global.

Tags: Badai Geomagnetik

Populer

  • 1
    Nikah Gratis di Makassar untuk 210 Pasangan, Daftar Lewat LONTARA+ Mulai Hari Ini
  • 2
    PJM Dukung Penyesuaian SOP Pemanduan Kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas II Kijang
  • 3
    Cara Klaim Garansi Motor Honda di AHASS Mesin hingga Rangka, Ini Syarat dan Langkahnya
  • 4
    Gratis untuk Umum, Honda Bikers Day 2026 di Akkarena Bakal Hadirkan Last Child dan Ridwan Sau
  • 5
    LENGKAP! Ini Klarifikasi Karaeng Wawang Selebgram Makassar Terkait Fashion Show LGBT di Pesta Ulang Tahun

Ekonomi

  • DPN Kunjungi Pelindo Jasa Maritim, Bahas Penguatan Sektor Kemaritiman
    DPN Kunjungi Pelindo Jasa Maritim, Bahas Penguatan Sektor Kemaritiman
  • Streaming hingga Transaksi Aplikasi dari Luar Negeri Kena PPN? Ini Aturannya
    Streaming hingga Transaksi Aplikasi dari Luar Negeri Kena PPN? Ini Aturannya
  • OJK Lantik Dua Pejabat Baru, Perkuat Pengawasan Sektor Jasa Keuangan
    OJK Lantik Dua Pejabat Baru, Perkuat Pengawasan Sektor Jasa Keuangan

Peristiwa

  • Ini Daftar 18 Pejabat Dilantik Prabowo, Ada Kapolri, Ketua Ombudsman, hingga Bahlil Lahadalia Jadi Menko
    Ini Daftar 18 Pejabat Dilantik Prabowo, Ada Kapolri, Ketua Ombudsman, hingga Bahlil Lahadalia Jadi Menko
  • Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
    Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
  • Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
    Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID