LUMINASIA.ID, NASIONAL - Kemas Haji Halim Ali atau yang dikenal sebagai Haji Halim meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Siti Fatimah Az-Zahra, Palembang, Kamis (22/1/2026). Sebelumnya, kondisi kesehatan Haji Halim dilaporkan menurun drastis sejak Rabu (21/1/2026) akibat komplikasi penyakit dalam di usia 87 tahun.
Dilansir Tribun, Haji Halim sempat mendapatkan perawatan di ruang Cardiovascular Care Unit (CVCU) sebelum akhirnya dipindahkan ke Intensive Cardiology Care Unit (ICCU) pada pukul 15.36 WIB untuk penanganan yang lebih intensif. Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Siti Fatimah Az-Zahra, Prof. dr. Ali Ghanie, Sp.PD-KKV, FINASIM, membenarkan kondisi kritis tersebut dan menyebutkan bahwa “Haji Halim kritis sejak Rabu dan sempat dirawat di CVCU, kemudian pada sore harinya dipindahkan kembali ke ICCU untuk perawatan lebih intensif”.
Situasi kritis itu sempat membuat keluarga panik. Salah satu anggota keluarga mengatakan bahwa “monitor di ICCU sempat menunjukkan garis lurus” sehingga keluarga dan anak-anak terus memanjatkan doa dan berharap adanya keajaiban agar Haji Halim dapat kembali pulih.
Dari keterangan medis, Haji Halim diketahui mengalami komplikasi penyakit serius yang melibatkan jantung, paru-paru, serta gangguan fungsi liver. Kondisi tersebut membuat tim medis melakukan pemantauan ketat selama masa perawatan intensif di rumah sakit.
Perwakilan keluarga, RHA Rasyidi yang akrab disapa Cek Adi, sebelumnya menyampaikan bahwa Haji Halim sempat melewati masa paling krusial, meski masih memerlukan pengawasan ketat. Ia juga menyampaikan permohonan doa dengan mengatakan bahwa “saat ini Haji Halim masih menjalani perawatan intensif di IGD setelah sempat mengalami kondisi kritis kemarin sore”.
Pihak keluarga menyebut Haji Halim telah menjalani perawatan medis secara rutin di RSUD Siti Fatimah Az-Zahra selama lebih dari satu tahun terakhir. Faktor usia lanjut serta riwayat penyakit menjadi perhatian utama dalam proses penanganan kesehatannya.
Di tengah kondisi kesehatannya, Haji Halim juga diketahui tengah menjalani proses hukum terkait perkara lahan proyek jalan tol di wilayah Banyuasin yang masih bergulir di persidangan. Pihak keluarga berharap masyarakat dapat menghormati suasana duka dan mendoakan almarhum.

