LUMINASIA.ID, Jakarta — Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatat lonjakan tajam pada perdagangan hari ini dengan penguatan 13,05% ke level 4.850. Kenaikan signifikan ini memperpanjang tren bullish ANTM yang telah berlangsung kuat sejak awal tahun.
Dilansir tradingview, secara year to date (YtD), saham emiten tambang pelat merah ini telah melesat 35,33%, sementara dalam periode satu tahun terakhir ANTM meroket hingga 181,31%. Bahkan dalam jangka panjang, kinerja saham ANTM terbilang impresif dengan kenaikan 964,02% sepanjang waktu.
Lonjakan harga saham turut mendorong kapitalisasi pasar ANTM menembus Rp103,09 triliun, menjadikannya salah satu emiten mineral non-energi dengan valuasi terbesar di Bursa Efek Indonesia.
Dari sisi fundamental, ANTM membukukan pendapatan Rp69,19 triliun dan laba bersih Rp3,65 triliun sepanjang tahun buku terakhir. Rasio price to earnings (PER) berada di level 10, mencerminkan valuasi yang relatif moderat di tengah reli harga saham yang agresif.
Selain itu, ANTM juga dikenal sebagai saham dengan daya tarik dividen, dengan imbal hasil dividen indikatif sebesar 3,54%. Kinerja keuangan yang solid turut tercermin dari EPS TTM sebesar Rp310 per saham.
Secara teknikal, berbagai analis dan pelaku pasar menilai ANTM berada dalam fase konsolidasi sehat setelah berhasil menembus sejumlah level resistensi penting. Beberapa proyeksi menyebutkan potensi pergerakan lanjutan menuju area all time high, dengan catatan mampu bertahan di atas area support kunci.
Ke depan, perhatian investor akan tertuju pada rilis kinerja berikutnya yang dijadwalkan pada 17 Maret 2026, yang berpotensi menjadi katalis lanjutan bagi pergerakan saham ANTM.
Dengan kombinasi sentimen positif, kinerja fundamental yang solid, serta tren teknikal yang masih kuat, saham ANTM kembali menjadi sorotan utama pelaku pasar di awal 2026.

