Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Olahraga

Malaysia Diguncang Sanksi FIFA: Naturalisasi Ilegal Jadi Pekerjaan Rumah Berat

Selasa, 27 Januari 2026 10:21
Editor: diku
  • Bagikan
Ilustrasi gawang (outlookindia)

LUMINASIA.ID, Jakarta – Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) tengah menghadapi krisis serius setelah FIFA menjatuhkan hukuman terkait kasus naturalisasi ilegal. Pada September 2025 lalu, FIFA melarang tujuh pemain Timnas Malaysia, yakni Facundo Garcés, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, João Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Héctor Hevel, untuk berpartisipasi dalam semua kegiatan sepak bola.

Dilansir TVOne, langkah ini diambil menyusul terungkapnya pemalsuan dokumen oleh FAM untuk menaturalisasi pemain-pemain tersebut. Akibatnya, Malaysia kehilangan poin di beberapa laga internasional, memicu penurunan drastis di peringkat FIFA, dan menghadirkan tekanan besar bagi manajemen sepak bola negara tersebut.

Meski hukuman awal hanya membatalkan poin di laga uji coba FIFA, konsekuensi reputasi dan administrasi tetap berat. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) juga belum mengambil keputusan final terkait partisipasi pemain-pemain ini di Kualifikasi Piala Asia 2027.

Untuk menanggapi tekanan ini, FAM membawa kasus ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Pada 26 Januari 2026, CAS menangguhkan sementara larangan bagi tujuh pemain tersebut, memberi mereka izin bermain sementara menunggu keputusan final. Meski demikian, sanksi FIFA tetap menjadi catatan hitam bagi sepak bola Malaysia.

“Kami mengakui ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi FAM. Kepatuhan administrasi dan integritas dalam naturalisasi pemain harus menjadi prioritas agar insiden serupa tidak terulang,” ujar pengamat sepak bola Asia Tenggara, menyoroti dampak jangka panjang skandal ini terhadap kredibilitas Malaysia di kancah internasional.

Sanksi FIFA ini juga menjadi peringatan bagi negara-negara lain terkait risiko naturalisasi ilegal. Malaysia kini menghadapi tekanan untuk memperbaiki tata kelola sepak bolanya dan membangun kembali kepercayaan publik serta dunia sepak bola internasional.

Tags: Malaysia Disanksi Fifa

Populer

  • 1
    OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset
  • 2
    Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
  • 3
    Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
  • 4
    Pelajar Asal Gowa Lolos ke Final Liga Pencarian Bakat Bergengsi di Belanda
  • 5
    Perjuangan Yuke Hadapi Ancaman Alzheimer Bikin Haru Penonton Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan di Studio 21 Panakkukang

Ekonomi

  • Dari Mangrove hingga Anak Penyintas Kanker, Perempuan Astra Perluas Dampak Sosial
    Dari Mangrove hingga Anak Penyintas Kanker, Perempuan Astra Perluas Dampak Sosial
  • OJK Dorong Kepastian Hukum Penanganan Kredit Macet di Perbankan
    OJK Dorong Kepastian Hukum Penanganan Kredit Macet di Perbankan
  • Astra Women Network 2026 Dorong Perempuan Berani Ambil Peran Kepemimpinan
    Astra Women Network 2026 Dorong Perempuan Berani Ambil Peran Kepemimpinan

Peristiwa

  • GMTD Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis Peringati Hari Hipertensi Sedunia
    GMTD Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis Peringati Hari Hipertensi Sedunia
  • MaxOne Hotel Makassar Gelar Donor Darah, Terkumpul 83 Kantong
    MaxOne Hotel Makassar Gelar Donor Darah, Terkumpul 83 Kantong
  • Pertamina Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Banjir
    Pertamina Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Banjir
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID