LUMINASIA.ID, NASIONAL - Lagu “Rukun Sama Teman” resmi diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai media pembelajaran yang menanamkan nilai persahabatan, toleransi, dan sikap saling menghargai sejak dini. Lagu ini dinyanyikan oleh penyanyi cilik Quinn Salman dan Prince Poetiray, yang sebelumnya dikenal lewat lagu “Selalu Ada di Nadimu”.
Menurut Kemendikdasmen, lagu ini bertujuan agar siswa memahami bahwa setiap insan diciptakan Tuhan dengan perbedaan rupa dan kemampuan, dan hal tersebut seharusnya menjadi alasan untuk saling menghormati, bukan berselisih. “Semua insan ciptaan Tuhan, berbeda rupa dan kemampuan, mari saling menghormati, jangan saling menyakiti,” bunyi lirik lagu yang ditulis oleh Prof Abdul Mu’ti.
Lagu ini juga menekankan bahwa permusuhan dan pertengkaran tidak membawa manfaat. Melalui liriknya, siswa diajak untuk menjalin persahabatan dan membangun hubungan yang harmonis dengan teman dan sahabat, sehingga tercipta rasa aman, nyaman, dan kebahagiaan. “Tak ada guna permusuhan, tak ada guna pertengkaran, mari jalin persahabatan, rukun sama teman,” lanjut lirik yang mudah diingat dan dinyanyikan oleh anak-anak.
Selain menanamkan nilai persahabatan, lagu ini mengajarkan sikap empati, toleransi, dan menolak segala bentuk perundungan. Kemendikdasmen berharap lagu ini bisa menjadi bagian dari kegiatan upacara bendera dan pembelajaran karakter di sekolah sehingga setiap siswa dapat menerapkan nilai rukun dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan hadirnya lagu ini, generasi muda diharapkan bisa lebih memahami pentingnya persahabatan, kerja sama, dan hidup rukun, sekaligus menumbuhkan sikap menghargai perbedaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

