LUMINASIA.ID, JAKARTA — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan signifikan pada perdagangan Sabtu (31/1/2026). Koreksi harga ini memperpanjang pelemahan setelah sehari sebelumnya emas Antam juga tertekan dari level tertingginya.
Berdasarkan daftar harga resmi Logam Mulia Antam yang diperbarui pukul 08.30 WIB, harga emas Antam ukuran 1 gram hari ini dibanderol Rp2.860.000 sebelum pajak atau Rp2.867.150 setelah dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 0,25 persen.
Harga tersebut turun Rp260.000 dibandingkan Jumat (30/1/2026) yang masih berada di level Rp3.120.000 per gram sebelum pajak.
Penurunan harga juga terjadi pada seluruh pecahan emas batangan lainnya. Untuk ukuran 0,5 gram, harga emas Antam hari ini berada di angka Rp1.480.000, turun Rp130.000 dibandingkan harga Jumat yang tercatat Rp1.610.000.
Sementara itu, emas ukuran 5 gram kini dijual seharga Rp14.075.000, melemah Rp1.300.000 dari harga Jumat yang masih mencapai Rp15.375.000. Koreksi serupa terlihat pada emas ukuran 10 gram yang turun dari Rp30.695.000 menjadi Rp28.095.000.
Untuk ukuran yang lebih besar, emas batangan 25 gram hari ini dibanderol Rp70.112.000, turun sekitar Rp6,5 juta dari harga Jumat sebesar Rp76.612.000. Emas ukuran 100 gram juga terkoreksi tajam ke level Rp280.212.000, dari sebelumnya Rp306.212.000.
Adapun emas ukuran 1 kilogram (1.000 gram) pada Sabtu ini dipatok Rp2.800.600.000, turun Rp260 juta dibandingkan perdagangan Jumat yang masih berada di level Rp3.060.600.000.
Tak hanya emas batangan reguler, produk emas seri khusus juga mengalami penurunan. Emas Batangan Gift Series ukuran 1 gram hari ini dijual Rp3.010.000, turun dari harga Jumat Rp3.270.000. Sementara Emas Batangan Imlek ukuran 88 gram berada di level Rp258.377.600, melemah dari sebelumnya Rp281.257.600.
Penurunan harga emas Antam ini mencerminkan dinamika pasar global, dipengaruhi oleh fluktuasi harga emas dunia, sentimen ekonomi internasional, serta pergerakan nilai tukar rupiah.
Antam mengingatkan bahwa harga logam mulia dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar. Masyarakat dan investor diimbau untuk mencermati pergerakan harga sebelum melakukan transaksi pembelian maupun investasi emas.

