Laporan Jurnalis Luminasia.id Dian Aditya
LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pentingnya penguatan struktur Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hingga ke tingkat desa, RT, dan RW agar mesin partai dapat bekerja efektif dan menyentuh langsung masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi usai menghadiri penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Kongres PSI yang digelar di Hotel Claro Makassar, Sabtu (31/6/2025).
“Saya datang ke kongres ini untuk memberikan semangat, karena ini adalah partai super ledek yang memang perlu diberikan motivasi. Saya tadi menyampaikan bahwa struktur partai itu sangat penting sekali, sehingga PSI harus menyelesaikan struktur sampai ke tingkat desa, RT, dan RW pada akhir tahun ini,” kata Jokowi.
Menurut Jokowi, penguatan struktur hingga ke akar rumput telah menjadi kesepahaman bersama antara dirinya dan jajaran pimpinan pusat PSI. Ia menyebut, pembahasan tersebut melibatkan ketua umum, ketua harian, ketua dewan pembina, hingga sekretaris jenderal partai.
“Ini sesuai dengan pembicaraan saya tadi malam dengan ketua umum, ketua harian, ketua dewan pembina, dan sekjen. Semangatnya ke arah penguatan struktur,” ujarnya.
Jokowi menegaskan, keberadaan struktur partai hingga tingkat paling bawah menjadi elemen krusial agar partai mampu berinteraksi langsung dengan rakyat dan menjalankan fungsi politik secara nyata.
“Bagaimanapun, mesin partai itu sangat penting. Struktur sampai ke tingkat paling bawah adalah yang bisa menyentuh dan berhubungan langsung dengan rakyat,” tegasnya.
Sejalan dengan arahan Jokowi, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep juga menekankan hal serupa saat membuka Rakernas PSI di lokasi yang sama, Hotel Claro Makassar, Jumat (30/6/2025).
Kaesang menegaskan bahwa konsolidasi dan penyelesaian struktur organisasi hingga tingkat desa, RT, dan RW menjadi prioritas utama partai ke depan.
“Kita tidak bisa besar kalau struktur tidak selesai. PSI harus punya struktur sampai ke desa, RT, dan RW. Itu kunci agar kerja partai benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Kaesang.

