Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Bakti Terakhir Apoy Wali Band untuk Sang Ayah: Dari Azan Kelahiran hingga Liang Lahad

Kamis, 5 Februari 2026 17:27
Editor: diku
  • Bagikan
Apoy Wali Band (kapanlagi)

LUMINASIA.ID, Jakarta – Kepergian ayah Apoy Wali Band, H Aceng Madari bin Ibrahim, bukan hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga menyisakan kisah tentang bakti seorang anak hingga detik terakhir. Di tengah kesedihan, Apoy memilih hadir sepenuhnya—bukan sebagai musisi terkenal, melainkan sebagai anak yang mengantar ayahnya pulang untuk selamanya.

Dilansir Liputan 6, sejak di rumah duka hingga pemakaman, Apoy tampak terlibat langsung dalam setiap prosesi. Ia memanggul keranda, menurunkan jenazah ke liang lahad, dan melantunkan kalimat-kalimat kebesaran Tuhan dengan suara bergetar menahan tangis. Momen itu menjadi simbol lingkaran hidup yang menyentuh: ayahnya dahulu mengazani Apoy saat lahir, kini Apoy yang mengumandangkan seruan perpisahan bagi sang ayah.

Dalam tayangan Halo Selebriti yang dibagikan ulang SCTV, Apoy mengungkap bahwa keputusan membawa ayahnya pulang dari rumah sakit adalah hasil musyawarah keluarga dan telah diserahkan sepenuhnya kepada kehendak Tuhan. Ia menyebut momen tersebut sebagai bentuk keikhlasan dan cinta terakhir keluarga kepada mendiang.

Namun lebih dari itu, Apoy menjadikan kepergian sang ayah sebagai pengingat bagi banyak orang. Ia menekankan pentingnya menghargai orang tua selagi masih ada, melayani mereka sebaik mungkin tanpa menunggu penyesalan datang terlambat.

“Kalau orang tua sudah tidak ada, kita mau berbuat apa pun rasanya sudah tidak mungkin lagi,” ujar Apoy dengan nada lirih.

Ungkapan duka juga ia sampaikan lewat Instagram Stories. Dalam tulisan yang menyentuh, Apoy mengenang suara ayahnya sebagai suara pertama yang ia dengar di dunia—sebuah kenangan yang kini abadi, bahkan setelah kepergian.

Di tengah sorotan publik dan dunia hiburan, Apoy Wali Band menunjukkan bahwa kehilangan adalah pengalaman paling manusiawi. Dan dalam duka itu, ia memilih menjalani perannya sebagai anak hingga tuntas—dengan air mata, doa, dan bakti yang tak terputus.

Tags: ayah Apoy Wali Band meninggal

Populer

  • 1
    Harga Emas Hari Ini: Antam Rp2,9 Juta per Gram
  • 2
    Harga Emas Hari Ini Naik, 1 Gram Antam Tembus Rp2,94 Juta
  • 3
    Harga Emas Hari Ini, Antam Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
  • 4
    Libur Lebaran 2026 Jadi 7 Hari, Nyepi dan Cuti Bersama Picu Lonjakan Mudik
  • 5
    Hasil Super Bowl: Seattle Seahawks Kalahkan New England Patriots 29-13 di Levi’s Stadium

Ekonomi

  • Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp7.000, 1 Gram Kini Rp2,947 Juta
    Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp7.000, 1 Gram Kini Rp2,947 Juta
  • Harga Emas Hari Ini, Antam Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
    Harga Emas Hari Ini, Antam Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
  • Gantikan Otto Ardianto, Hermanto Terpilih Komisaris Utama SPJM
    Gantikan Otto Ardianto, Hermanto Terpilih Komisaris Utama SPJM

Peristiwa

  • Trenggono Tegaskan Dana Kapal dari Pinjaman Inggris, Bukan APBN Kemenkeu
    Trenggono Tegaskan Dana Kapal dari Pinjaman Inggris, Bukan APBN Kemenkeu
  • Makna di Balik Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026: Panduan Atur Ritme Ibadah Sejak Dini
    Makna di Balik Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026: Panduan Atur Ritme Ibadah Sejak Dini
  • Kepergian Romi The Jahat dan Warisan Perlawanan di Musik Punk Indonesia
    Kepergian Romi The Jahat dan Warisan Perlawanan di Musik Punk Indonesia
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID